Sejak ZenFone Max Pro M1 hadir menggoda gamers, Sejak itu juga saya tergoda untuk meminang dan menjadikannya sebagai Alat tempur gaming #Limitlessgaming

18 comments


Saya adalah golongan orang-orang yang asing dalam urusan gaming, game konsol maupun offline lainnya, itu dulu sebelum game online booming seperti sekarang (belum ada sih dulu itu). Tak terkecuali game online yang marak setelah masa itu, saya juga. Masa-masa ini saya rasakan ketika duduk di bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama, dimana game konsol seperti PS 'laku banget' dikalangan kita. 


Begitu juga ketika berada di bangku SMA, jarang (sekali) saya download game dan kemudian benar-benar memainkannya. Sekali-duakali main kemudian meng-uninstallnya, begitu seterusnya. Oh iya, jangan juga iseng bertanya soal game, tentu saya tidak banyak mengetahuinya. 

Sama seperti kebanyakan orang yang asing dengan dunia game, mendefinisikan game itu adalah sesuatu yang lebih membawa ke hal yang negatif, buang-buang waktu saja. Lagi-lagi, jika pada umumnya teman-teman mengatasinya stress dan kepenatan dengan bermain game maka tidak dengan saya. Saya lebih memilih menonton video atau film.

Adakalanya (banyak sih), seseorang yang sudah hikmad memainkan game rawan melalaikan aktivititas lainnya. Everytime gaming, seperti kecanduan gaming.


Niat nge-game satu jam, molor menjadi 2 jam. Nge-game sudah 2 jam, molor lagi jadi 3 jam. Begitu seterusnya hingga tak terasa bermain game sudah satu harian. Alarm pertanda game harus diakhiri yaitu ketika tiba-tiba emak gamers marah-marah karena game membuat mereka lalai kewajibannya. 

***

Saat SMA saya lebih memilih belajar-belajar-dan belajar untuk mempertahankan prestasi di sekolah. Dulu katanya game bikin "kurang pintar", game itu bikin boros, game itu bikin males beraktivitas, game itu membuat anti sosial dan banyak hal lain yang juga saya percaya sehingga saya tidak berani dan membatasi untuk mencoba masuk dalam dunia gaming.

Hingga memasuki bangku perkuliahan, pandangan saya terhadap game mulai berubah. Dulu saya yang anti dengan dunia game perlahan lunak dengan dunia game. Lebih banyak mengetahui game, juga karena teman-teman sekitar (lingkungan) memainkannya. Games itu dapat menjalin persaudaraan ..

Begitulah, Game itu seperti pisau bermata dua, bisa menimbulkan dampak positif dan negatif. Bahkan banyak sekali manfaat dari memainkan game yang sekaligus dapat menghapus pandangan negatif saya tentang game.

Sebenarnya, jika antara main game dan aktivitas lain ter-management dengan baik, bermain game bukanlah masalah. Yang menjadi masalah yaitu ketika seseorang sudah mengenal dunia game, maka mereka akan rawan memiliki management waktu yang baik karena seringnya lalai untuk menyelesaikan aktivitas lain.

Boleh nge-game tapi jangan tinggalkan kewajiban yang lainnya ya gais!

Belum lama istilah “Mendadak gamers”-pun muncul ketika game-game keren dari berbagai pengembang bermunculan. Virus “mendadak gamers” ini dialami oleh orang-orang yang sebelumnya asing dengan dunia gaming. Singkatnya, demam ini saya rasakan sejak kemunculan game yang bernama “mobile legend”. 

Ketika saya berada di Cafe, orang-orang sibuk main ML alias mobile legend. Diruang tunggu stasiun orang-orang main mobile legend, diparkiran pasar ketika saya mengantar ibu belanja juga mendapati orang-orang yang juga menunggu sedang main mobile legend, everywhere and everyone playing mobile legend. 


Markas anak-anak mobile legend, sebuah warung dengan wifi kenceng yang (kebetulan) tepat berada di depan kos

Bagaimana tidak termakan arus 'mendadak gamers'. Lingkungan sekitar, baik cewek, cowok, tua, muda sangat antusias dengan game online mobile, seperti Mobile Legend dan PUBG.

Facebook, twitter, instagram dan platform yang saya akses memuat konten-konten yang bertema mobile legend dan PUBG. Youtube dimana saya sering mencari hiburanpun juga telah dipenuhi dengan video-video mobile legend. Creator-cretar baru gaming bermunculan ...

Game bukanlah musuh besar bagi saya. Memang benar, segala sesuatu yang ada didunia ini pasti ada sisi positif dan negatif. 

Dan akhirnya, sayapun berani untuk terjun didalamnya dan berusaha untuk menadapatkan hal-hal positif tersebut dari bermain game. Oh ya, dampak positif berikut tidak dipungkiri memang didapat kebiasaan kita bermain game.

 1. Memberi rasa bahagia  
Bermain game memang seru dan menyenangkan. Keseruan itu bertambah ketika kita mabar alias main bareng teman-teman kita. Sejenak stress dan masalah-masalah kehidupan yang sedang kita hadapi akan terlupakan. Setelah pikiran fresh, semangat kembali memulai aktivitas yang lainnya. 

 2. Belajar bahasa Inggris  
Pada umumnya game yang saat ini kita mainkan menggunakan single bahasa yaitu bahasa inggris. Atau beberapa pilihan bahasa salah satunya yaitu bahasa inggris sebagai bahasa Internasional. 

Jika game tersebut dapat diubah dalam bahasa Indonesia hendaknya tetap menggunakan bahasa inggris agar kita juga terbiasa dengan bahasa inggris sambil mempelajarinya. 

Game yang dikembangkan oleh developer luar negeri akan luwes ketika mengunakan bahasa inggris. Dan menjadi aneh saat diubah dalam bahasa Indonesia. Pernah merasakan seperti ini kan? 

 3. Melatih team work/ber-organisasi  
Kecakapan ini secara tidak langsung akan kita dapatkan saat memainkan game yang sifatnya bekerja sama dalam team. Masing-masing pemain akan menjalankan perannya masing-masing dalam game tersebut.

Satu sama lain akan bahu-membahu untuk mencapai satu kata, yaitu kemenangan. Oh iya, dengan game pula kita akan bertemu dengan orang-orang baru.

 4. Belajar sabar & pantang menyerah  
Memang sih, seringkali kita tidak bisa menahan emosi dan ketegangan saat berada dalam tekanan. Tapi dengan ini, kita dapat mengambil hal yang sifatnya positif yaitu dengan sebisa mungkin menahan emosi. Yes, emosi-lah dengan cara yang anggun dan elegan. Hehe. 

 5. Belajar mengatur strategi  
Saat memainkan game secara tidak langsung kita akan terbawa dengan situasi yang ada dan sekaligus mampu membaca situasi yang sedang dihadapi. Sehingga otak kita akan memikirkan berbagi strategi yang bisa dilakukan dalam permainan.

 6. Peluang mendapat penghasilan 
Berkembangnya e-sport menjadi peluang buat para gamers untuk mengasah skill bermainnya dengan mengikuti berbagai turnamen dalam berbagai kesempatan dengan hadiah yang menarik. 

Selain itu game juga bisa menjadi ladang buat para kreator konten video streaming. Misalnya saja memanfaatkan platform youtube yang sangat memungkinkan ter-monitize.
Lama-lama akan terbiasa dan terbentuk mental tangguh dan positif. Semua ini akan terasa dalam hal menambah tingkat kreativitas dan ketangkasan kita dalam menghadapi masalah-masalah yang terjadi, termasuk dalam penyelesaian masalah kehidupan sehari-hari.
Dear Asus Indonesia, kalian istimewa bagi kami. Telah menghadirkan inovasi berwujud smartphone gaming ramah kantong seperti apa yang kita mau selama ini.

Kata-kata ini juga mewakili teman-teman saya yang notabene “doyan gaming”/“maniac gaming”/“gamers squad”/ apapun itu istilahnya yang selama ini mendambakan perangkat game tangguh tapi harga terjangkau.

ZenFone Max Pro M1 ini sebagai smartphone gaming idaman yang terjangkau tapi dibekali dengan spek gaming banget.

Mengusung tagline #Limitlessgaming bahwa ZenFone Max Pro M1 diperuntukkan untuk pecinta games tak terbatas, termasuk didalamnya game-game berat dengan grafis yang tinggi. Ini sih, kategori smartphone gaming idaman.


Performa oke, game apa saja libas, baterai jumbo dan tentunya harga yang terjangkau. Dan memang spesifikasi sperti ini memang “gaming” banget. Trend smartphone gaming yang kami (gamers) butuhkan ditengah-tengah menariknya game mobile yang ada saat ini.

Faktanya, smartphone yang saya miliki bukanlah smartphone dalam kategori yang bisa install banyak aplikasi (storagenya kecil). Jika menginstall sebuah aplikasi, ya terpaksa aplikasi lainnya harus ada yang dikorbankan. Melelahkan sekaligus menjengkelkan sih ini.

Apalagi jika merelakan beberapa aplikasi yang sebenarnya sama-sama penting. Tak jarang juga, smartphone 'bukan gaming' yang saya miliki ini tiba-tiba hang, tiba-tiba ngelag. Kuncinya ya sabar, meskipun kadang nggak sabar ... Hehe. Maap..


Selain itu juga gampang panas meskipun hanya digunakan beberapa menit sehingga smartphone mudah sekali menguras daya baterai saat digunakan main game.

ZenFone Max Pro M1 ini adalah idola baru. Series dari ZenFone yang ditujukan khusus untuk gamers. Khususnya bagi kami yang merasa sulit mewujudkan dan membeli smartphone dengan label “gaming” yang pada umumnya dibanderol dengan harga yang tidak murah (read: harga selangit).
Hadir sebagai solusi, inilah 3 variasi ZenFone Max Pro M1 yang bisa gamers pilih. ZenFone Max Pro M1 RAM 3G/32GB seharga Rp2.199.000, Rp2.799.000 (4GB/64GB), Rp3.299.000 (6GB/64GB). 
Semuanya worth it untuk gaming, sekalipun varian terendah dari ZenFone Max Pro M1 ini saya rasa sangat cukup untuk saya miliki dan saya gunakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Berbagai gaming dapat dilahap dengan baik. Begitu juga dengan buka-tutup task lain.

Dan tak terkecuali, saya juga menginginkan smartphone gaming dikelas menengah seperti ini untuk mendukung aktivitas gaming sehari-hari. Bermain game lancar layaknya teman-teman yang memiliki smartphone mumpuni untuk bermain game.

Bagi saya, 3 fitur menarik ini cukup mewakili ZenFone max Pro M1 sehingga mampu menggoda saya yaitu: 1. Baterai Jumbo 5000mAH 2. Prosesor Snapdragon 636 3. Layar Lega 6'' dengan rasio 16:19 dengan sisi lengkung 2,5D
Bagaimana sih rasanya memiliki hape gaming? Saya ingin menjawab dan merasakan pertanyaan yang membelit saya selama ini. Bahwa diimajinasi saya, memainkan game di smartphone gaming pastinya berbeda dengan ketika kita memainkan game pada smartphone non-gaming.


Tapi sekarang bukan menjadi imajinasi lagi, smartphone gaming ZenFone Max Pro M1 bisa didapatkan dengan harga terjangkau.
Smartphone flagship mungkin bisa menjalankan game dalam setting grafis tinggi namun belum tentu nyaman untuk diajak bermain dalam waktu yang lama ..
Dengan memiliki smartphone ini, saya bebas main game kekinian apa saja dengan lancar dan tanpa ngelag meskipun game kelas kakap (berat) karena diperkuat dengan prosesor octa-core mutakhir Qualcomm Snapdragon 636 

Chipset juga sudah menggunakan CPU berbasis Qualcomm Kryo yang juga dipakai pada chipset flagship loh!


Layar yang lebar dengan pegangan tepi 2,5D (melengkung) membuat aktivitas gaming nyaman dipegang dalam waktu yang cukup lama. Tidak lain juga, penggunaan material metal dipadukan plastik pada sisi atas, bawah hingga tepian membuat smartphone ini nyaman dipegang.

So, dipastikan juga saya bisa multitasking dengan banyak task ketika menggunakan ZenFone Max Pro M1 apalagi urusan multimedia. Install beberapa game berat mah juga kuat!

Dengan baterai berkapasitas 5000 mAH jelas saja membuat saya semakin jatuh cinta dan "ngebet" memiliki ZenFone Max Pro M1 untuk menjadi teman berkelana seharian. 

Perangkat yang ampuh untuk teman travelling tanpa ribet dan was-was dengan keberadaan suatu obyek yang bernama "colokan listrik".  Luar biasa, baterai tahan seharian lebih!


Pasti dong, sebagai hape gaming sudah dipastikan ZenFone Max Pro M1 ini mampu menjalankan multitask dengan baik karena memiliki spesifikasi yang tangguh dan mumpuni. Yes, smartphone yang diperuntukkan khusus untuk gaming saya belum pernah merasakan memilikinya.

Sepertinya dari beberapa kriteria hape gaming yang saya tulis diatas, ada satu yang saya rasa kurang di ZenFone Max Pro M1 ini.. yaitu pengisian daya yang cukup lama (ini murni pendapat saya sih). Tapi kalau soal desain, ini mah bagi saya cakeup!!


Dari data yang saya dapat dari elppas.com menyebutkan bahwa pihaknya telah menguji durasi charging bahwa charging dari low batt 1% hingga 100% dalam waktu sekitar 3 jam. Rinciannya sebagai berikut:
  • 15 menit = 16%
  • 30 menit = 31%
  • 1 jam = 52%
  • 1 jam 30 menit = 64%
  • 2 jam = 75%
  • 3 jam = 100%
Eh tapi, mengingat baterai jumbo 5000mAH yang dimiliki, rasanya hal ini bukanlah hal yang akan mengagalkan ZenFone Max Pro M1 menjadi hape gaming idola saya. Dengan durasi pengisian diatas sebanding dengan lamanya penggunaan baterai (awet banget) sih. Btw, di website dinyatakan bahwa Zenfone Max Pro M1 ini sudah fast charging. 

Oh, jangan-jangan karena saya belum pernah memiliki smartphone dengan kapasitas baterai jumbo seperti 5000mAH ini, jadi terkesan proses chargingnya lama. ((bisa jadi)) Hehe

Yes, bagi saya jika saya mencari smartphone gaming, soal kamera menjadi urutan yang ke-((sekian)) setelah fitur-fitur utama yang harus "gaming banget". Hehe ...
Dan soal kamera saya tidak akan membicarakan banyak hal. Satu kata: Cukup. Karena saya belum mempunyai unitnya, tentu saya juga sudah puas kepoin hasil-hasil fotonya. Dengan resolusi kamera yang ditanamkan (gede), foto-foto yang dihasilkan jelas bagus dan mumpuni. Terutama jika obyek mendapat pencahayaan yang cukup.


Nah, untuk beberapa spesifikasi dan fitur yang belum saya sebutkan sebelumnya dapat teman-teman lihat dibawah ini ..

HargaRp2.199.000 (3GB/32GB), Rp2.799.000 (4GB/64GB), Rp3.299.000 (6GB/64GB)
Platform
ChipsetQualcomm Snapdragon 636
CPUOcta-core 1.8 GHz
GPUAdreno 509
Sistem OperasiAndroid 8.1 Oreo
Memori
RAM3 GB, 4 GB, dan 6 GB
Internal32 GB dan 64 GB
EksternalmicroSD up to 256 GB
Bodi
Dimensi159 x 76 x 8,46 mm
Berat180 gram
Slot SIMDual SIM (Nano SIM Card) + MicroSD Card
Layar
TipeIPS LCD
Ukuran6 inci
ResolusiFullHD+ (2.160 x 1.080 piksel)
Kamera
Belakang16 MP + 5 MP (6GB/64GB), 13 MP + 5 MP (3GB/32GB dan 4GB/64)
Depan16 MP (6GB/64GB), 8 MP (3GB/32GB dan 4GB/64)
VideoFullHD @30fps
FiturPixelMaster 4.0, Beauty, Auto with HDR, Selfie Panorama, GIF Animation
Jaringan
DataGSM / HSPA / LTE
WLANWi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, WiFi Direct, hotspot
BluetoothYa
GPSYa
NFCTidak
Lainnya
Sensorfingerprint (rear-mounted), face recognition, accelerometer, proximity, compass, ambient light
USBmicroUSB 2.0
Jack audioYa
Baterai5.000 mAh

Jadi, jika dilihat dari spesifikasi, apakah smartphone gaming ini cocok buat kamu? Yah kalau saya sih, Sejak ZenFone Max Pro M1 hadir menggoda gamers, Sejak itu juga saya tergoda untuk meminang dan menjadikannya sebagai Alat tempur gaming ((amin)). Yes, predikat yang menurut saya juga cocok untuk ZenFone Max Pro M1 yakni "Mid-Class Killer" for #Limitlessgaming. 




Salam,
Pemuda sedikit akal,
tapi banyak rindunya 

18 comments:

  1. Cocok banget buat main need for speed di hape nih, speknya gahar banget. Ternyata main game ada manfaatnya yah. Kuylah mampir di postingan yang sama nih mas Agus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah mampir, tapi mas hendranya lagi keluar *eh

      Delete
  2. Mantap mas Suga soal Zenfone amax Pro M1 nya, semoga saya pun bisa berpartisipasi di deadline akhir ini hehe

    ReplyDelete
  3. Saya suka kesal kalau suami main game terus. Tapi ternyata memang main game itu ada kesenangan tersendiri ya.

    ReplyDelete
  4. semoga main game dapat poin "belajar Bahasa Inggris"

    artikel yang informatif dan nambah wawasan

    ReplyDelete
  5. Jadi ini rahasia main game. Jadi semangat ni main game terus

    ReplyDelete
  6. Wuidih. Jadi pengen punya. Baterainya 5000mAH lama banget abisnya pasti. Terima kasih artikelnya, Mas. Salam hangat dan sukses lombanya.

    ReplyDelete
  7. wah bener mas, kadang hanya perlu memanage waktu aja buat para gamers, tapi ya kebanyakan mereka susah gitu ngaturnya, keteteran.... #jejakbiru

    ReplyDelete
  8. Yang bikin ngiler itu baterainya. Gila 5000 Mah jeh. Itumah bakalan awet bangetzzzz.

    ReplyDelete
  9. Zenfone Max Pro M1 ini emang luar biasa banget. Bukan cuma buat game tapi yg lain juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aman dah, kalo baterainya jumbo..kameranya juga bagus

      Delete

Udah masuk sini, jangan lihat-lihat aja dong. Nanti lama-lama naksir aku gimana? Baca dan tinggalkan komentar sebanyak-banyaknya dan tunggu aku blogwalking balik 1x24 jam ya ganteng & cantek-cantekkuh :D