CARA MEMBUAT KARTU ATM BRI BARU KARENA HILANG

2 comments
Sudah baca kejadian yang bikin greget di postiganku disini. Jadi keesokan harinya saya buru-buru ke Bank (hari Senin) untuk mengurus pembuatankart ATM bau sekaligus aktivasi member mobile banking. Perlu wira-wiri untuk mengurus ini semua. Semua berkas syarat pembuatan ATM perlu dipersiapkan.

1. Buku Tabungan ATM yang hilang 
2. KTP 
3. Surat Keterangan Kehilangan (buat di polsek/polres, gratis)
4. Isi borang

Lebih baik datang pagi-pagi betul jika kantor bank yang akan dituju merupakan kantor pusat. Karena biasanya di kantor pusat perlu antrian yang panjang (lebih banyak nasabah). Kalau memang ada pilihan kantor bank BRI cabang yang bisa dituju lebih baik memilih antrian yang lebih sedikit.

Tips: Jika pilihan bank BRI letaknnya cukup dekat lebih baik mengambil nomor antrian di kedua bank dan bandingkan. Mana yang leih cepat, pililah disitu mengurusnya. Catatan: Jangan langsung ambil nomor antrian CS (Customer Service) tapi lebih baik tanya terlebih dahulu kepada security, apakah di kantor cabang BRI tersebut melayani pembuatan ATM.

Sesuai pengalaman, kemarin di bank pilihan kedua (BRI kampus Unej) saya ditolak dan dianjurkan untuk membuat di kantor cabang BRI alun-alun Jember. Alasannya karena stock card masih belum tersedia. Untunglah, saya belum mengambil nomor antrian karena saya tanya terlebih dahulu kepada security.

Nah, akhirnya saya membuat ATM baru di Kantor BRI alun-alun Jember keesokan harinya. Berangkat dari kos jam 07.30 pagi dan segera ambil nomor antrian. Tida seperti hari sebelumnya, saya sedikit beruntung bisa mendapat antrian nomor 25 (kemarin antrian nomor 65, berangkat pukul 9.30 pagi). 



Kalau hari sebelumnya sih, udah nunggu hingga nomor 30an tapi tidak jadi meneruskan antre karena didatangimbak-mbak petugas BRI dan ditanya masalahnya apa. Yaudah saya jelaskan tujuan saya dan berkas kurang lengkap (kurang surat keterangan kehilangan dari polres/polsek jember). 


Surat kehilangan

Lalu kedatangan saya jam 07.30 pagi itu sudah lengkap dengan semua persyaratannya. Ketika antre saya didatangi mbak-mbak petugas BRI-ditanyai masalahnya-trus diberi borang untuk diisi. Sedangakan kedua kalinya mbak-mbak petugas datang mengambil borang+KTP +buku tabungan dan menyuruh saya menunggu panggilan.


Borang isian pembuatan ATM baru (dikasih mbak-mbak petugas)

Prosesnya tidak terlalu lama, bahkan tidak samapi menunggu nomor antrian 25 karena dipanggil berdasarkan nama untuk menuju ruang tertentu pembuatan ATM baru. Biaya yang dikenakan sebesar Rp.10.000 untuk penggantian kartu ATM baru.

2 comments:

  1. Borang apaan si?? BRI ini bank yang selalu ngantri ya?? Paling malas kalo ke sini, kenapa? Soalnya saya gak punya rekening di BRI

    ReplyDelete
  2. Wadau.. jadi keinget atm BRI saya yang jarang saya isi saldonya.. kira-kira kalau BRI jarang diisi gimana ya sob? apa bakalan kena pinalti?

    ReplyDelete

Udah masuk sini, jangan lihat-lihat aja dong. Nanti lama-lama naksir aku gimana? Baca dan tinggalkan komentar sebanyak-banyaknya dan tunggu aku blogwalking balik 1x24 jam ya ganteng & cantek-cantekkuh :D