Popsickle Fruit Suka-Suka : Cara seru nikmati Pop ice Milkshake Favorit Gue

20 comments

Tahun ini usia saya akan bertambah 1 tahun. Tepat 30 juni 2017, usia saya berada di angka 24. Cukup banyak bukan? Ya. Terhitung sudah hampir seperempat abad lamanya mengarungi pahit manisnya kehidupan. 

Hampir seperempat 1/4 abad pula saya tumbuh berkembang dan mengalami transformasi menjadi makluk "dewasa" seperti sekarang. Tergolong dewasa dengan usia yang ada saat ini, kata orang sih seperti itu.

Saya cenderung ingin mencoba hal-hal baru, mempelajari ilmu pengetahuan baru serta selalu berusaha menjadi pemuda yang tidak pernah melupakan arti kata "syukur" dengan apa yang saya alami hingga saat ini. Dewasa, lebih mandiri dan ganteng tentunya. (ehemm, untuk yang terakhir ini diluar tanggungjawab gue ya sob. Karena ini murni menurut ibu, tante dan saudara-saudara gue aja sih ... hehe).

Kadang terasa cepat banget ya! Semua serba berubah seiring berjalanannya waktu. Beberapa waktu lalu gue masih jalan sama doi, eh sekarang udah jomblo (lagi). Eh, maksudnya perumpamaannya gimana ya, (mungkin) seperti itu ... *kan jadi baper gue T.T

Jangan-jangan angka 23 ini bisa menjadi angka keberuntungan. Diusia gue sekarang (hampir 25 tahun, batas maksimal partisipan blogger competititon), gue menemukan challenge menarik dari pop ice. Aaaaa ... sepertinya kita berjodoh, sayang. Sebagai blogger kemarin sore yang suka tantangan, hukumnya wajib untuk mengikuti challenge ini. Apakah kalian salah satu orangnya? Kalo Gue siap-gue siap! Oke, gue mulai challenge ini dari pertanyaan pertama ..... 

Nah, sebenarnya tulisan ini sekaligus menjadi "ajang" flashback pengalaman gue beberapa tahun lalu, ketika gue masih kecil (baca: imut-imut) dan ketika gue mulai menggemari minuman legendaris bernama pop ice

Dulu kebiasaan jajan pop ice tidak mengenal siang atau malam, musim kemarau atau hujan karena Everytime is pop ice. Padahal pada saat ini, setau gue cara penyajian pop ice hanya satu "ya harus pake es". Tidak mengenal istilah pop ice di kocok ataupun diseduh. So, musim dingin+penghujan+ minum pop ice dingin bukan menjadi masalah. 
Meskipun bertambahnya usia dari tahun ke tahun identik membawa perubahan pada diri gue sob, tapi ada beberapa hal yang tidak berubah dari diri gue sejak dulu hingga sekarang. Salah satunya kegemaran gue minum pop ice. Minuman yang hampir setiap hari gue beli ketika pulang sekolah di penjual es yang letaknya di samping sekolah. 

Bonus lagi bisa minum pop ice pada hari yang sama ketika ibu gue berpergian. Gue minta dibelikan pop ice sepulang ibu berpergian. Ibu adalah orang yang paham banget, bagaimana cara merayu gue agar mau ditinggal di rumah sama mbak (kakak). Hihi.

Dan sekarang pop ice juga masih menjadi minuman terfavorit sob. Bedanya, sekarang gue  bisa membuat pop ice sendiri sewaktu-waktu (pas pengen). Maklum, dulu belum punya kulkas. Jadi jika gue pengen buat pop ice sendiri, solusinya yaitu beli pop ice kemasan sachet dan es balok terlebih dahulu di toko terdekat dari rumah kemudian membuatnya di rumah.

Cara membuatnya gampang, es balok di pecah-pecahin (pake ulegan dari batu hehe) terlebih dulu sedangkan pop ice-nya diaduk dulu dalam gelas. Sesudah itu keduanya baru dicampur deh.  Rasanya masih sama aja kok, cuma bedanya adegan kuda lumping ''pecah-memecah'' es balok gitu. hihi. Simple dan low budget sob ...

Kalau sekarang sih, satu gelas pop ice siap minum rata-rata dijual dengan harga Rp.3000-Rp.4000 (sekitar gue). Tapi saat (Sekolah Dasar) dulu, harga pop ice masih Rp.1000an sob. Plus Rp.500 jika menggunakan wadah gelas cup. 

Jadi hitungannya pas. Pas dengan uang jajan yang gue terima setiap hari dari orangtua saat gue duduk di bangku Sekolah Dasar. Sampai rela lo gue, nahan jajan di jam istirahat buat beli pop ice sepulang sekolah. Terbilang cukup sering, meskipun tidak setiap hari. 

Yang selalu gue bayangkan saat istirahat adalah suasana siang hari yang panas-kemudian mampir rame-rame beli pop ice idolaku. Sekaligus hal itu mampu membuat gue bertahan untuk tidak jajan di jam istirahat. Enggak haus? Enggak dong, kan dari rumah sudah bawa minum. Minum sudah, bekal juga sudah bawa dari rumah. Jadi aman deh dengan uang saku saat itu Rp.1500 (kadang Rp.1000) ... hehe.
Dulu, jarak sekolah dengan rumah cukup jauh (sekitar 2 km). Saat itu gue pulang pergi sekolah naik sepeda setiap hari. Kecuali ketika tidak enak badan atau sepeda tiba-tiba rusak, gue diantar bapak kesekolah. Selain itu, tentu gue pulang pergi sekolah mengendarai sepeda.

Rutinitas pulang-pergi sekolah dan beli pop ice idolaku bareng teman-teman itu sangat menyenangkan. Sekaligus bikin kangen dan buru-buru kembali bersekolah saat liburan sekolah memasuki masa pertengahan. Sederhana sih, memang bahagia bisa datang dari hal-hal yang sederhana. Ngomong-ngomong, dimana dan apa kabar ya mereka sekarang, kalian sudah pada menikah belum nih? Hehehe (*musim nikah anak tahun 90'an).

Pop ice minuman idolaku. Tagline ini tidak asing lagi bagi gue. Sejak duduk di bangku TK (Taman Kanak-Kanak), gue sering melihat iklan di televisi. Namanya juga masih anak-anak, saat iklan pop ice muncul (komersial break), tau kan apa yang gue lakuin? 

Gue ikut menyanyi dan menirukan iklan. Tidak menutup kemungkinan juga, gue mempersiapkan segelas pop ice sebelumnya (prepare) agar gue bisa menyanyi dan menirukan iklan semirip mungkin. Hahaha, maklum ya .. namanya juga anak-anak.


Demam ajang pencarian bakat! Apalagi saat itu sedang fenomenal program ajang pencarian bakat menyanyi AFI (Akademi Fantasi Indosiar). Nonton acara iya, beli aneka poster para finalis dari AFI 1, 2, 3 sampai akhirpun juga sudah. Ditambah lagi, disetiap jeda acara televisi sering muncul iklan pop ice yang dibintangi oleh para finalis AFI. 

Uh, semakin menjadi! Gue rasa inilah alasan kenapa pop ice begitu melekat diingatan gue hingga sekarang. Sambil terngiang-ngiang kata yang populer pada acara itu, " yang-harus-tereliminasi-malam-hari ini-adalah ...... jreng ... jreng (tiba-tiba iklan)". Begitu memorable ya :)

Kembali ke masa sekarang sob, saat berada diperantauan kuliah, biasanya setiap hari minggu gue sering mengikuti acara car free day di alun-alun kota Jember. Setiap pukul 05.30 gue bareng teman-teman pergi ke alun-alun untuk jogging bareng. Tapi tidak selalu bareng kok, malah (sering) sendiri. Soalnya, jarak rumah kos dengan alun-alun kota cukup dekat. Ah, gak apa-apa kok sendiri... Jomblo jangan terlihat lemah keles :p

Jogging beres. Setelah jogging adalah waktu yang selalu kita tunggu. Wisata kuliner! Eh, maksudnya tidak hanya berlaku untuk makanan berat saja tapi bisa juga sekedar cari jajanan sambil lihat-lihat keramaian. Disana gue bisa dengan mudah menemukan banyak penjual pop ice yang menjadi minuman favorit. Terhitung kurang lebih 12an penjual pop ice sob!

Meskipun di sepanjang jalan kos banyak yang jual juga sih. Tapi karena saat car free day sambil cari sarapan, itu artinya harus ada minuman pendampingnya. Bisa dibilang, pop ice adalah minuman wajib untuk menikmati sarapan gue atau sekedar makan jajanan.



Penyajiannya hampir semua penjual sama. Pop ice di blender dengan es kemudian diatasnya diberi misses atau puding yang dipotong kotak-kotak. Ada juga penjual yang menyediakan banyak pilihan topping seperti meses, keju, oreo, kacang dll yang diletakkan dalam toples-toples gitu. Yapps, tinggal tunjuk yang kita mau sob. Cara membuatnya memang cepat dan sederhana. Blender- kasih topping-masukkin sedotan, udah deh jadi.

Tapi sayangnya, untuk kedua kalinya gue belum beruntung menemukan varian rasa baru pop ice. Gue penasaran dengan varian rasa kacang hijau loh sebenarnya. Dan akhirnya hakim memutuskan (gue) ... pop ice strawberry jadi teman buat onde-onde isi kacang hijau di hari minggu beberapa waktu yang lalu :D













Biasanya si penjual juga menjual milkshake yang serupa dengan pop ice, tapi gue tetap memilih pop ice daripada milkshake lain. Emang harus pop ice? Kalo gue sih tetep mantap jiwa milih milkshake pop ice sob. Alasannya "rasa nggak bisa bohong". 

Varian rasa pop ice dapat gue bedakan dengan minuman ice blender/milkshake lain yang serupa walaupun dengan harga yang hampir sama. pop ice memang memiliki rasa yang khas dan terasa susunya. Ibaratnya, jika ada challenge tutup mata membedakan milkshake pop ice vs bukan pop ice berhadiah iphone 7, gue mau ikutan dong, gue jago loh. Eh, hadiah sebungkus nasi padang + segelas pop ice juga gapapa kok :D.

Sebenarnya gue juga penasaran sebelumnya, ada berapa varian pop ice yang ada hingga saat ini. Alasan lain, penasaran juga dengan rasanya. Oleh karena itu beberapa waktu lalu (di akhir pekan) libur kuliah, gue main-main ke beberapa modern market dekat kos untuk survei kecil-kecilan lihat-lihat varian pop ice sob. Siapa tau menemukan varian rasa kacang hijau yang selama ini sukses bikin gue penasaran. 

Setelah berkunjung ke beberapa modern market tapi akhirnya gue kurang beruntung menemukannya. Tapi jangan khawatir, setidaknya ada varian rasa pop ice yang sudah gue rangkum seperti gambar dibawah ini ya sob. Hayo, varian rasa apa yang paling kamu favorite-in dan juga belum kamu rasakan? (tulis dikomentar dong ....)


Yoooi sob, beda warna beda rasa. Soal rasa, pop ice juara! (sajak 2 baris). Apalagi rasa mangga adalah varian milkshake favorit gue. Kini pop ice lebih banyak memiliki  pilihan rasa. Jadi nggak sabar nih buat cobain rasa baru yang belum nemu-nemu (belum pernah coba tepatnya).

Iya juga sih. Untung banget ada milkshake pop ice yang mempunyai banyak pilihan rasa, buah salah satunya. Kalau di desa, gue hanya bisa menikmati mangga saat musim berbuah. Selain itu pilihan kedua bisa membeli mangga di pasar/modern market. 



Tapi sob, biasanya harganya lumayan mahal karena memang bukan musimnya. Ya gitu deh, prinsip ekonomi. Nah, pada keadaan seperti ini, rasa kangen dengan buah mangga sedikit terobati dengan membuat pop ice rasa mangga. Rasa dan harumnya mangga nyata+ada sensasi susunya (milkshake).

Oh iya, sekali lagi ... pop ice milkshake tidak hanya bisa dinikmati dengan cara diblender loh sob. Sobat bisa melihat tulisan dibungkus bagian belakang pop ice lengkap dengan takaran penyajian. Meskipun tertulis "es blender" dibungkus depan, pop ice bisa juga dinikmati dengan cara  dishaker (kocok, menggunakan shaker/botol minum) dan diseduh dengan air hangat. 

Hal ini rupanya beda banget dengan apa yang gue tau (dulu), dimana pop ice hanya bisa dinikmati dengan dicampur es. So, mau dibuat dingin atau hangat? Bisa doooong ....


Mungkin sobat lebih banyak melihat pop ice dinikmati dengan cara diblender dan diberi es. Padahal pop ice bisa juga disajikan dalam keadaan hangat loh sob, meskipun namanya menggandung kata ‘ice’. Tidak kalah nyummy untuk menemani kita mengerjakan tugas kuliah/sekolah disaat musim hujan seperti saat ini. 
Kesimpulannya, pop ice bisa dinikmati dimanapun, kapanpun dan dengan cara apapun. Nah, dari situ gue jadi terinsiprasi untuk menyajikan pop ice dengan cara yang seru versi gue. Membuat Fruit Popsickle (Es stick buah) dari pop ice.

Latar belakangnya, ceileh latar belakang (skripsi kali ah) ... kebetulan di halaman rumah gue ada beberapa tanaman buah naga yang sedang berbuah dan siap dipetik. Dari situ deh, gue mempunyai ide untuk membuat inovasi sajian pop ice (yang beda apa gitu). Jadilah kreasi minuma dengan bahan utama pop ice milkshake favorit gue (rasa mangga) dan buah naga. Konsepnya, beragam rasa buah bisa dirasakan dalam satu tangkai es stick.



Tentu, karena ide sudah ada, gue langsung jadi "chef sehari" membuat kreasi pop ice milkshake favorit dengan dibantu adik-adik gue. Sebenarnya satu orang aja cukup sih, karena cara membuatnya cukup mudah dan tidak membutuhkan banyak waktu. Tapi dengan adanya mereka suasana lebih rame dan asyik. Oh iya, mereka juga berperan ganda loh. Mereka juga yang nantinya menjadi komentator dengan kreasi yang gue buat ini. Siaaap  ...

Wellcome to my kitchen .... Kali ini gue akan sharing pengalaman gue membuat ice stick ala gue yang gue beri nama Popsickle Fruit Suka-Suka. Namanya juga suka-suka, berarti wajib untuk menggunakan pop ice milkshake favorite gue (pop ice milkshake rasa mangga) yakaan ...


Kebetulan beberapa minggu yang lalu gue menyempatkan pulang kampung untuk challenge khusus dari pop ice dan melakukan eksperimen dengan membuat inovasi dari pop ice milkshake. Yes, alasannya karena di kos tidak ada perkakas dapurnya sob. Hehe ..

Cukup dekat kok, hanya membutuhkan waktu perjalanan sekitar 3 jam menggunakan sepeda motor dari Jember ke kampung halaman Banyuwangi. Sehari belanja bahan-bahan dan alat, prepare dan istirahat karena masih capek. Keesokan harinya gue langsung deh praktek membuatnya. Membuat Popsickle Fruit Suka-Suka-pun tidak membutuhkan waktu lama. Hanya butuh waktu kurang dari 30 menit loh!



Lalu, apa saja yang dibutuhkan dan bagaimana cara membuatnya? Oke deh, yuk simak resep dan tutorial yang sudah gue buat berikut ya ....


Eh, lalu meses dan kejunya untuk apa? Meses dan keju gue gunakan untuk topping, ditaruh diatasnya gitu. Alasannya makan/minum apapun tanpa topping rasanya ada yang kurang deh sob. Salah satunya Popsickle Fruit Suka-Suka yang sudah gue buat diatas sob. Biasanya setelah es stick beku, gue taruh tuh di wadah yang lebar, terus diatasnya gue parutin keju dan taburi dengan meses. 

For your information, dengan mengolah satu kali resep diatas sudah menghasilkan banyak banget Popsickle Fruit Suka-Suka loh. Bayangkan aja larutan pop ice + buah ditaruh di cetakan es stick, jelas hasilnya banyak banget. Jadi kalau membuat Popsickle Fruit Suka-Suka untuk dijual (belajar wirausaha), C-O-C-O-K nih! Mudah, cepat dan menguntungkan. 

So, pada hari yang samapun, gue dan adik-adik gue melanjutkan experimen kedua untuk membuat Milkshake Fruit Suka-Suka. Bahan & alatnya apa? Sama aja kok bosku .... Masih menggunakan larutan pop ice (sisa blender dan sisa habis dibuat es stick) tadi. Cara buatnya tinggal masukkan buah-buahan kedalam larutan pop ice. Eits, jangan lupa kebiasaan wajib gue, jangan lupa memberi topping keju dan meses diatasnya.

Mudah kan cara membuatnya? Tentu dong. So, Jangan sampai penasaran dengan rasanya ya! Yuk segera dipraktekkan di rumah masing-masing dengan pop ice milkshake rasa favorit kamu. Ingat! Pake pop ice milkshake favorit kalian + buah-buahan yang kalian suka ya ..... Oke semoga menginspirasi untuk kreatif, Baim wong pamit :p Bhaaay .....


Tulisan ini diikutsertakan dalam Milkshake favorit gue blog competition.

20 comments :

  1. wih siang-siang gini rasanya bikin adem

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi iya, jangan lupa bikin dengan pop milkshake rasa favorit kamu ya ribka :)

      Delete
  2. Wow keren, moga menang yaaa
    mau ikutan tapi gagal di umur hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mbak mei :) semoga nanti ada blog competition dari pop ice lagi ya hehe

      Delete
  3. Replies
    1. Terima kasih kunjungannya amrudly :) coba buat yuk!

      Delete
  4. Lengkap dan menarik.. Moga menang bang !

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih sofhy, jangan lupa ikutan ya :)

      Delete
  5. Pop Ice banyak sekali macam rasanya, bagi dong Gusss......wkwkwk. Itu yang di bikin es krim enak banget kayaknya Gus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, iya dong mas. sini maen ke Banyuwangi.

      Delete
  6. Replies
    1. Belajar nyeni, biar kayak seniman mas :p hehe

      Delete
  7. wuahhh keren, sukses ya nak, cakep banget deh penuh warna

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi, thankyou mak'e :p *biasanyadipanggilnak

      Delete
  8. udah lama kali aku ga minum pop ice, dulu pas masih melendak nya minuman ini zaman aku SD n SMP, sampe ngantri buatnya. sekarang di pinggir jalan banyak, lah nanti coba beli deh buat nostalgia ke rasa nya.

    wish u luck bro, menang yak

    ReplyDelete
    Replies
    1. thks bro, dimana-mana ada hingga acara hajatan di desa-desapun ada yang jualan hihi

      Delete
  9. artikelnya menarik dan informatif mas, sukses yah lombanya

    gambar dan ilustrasinya itu mantabs

    ReplyDelete
  10. Aduh jadi haus nih... delivery dong bang pop ice nya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mas, next bikin giveaway pop ice sachetan bisa kali ya hehe

      Delete