Showing posts with label Tutorial. Show all posts
Showing posts with label Tutorial. Show all posts

LANGKAH – LANGKAH MENDAFTAR INTERNET BANKING VERSI MOBILE

Selang satu hari dari kejadian ATM hilang, saya datang lagi ke bank BRI untuk membuat/aktivasi internet banking. Memang dari dulu sudah ingin aktivasi internet banking untuk memudahkan transaksi. Misalnya saja, jika mager (males gerak) saya dapat bertransaksi via mobile di dalam rumah tanpa keluar mencari mesin ATM terdekat. 

Oh iya, sebelum pergi ke bank untuk aktivasi internet banking/mobile banking pastikan kamu membawa rekening tabungan, KTP, kartu ATM dan mengisi formulir yang disediakan (biasanya) di dekat pintu masuk. Jika bingung jangan sungka untuk bertana pada penjaga/security agar diberi petunjuk. 



1.Login ke Web Internet Banking https://ib.bri.co.ic atau (ib bri) melalui google 
2.Masukkan User id, password & kode validasi 
3.Klik di bawah sendiri (saya setuju) 
4.Tahap ubah user (user id bisa diubah sesuai dengan yang diinginkan) 
5.Tahap ubah password (ubah password lama dengan password baru menggunakan alphanumerik (1 huruf besar, 1 huruf kecil dan angka) minimal 8 digit/karakter maksimal 12 digit/karakter), klik lanjut
6.Tahap ubah alamat email (masukkan alamat email yang aktif untuk pengiriman kode verifikasi email, nasabah akan terima kode verifikasi di inbox atau promosi email nasabah), klik lanjut. 
7.Tahap verifikasi email (masukkan kode verifikasi yang telah diterima dialamat email), klik lanjut. 
8.Masuk ke menu layanan 
9.Klik M-Token 
10.Klik aktivasi M-Token (masukkan kode aktivasi M-token yang diterima melalui sms masuk yang dikirim oleh IB BRI) 
11.Klik menu layanan 
12.Klik Daftar BRI mobile 
13.Klik kirim, silakan cek no telp yang tertera untuk registrasi internet banking versi mobile 
14.Kemudian akan ada balasan sms masuk untuk mendownload aplikasi 
15.Klik link/url yang dikirim di sms masuk kemudian download hingga muncul aplikasi BRI Mobile versi terbaru 
16.Setelah muncul di aplikasi BRI MOBILE, masuk ke menu Internet Banking 
17.Ketik User ID & Pasword kemudian login/lanjut untuk aktivasi internet banking 
18.Klik lanjut 
19.Masukan User-ID & Password 
20.Klik aktivasi 

Diatas saya tuliskan step by step cara mendatar mobile banking (SMS banking, internet banking langsung dapat diaktivasi melalui aplikasinya). Saat itu, saya terhenti dilangkah nomor 7 karena saya tak kunjung menerima email masuk verifikasi. Hingga menunggu cukup lama, akhirnya saya diberikan print out kertas yang isinya step-by-step cara mendaftar mobile banking. Jadi langkah nomor 7 dan seterusnya dapat saya lakukan sendiri di rumah. 

Note: Setelah ganti email verifikasi menggunakn @gmail (sebelumnya @yahoo) email balasan verifikasi begitu cepat saya terima. Berdasarkan pengalaman saya aja sih ini, mungkin saya kurang beruntung menggunakan email @yahoo. Hehe. 

CARA MEMBUAT KARTU ATM BRI BARU KARENA HILANG

Sudah baca kejadian yang bikin greget di postiganku disini. Jadi keesokan harinya saya buru-buru ke Bank (hari Senin) untuk mengurus pembuatankart ATM bau sekaligus aktivasi member mobile banking. Perlu wira-wiri untuk mengurus ini semua. Semua berkas syarat pembuatan ATM perlu dipersiapkan.

1. Buku Tabungan ATM yang hilang 
2. KTP 
3. Surat Keterangan Kehilangan (buat di polsek/polres, gratis)
4. Isi borang

Lebih baik datang pagi-pagi betul jika kantor bank yang akan dituju merupakan kantor pusat. Karena biasanya di kantor pusat perlu antrian yang panjang (lebih banyak nasabah). Kalau memang ada pilihan kantor bank BRI cabang yang bisa dituju lebih baik memilih antrian yang lebih sedikit.

Tips: Jika pilihan bank BRI letaknnya cukup dekat lebih baik mengambil nomor antrian di kedua bank dan bandingkan. Mana yang leih cepat, pililah disitu mengurusnya. Catatan: Jangan langsung ambil nomor antrian CS (Customer Service) tapi lebih baik tanya terlebih dahulu kepada security, apakah di kantor cabang BRI tersebut melayani pembuatan ATM.

Sesuai pengalaman, kemarin di bank pilihan kedua (BRI kampus Unej) saya ditolak dan dianjurkan untuk membuat di kantor cabang BRI alun-alun Jember. Alasannya karena stock card masih belum tersedia. Untunglah, saya belum mengambil nomor antrian karena saya tanya terlebih dahulu kepada security.

Nah, akhirnya saya membuat ATM baru di Kantor BRI alun-alun Jember keesokan harinya. Berangkat dari kos jam 07.30 pagi dan segera ambil nomor antrian. Tida seperti hari sebelumnya, saya sedikit beruntung bisa mendapat antrian nomor 25 (kemarin antrian nomor 65, berangkat pukul 9.30 pagi). 



Kalau hari sebelumnya sih, udah nunggu hingga nomor 30an tapi tidak jadi meneruskan antre karena didatangimbak-mbak petugas BRI dan ditanya masalahnya apa. Yaudah saya jelaskan tujuan saya dan berkas kurang lengkap (kurang surat keterangan kehilangan dari polres/polsek jember). 


Surat kehilangan

Lalu kedatangan saya jam 07.30 pagi itu sudah lengkap dengan semua persyaratannya. Ketika antre saya didatangi mbak-mbak petugas BRI-ditanyai masalahnya-trus diberi borang untuk diisi. Sedangakan kedua kalinya mbak-mbak petugas datang mengambil borang+KTP +buku tabungan dan menyuruh saya menunggu panggilan.


Borang isian pembuatan ATM baru (dikasih mbak-mbak petugas)

Prosesnya tidak terlalu lama, bahkan tidak samapi menunggu nomor antrian 25 karena dipanggil berdasarkan nama untuk menuju ruang tertentu pembuatan ATM baru. Biaya yang dikenakan sebesar Rp.10.000 untuk penggantian kartu ATM baru.

Catatan untuk seller Shopee: Hati-hati, Kirim Pesanan Shopee Via J&T itu beda!


Ini cerita pengalaman pertama saya jejualan di shopee, karena biasanya saya hanya sebagai pembeli. Jadi, saya sebelumnya sudah sepakat dengan seseorang (calon pembeli) untuk bertransaksi melalui Shopee. Sebagai pihak ketiga, shopee sangat membantu proses transaksi kami berjalan lebih aman. Jadi ya, kita sama-sama tidak khawatir dengan kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

(jual voucher MAP dari lomba blog di Shopee)

Terihat melalui aplikasi shopee pembeli memilih expedisi J&T Express untuk barang yang akan saya kirim. Okelah, akhirnya keesokan harinya saya bungkusin barangnya dan seperti kirim-kirim biasanya datang ke kantor J&T. Dari Jajag (Banyuwangi) ke Surabaya dikenakan ongkir sebesar Rp.11.000.

Sesampainya di rumah saya kepikiran, pada umumnya pembeli bakal melacak barang yang ia beli melalui nomor resi yang diberikan penjual atau otomatis tertulis di aplikasi. Bisa saja, pembeli juga akan minta no.resi pengiriman kepada saya.

MASALAH
Masalahnya, saya masih bingung dimana saya bisa menginput nomor resi pengiriman di aplikasi shopee. Dari kebingungan itu, akhirnya saya baca-baca atikel di internet. Walah, saya salah melakukan proses transaksi. Jadi khusus penggunaan expedisi J&T itu berbeda dengan expedisi JNE atau expedisi lain yang tersedia di shopee. Seharusnya sih, saya tidak dikenakan ongkos kirim untuk penyerahan barang di kantor J&T karena ongkir sudah menjadi urusan Shopee dan J&T Express.

Akibat kesalahan proses ini saya tidak bisa input atau memasukkan resi pengiriman di aplikasi shopee. Khusus J&T Express resi akn diperoleh langsung dari shopee. Jadi cetak resi J&T dapat dilakukan sekaligus melalui aplikasi shopee.



Dari resi itu dicetak, kemudian ditempelkan di box barang yang akan kita kirim, setelah itu tinggal mengantarnya ke kantor J&T terdekat untuk mengirim. Ingat disana kita tidak menyetorkan uang apapun. Ongkir J&T sudah dihitung diaplikasi shopee. Dengan kata lain, jika kita sudah menempel kertas no. Resi dari aplikasi, maka peru membayar ongkir di kantor J&T.

Akibat dari kesalahan ini apa? Akibatnya, notifikasi barang akan tetap berstatus belum terkirim (penjual diminta untuk segera kirim barang) meskipun kenyataannya kita sudah mengirim barang tersebut. Pembelipun akhirnya tidak bisa melacak status barang melalui aplikasi shopee (nomor resi ketika dilacak tidak ditemukan). Nomor resi yang otomatis dikeluarkan shopee dan J&T Express berawalan JSxxxxx sedangkan resi pengiriman yang kita dapat dari  J&T berawalan 888xxx.

SOLUSI
Solusinya? Sebelum transaksi otomatis dibatalkan oleh shopee maka segera hubungi pusat bantuan shopee. Ya, karena sesuai ketentuan jika barang tidak segera dikirim sampai tenggang waktu yang diberikan (status barang belum pindah ke tab barang terkirim) mak otomatis transaksi dibatalkan.

Seperti pengalaman yang saya alami, saya mencoba menyampaikan keluhan ini melalui DM twitter @shopeecare juga email shopee. Saya mencoba keduanya karena saya ingin mendapat solusi dan tanggapan dari shopee secepatnya. Oh iya, selain itu kamu juga bisa menghubungi dan menyampaikan masalah ini dengan cara menelpon. Kemarin saya tidak memiliki pulsa, jadi saya memilih opsi yang lainnya.
Bagaimana cara menghubungi Call Center Shopee?
Anda dapat menghubungi kami melalui email: support@shopee.co.id dan Call Center 24 Jam di 1500702 dan 021-39500300 (Senin s/d Minggu, termasuk Hari Libur Nasional).

(Percakapan DM twitter @ShopeeCare) 


 (Percakapan DM twitter @ShopeeCare) 


(Percakapan DM twitter @ShopeeCare) 


 (Percakapan DM twitter @ShopeeCare) 


                                                         (Percakapan via DM twitter)

Saya mendapat respon paling cepat melalui email. Meskipun beberapa jam kemudian DM via twitter juga dibalas dengan panduan penyelesaian. Keduanya sama-sama diminta untuk memberikan nomor transaksi dan bukti fisik pengiriman barang (foto slip pengiriman J&T).

Beberapa saat kemudian (lupa selang berapa jam) saya mendapat balasan email jika status barang sudah dibantu digantikan dengan status “sedang kirim”. Nomor resi juga berganti menjadi JSxxxxxx jika dilihat di aplikasi shopee. Masalah terselesaikan dalam satu hari aja! (padahal diemail disebutkan maksimal 3x24 jam)


NOTE : Jika, tulisan ini bermanfaat jangan lupa bantu klik iklan diblog ini ya, kebetulan saya lagi experiment dengan google adsense. Hehe. Terimakasih J

Background