Showing posts with label mbolang. Show all posts
Showing posts with label mbolang. Show all posts

2 tempat wisata di Pangkalpinang ini akan saya kunjungi terlebih dahulu


Antara Aku-Bupatiku dan Bupati Pangkalpinang. Bukan kok, ini bukan judul film yang akan saya perankan #nyamarjadiartis. Bukan juga film yang akan tayang di bioskop. Saya hanya sedang mengamati caption foto yang terlihat di beranda twitter dan lahirlah sebuah kalimat. Butuh waktu sekitar 15 detik melihat mimik wajah para pempimpin daerah dan menerka-nerka, kira-kira topik apa yang sedang mereka diskusikan dalam diskusi santai.


Mungkin saling curhat kali ya? Eits, tapi tentu bukan masalah pribadi. Meskipun dalam konteks yang santai, topik diskusi pasti tidak jauh-jauh masih berhubungan dengan masing-masing daerah yang sedang beliau pimpin. Baik itu berkaitan dengan sosial, ekonomi, budaya atau lainnya. Bisa jadi beliau sedang membicarakan masalah potensi alam dan pariwisata.



Argumen saya seakan menguat saat menemukan artikel tersebut. Bisa jadi topik diskusi yang saya terka itu benar. Dan para pemimpin daerah saat ini saling bekerja sama dan berlomba-lomba memperkenalkan Indonesia ke kanca International dengan potensi wisata dari daerah masing-masing.

Banyuwagi, terletak paling ujung timur pulau jawa (berbatasan dengan pulau bali) loh, saat ini banyuwangi sedang hits sebagai salah satu destinasi wisata bagi wisatawan di penjuru dunia. Sebuah alasan yang berusaha saya hubung-hubungkan, ketika melihat Bupati Pangkalpinang dan Banyuwangi sedang diskusi. Oh, mungkin beliau saling sharing tentang program kepariwisataan.


Saya belum pernah pergi ke Pangkalpinang. Hal ini semakin membuat saya penasaran dengan potensi alam yang ada di Pangkalpinang. Jika teman-teman bertanya kepada saya tentang wisata Banyuwangi, tentu dengan senang hati saya akan bercerita kepada kalian. Bahkan, setelah membaca tulisan ini jangan sungkan mampir ke rumah saya saat "mbolang a.k.a explore" ke Banyuwangi. Rumah saya berada di desa Jajag, Gambiran, Banyuwangi. Mari ngopi atau ngeteh bareng di rumah :)


Entah, tahun berapa saya bisa berdiri dan mengirup udara di kota Pangkalpinang. Tidak pasti juga, nanti setelah lulus  kuliah, dimanakah saya akan mendapatkan pekerjaan. Bisa diluar kota bahkan luar pulau. Tidak menutup kemungkinan mendapat pekerjaan di kota Pangkalpinang. Pangkalpinang? Jika hal itu terjadi, ini adalah pengalaman yang luar biasa. Sebuah tulisan yang saya tulis menjadi kenyataan. Dan saya akan mengatakan kalimat manis, Pangkalpinang kita berjodoh.

Pangkalpinang, Pintu Gerbang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

sumber

Pangkalpinang. Katanya, pangkal dalam bahasa melayu artinya pusat atau awal. Tidak lain karena Pangkalpinang berperan sebagai pusat industri pertambangan timah. Sedangkan kata pinang merujuk pada tempat yang ditumbuhi banyak pohon palem. Pangkalpinang menjadi kota terbesar di Bangka yang menjadi gerbang untuk menikmati seluruh keindahan Bangka Belitung.



Tentu, sewaktu senggang nanti saya akan explore kota Pangkalpinang. Mulai sekarang saya juga sudah mulai explore kota Pangkalpinang loh, khususnya tempat-tempat wisata yang katanya wajib dikujungi. Bedanya, explore yang saya lakukan masih melalui dunia maya. Baca informasi sana-sini. Hingga akibatnya saya menemukan salah satu tempat wisata yang membuat "penasaran". Kali ini saya akan mengajak kalian mengetahui wisata budaya yang ada di Pangkalpinang yaitu Ritual Cheng Beng.

Pemakaman Tionghoa Terbesar di Asia Tenggara Ada di Pangkalpinang

sumber

Cheng Beng adalah sebuah ritual/sembahyang tahunan sebagai bentuk cinta dan menghormati leluhur. Sangat ramai dan meriah karena seluruh masyarakat tionghoa baik yang ada di Pangkalpinang maupun di perantauan berbondong-bondong untuk berupaya pulang melaksanakan ritual. Ini merupakan bagian dari tradisi masyarakat tionghoa yang menjadi mayoritas masyarakat di kota Pangkalpinang. Menurut saya, cheng beng itu unik dan sifatnya khas karena saya belum pernah melihatnya di daerah lain. 


sumber
Ramainya manusia dan pernak-pernik termasuk persembahan (sesajian) banyak disajikan berkolaborasi. Aneka buah-buahan, ayam/babi, aneka kue, arak, makanan vegetarian, hio/dupa juga lautan uang kertas palsu ada di ritual.

sumber

Lembaran kertas yang ditaruh di atas kuburan tersebut menjadi salah satu hal yang menyita perhatian saat puncak perayaan Cheng Beng berlangsung. Keramaian dan serangkaian acara inilah yang membuat saya penasaran dan ingin merasakan secara langsung di lokasi ritual.

sumber

Serangkaian kegiatan ritual Cheng Beng diawali dengan membersihkan makam di pemakaman tionghoa Sentosa. Kompleks Pemakaman China Sentosa adalah kompleks pemakaman mewah warga Tionghoa yang sudah ada sejak tahun 1935. Pemakaman memiliki luas 27 hektar dan terdapat 11.000 makam di dalamnya.  



Makam-makam dibuat dalam bentuk yang berbeda-beda, bahkan ada salah satu makam yang menggunakan batu granit seharga ratusan juta rupiah. Ada juga salah satu Makam yang katanya tertua di kompleks pemakaman tersebut. Makam tersebut adalah milik keluarga Boen Pit Liem yang diperkirakan sudah ada dari tahun 1915. Jadi jika sekarang adalah tahun 2016, berarti usia makam sudah 101 tahun.

sumber

Pembersihan makammerupakan kegiatan pre-ritual ritual cheng beng. Dilakukan 10 hari sebelum pelaksanaan Cheng Beng dilaksanakan. Sedangkan puncak dari kegiatan Cheng Beng dilaksanakan pada setiap tanggal 5 april (kalender masehi). Jadi buat kita yang ingin melihat secara langsung ritual ini jangan sampai salah tanggal ya...

Semakin semarak, ritual Cheng Beng dilengkapi dengan banyak lampion, kembang api dan iringan alunan musik Belaz Band atau Tanjidor plus pelepasan lampion bersama. Waaaah, pasti suasa malam saat berada di tempat ritual Cheng Beng ini indah dan meriah.

sumber

Menurut masyarakat tionghoa sendiri, ritual ini juga momentum reuni. Mempererat tali silaturahmi antar keluarga dan para sahabat. Terlebih mereka datang dari berbagai wilayah, baik dari tanah air maupun mancanegara. Mereka pulang ke Pangkalpinang untuk berziarah ke makam leluhur. Lalu...

sumber

DIMANAKAH SAYA BISA MELIHAT RITUAL CHENG BENG?

Sebelum menuju tempat wisata di kota Pangkalpinang, sudakan kalian tahu bagaimana rute perjalanan yang bisa kita gunakan? Jika kalian sudah pernah ke Pangkalpinang ini bukanlah masalah, tetapi jika belum pernah, informasi ini sangat diperlukan. 

Kita bisa naik pesawat terbang menuju Bandara Depati Amir di Pangkalpinang terlebih dahulu dari tempat tujuan masing-masing. Satu hal yang perlu kalian tahu bahwa Pangkalpinang berada di Pulau Bangka, sedangkan Tanjung Pandan berada di Pulau Belitung. Ingat, Kepulauan Bangka Belitung. Biar nanti kalian tidak bingung nih. He..he.

sumber

Ritual cheng beng bisa di temukan di pemakaman Sentosa yang berada di Jl. Soekarno Hatta, Pangkalpinang. Menurut sumber data yang saya dapatkan dari suatu biro perjalanan, cara menuju lokasi yaitu dengan menggunakan angkot. Naik angkot berwarna hitam dari Pasar Ramayana ke Pasir Padi dan bilang saja turun di depan kompleks pemakaman. Jika membawa mobil sendiri atau lebih memilih untuk rental mobil sih tidak masalah juga kok. Kembali lagi masalah budget ya guys.

Setelah melihat kegiatan ritual Cheng beng, Wisata no.2 yang wajib menjadi sasaran saya adalah peribadatan terpadu tanjung bunga. Sepertinya tempat ini instagramable nih. Menjadi kawasan peribadatan terpadu untuk agama Hindu, Buddha dan Konghucu.


sumber

Loh katanya 6 agama? Yups, untuk tempat peribadatan agama Islam, Kristen dan Katolik masih dalam tahap pembangunan. Jika kamu beruntung, event pertunjukan lomba barongsai bisa kamu nikmati di Tanjung Bunga.


sumber

Bonus! Panorama indah dan lanscape menarik bisa sekaligus kamu dapatkan saat berkunjung di tempat ini. Tidak lain karena lokasi wisata ini berada di tas bukit yang menghadap ke laut. Kesegaraan dan kedamaian umat beragama benar-benar terasa di tempat ini.

sumber: @proudbabel

Kawasan Pantai Tanjung Bunga unik dengan adanya bebatuan pantai yang tersusun indah. Bagi para pecinta wisata minat khusus, lokasi Tanjung Bunga sangat cocok untuk petualangan dengan menyusuri pantai dan alam perbukitan.

sumber: @travelmatekamu

Menarik! Pada bagian arah ke darat Tanjung Bunga memiliki satu kawasan berbukit dengan panorama yang sangat indah kearah laut. Lengkap dengan pemandangan hilir mudik kapal penumpang dan barang, yang keluar masuk pelabuhan Pangkal Balam. Lalu ..

BAGAIMANA SAYA MENUJU OBYEK WISATA PERIBADATAN TERPADU TANJUNG BUNGA?

Obyek wisata peribadatan terpadu tanjung bunga terletak tidak jauh dari pusat kota Pangkalpinang. Dapat dijangkau dengan durasi waktu tidak lebih dari 30 menit dari pusat kota Pangkalpinang. Sedangkan kendaraan yang bisa dipakai untuk menuju lokasi yaitu dengan taksi atau mobil rental.

Pada saat akhir pekan, banyak warga setempat beserta keluarga mereka datang ke pantai ini untuk menikmati keindahan pantai. Pantai Tanjung Bunga menawarkan keindahan panorama pantai dan bebatuan karang berwarna kemerahannya. 

Cocok deh, jika nanti saya berjodoh karena tugas bekerja di kota Pangkalpinang, weekend bisa sering-sering main ke tempat ini. Loh, tempat wisata di kota Pangkalpinang hanya itu saja? Tidak dong, satu persatu pasti nanti akan saya kunjungi. Tapi khusus 2 tempat wisata diatas sepertinya akan saya dahulukan, sebelum menjelajahi Pesona Pangkalpinang yang lainnya.


Pengen sih menikmati pesonaPangkapinang, terutama yang khas dari kota Pangkalpinang. Tapi aku kan belum pernah ke Pangkalpinang?  Tenang...


Tips: Cari tahu informasi sedetail mungkin mengenai tempat wisata yang akan kamu kunjungi. Jika punya budget lebih, nggak ada salahnya kok memakai biro perjalanan wisata ataupun guide yang akan mengajak dan mendampingi kamu keliling kota Pangkalpinang sepuasanya. Mudah, pasti dan kamu tidak perlu khawatir jika kehilangan arah alias kesasar. Hehe.



Misalkan saya bagi-bagi tiket gratis liburan ke salah satu tempat wisata di kota Pangkalpinang, kira-kira kalian mau pergi kemana? Ceritakan di komentar ya guys :)


Wordcount : 1382

Menyibak rumput dan pepohonan,Wedi ireng adalah surga impian!

Selamat ulang tahun Paradays yang ke-4,semoga semakin keren dan sukses bisnisnya ya.Mau dirayain kemana nih? indoor atau outdoor? mendingan outdoor aja yuk,jalan-jalan kepantai wedi ireng,Banyuwangi aja gimana?Jalan-jalan kesana bareng gue mau gak nih,tapi paradays yang bayarin ya?#biarkesannya traktiran gitu. Yaudah deh, atau bayarnya sendiri tapi kesananya rame-rame gimana?Perlu masuk waiting list kalian nih brosis,biar gue bisa kesana lagi untuk yang kedua kalinya #Cari tebengan.Loh elo udah pernah kesana? udah dong sekali,tapi belum puas menikmati pantai wedi ireng.Nah, kali ini ada tantangan seru dari Paradays untuk ngasih tau tempat terbagus bahkan terasyik yang pernah gue kunjungi ala #DadakanTraveller.Siapa tau bisa megang kamera GoPro Hero 3,memilikinya juga mau banget kok,oh kaulah kamera idaman.....
maksudnya #DadakanTraveller tadi apa?


gue menyebutnya #DadakanTraveller karena kita (gue dan teman-teman) itu pasti suka main ke tempat wisata itu sering banget nggak pake rencana.Pokoknya salah satu dari kita itu ngomong,"Ayook besok kita pergi ke......." maka jika kami punya waktu #ceilaah serasa orang sibuk (anak kuliahan banget yang sering mabok tugas sih), maka kita putuskan untuk mengunjungi suatu tempat,salah satunya pantai.Dan yang akan gue ceritakan kali ini adalah pantai wedi ireng (dalam bahasa Indonesa diartikan sebagai wedi=pasir & ireng=hitam,jadi arti namanya pasir hitam). Pantai yang baru-baru ini gue kunjungi dan gue mengatakan view dari pantai ini "So,amazingg...".Butuh beberapa kali untuk merasakan sensasi indah pantai ini.
  
Loh katanya pasirnya hitam? itu kok putih?
Awalnya sebelum berkunjung ke pantai ini pikiran gue sama kayak kalian,tapi ternyata dari hasil ngulik nama 'wedi ireng' bahwa memang benar pasirnya berwarna hitam jika kalian mengeruk lapisan pasir yang berwarna putih kecoklatan itu.Ya semacam onde-onde gitu lah, luar sama dalemnya berbeda.Kalian akan menemukan butir pasir yang berwarna hitam jika kalian mengeruk pasir lapisan atasnya.
Ini bukan luar negeri loh,apalagi luar angkasa.Tapi ini kepunyaan negara kita,bagian sudut terasyik dan terindah diwilayah Indonesia bagian selatan (coba lihat maps atau dipetanya, cari dimana Banyuwangi itu?). Gue pernah kesana untuk pertama kalinya sebulan yang lalu, komentarnya? "Aaaajiiiib" pantai ini luar biasa indahnya, hijaunya air laut membentang didepan mata,terumbu karang juga terlihat samar-samar karena kejerniahannya tepi pantai. Benar-benar saat itu mata dimanjakan dengan suasana yang belum pernah gue temukan dipantai lain, pantai yang pernah gue kunjungi.Sukes berat untuk tempat refresing sehabis ujian.

Pantai wedi ireng, sekilas namanya bisa langsung di tebak dimanakah letak pantai ini berada. Benaar,pantai ini berlokasi dipulau jawa, tepatnya dikota Banyuwangi,Jawa Timur. Akhir-akhir ini pantai wedi ireng memang menjadi primadona tujuan wisata pantai karena keeksotisannya serta  pantai ini  "kekinian" banget (Baru saja dibuka sebagai destinasi wisata pantai) .Nah karena alasan ini, kalian wajib untuk datang ke pantai wedi Ireng, Banyuwangi. Jadikan liburan kalian mengesankan dan jadilah wisatawan luar kota bahkan luar negeri untuk   duluan  mencicipi keindahan pantai ini, sumpaah ini keren bangeet....!!!!Quality time banget bisa mengajak  pacar, calon pacar (nembaknya dipantai ini aja #bisabanget ),sahabat,keluarga,ataupun komunitas kamu untuk berendam dan mainan air disana.
 
Sebenarnya ada banyak banget wisata di Banyuwangi, tapi berhubung yang terakhir gue kunjungi adalah tempat ini maka gue akan menceritakan liburan ke wedi ireng dan all about pantai wedi ireng yaa...

wedi ireng adalah salah satu pantai yang ada di Banyuwangi.Terletak di desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.Namanya juga pantai letaknya pasti diujung-ujung wilayah.Dan salah satu yang menjadikan pantai ini masih sangat alami dan indah karena letaknya memang tersembunyi.Hal inipun menjadikan tempat ini sebagai destinasi wisata pantai baru,karena belum banyak wisatawan asing yang berkunjung ketempat ini.Kalo wisatawan lokal sih jangan tanya lagi,terutama anak-akak muda (seperti gue gini deh) bakalan jawab "sudaaaaah dong" jika ditanya "apa kamu pernah ke pantai wedi ireng?"...

Garis pantai yang panjang membuat pantai wedi ireng terlihat sangat luas dihamparan mata memandang dengan air laut berwarna biru kehijau-hijaun.Ditengah-tengah (pantai terdapat bebatuan besar yang seolah-olah memisahkan pantai wedi ireng menjadi 2 bagian, sisi kanan dan sisi kiri. Seperti apa pantai wedi ireng itu? ini nih...

 view sisi kanan  
view sisi kiri 
photo  by : banyuwangiapik.blogspot.com
Dengan perjalanan yang membutuhkan waktu sekitar 1-2 jam dari tempat tinggal kita (kota jajag,Banyuwangi) dan medan yang cukup menguras keringat akan terbayar sudah jika kita mendengar angin pantai dan sesekali deburan ombak kecil.Pasir putih diapit oleh bukit-bukit hijau menyambut kedatangan kita.Berbeda dengan pantai pulau merah yang namanya lebih populer hingga dikalangan wisatawan mancanegara (terkenal karena ombanya yang besar dan sebagai tempat diadakannya surving International tahunan), pantai wedi ireng memiliki ombak yang kecil dan landai.Masih belum cukup dengan pemandangan dari angle foto tadi.Coba deh tonton video pantai wedi ireng ini dari atas (dari ketinggian) .Yuuuuk!!
Tonton di kualitas min 720HD ya geng, biar displaynya oke punya :D

Satu kata buat pantai wedi ireng?
"Indaaaah Bangeeeet!!!!"
Setuju!! Tempatnya yang tenang,bersih dengan pasir putihnya,pepohonan yang hijau dengan angin sepoi-sepoinya,biru kehijauan air lautnya dan batu karangnya memberikan suasana yang mendukung banget buat  membicarakan rencana masa depan dengan orang terkasih, sahabat ataupun keluarga. Sejenak rutinitas dan pekerjaan sukses tersingkirkan sementara.Bener-bener sukses say....
Rute menuju kesana gimana?

Kalo dari banyuwangi kota itu membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam karena jaraknya masih jauh,yaitu sekitar 60 km.Dari banyuwangi kota nanti silakan menuju ke kota Jajag.Ingat sebelum terminal jajag ada perempatan lampu lalu lintas (yang ditengahnya ada patung macan putihnya) dari situ lurus ke arah selatan sampai menjumpai daerah yang namanya pedotan.Dari situ udah tinggal ngikutin rambu lalu lintas sama seperti pergi ke Pulau Merah.Pulau merah juga merupakan pantai yang terkenal dan sudah gue sebutkan tadi diatas,kalo mau mampir sekalian silakan,mumpung ke Banyuwangi loh...

#Tips : Dari kota pedotan periksalah perkiraan kebutuhan yang kamu perlukan dan gunakan dipantai wedi ireng.Karena apa? disinilah pertokoan yang terakhir yang bisa kalian jumpai.Didaerah pantai setau gue hanya ada penjual makanan dan minuman aja.

Setelah kalian mengikuti rambu ke pulau merah nanti kalian akan menemukan pilihan arah ke pantai Pancer, nah disinilah kalian harus mengikuti arah ke pantai Pancer.Dari sini cobalah sering bertanya dan jangan malu untuk bertanya kepada masyarakat, tenang aja orang banyuwangi ramah-ramah kok,bahkan malah senang jika ada wisatawan yang jauh-jauh datang ke pelosok untuk mengunjungi wisatanya.

#Tips: Jadi tepatnya kalian harus menuju ke Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.Kalau memungkinkan bawa motor lebih baik bawa motor aja biar transportasinya mudah.Kalo naik kendaraan umum dari terminal jajag,bisa naik bus jurusan pesanggaran (mini bus),itupun nanti akses menuju ke wedi ireng masih jauh (belum terjangkau) oleh berhentinya bus.Mendingan pakai jasa travel paket wisata, atau yang punya saudara di kota Banyuwangi silakan berkunjung kesana dan minta tolong dianterin ke pantai wedi ireng,namanya saudara pasti nggak bisa nolak permintaan,apalagi tamu ... #TipsJitu nih....perlu dicoba...

Kemarin gue kesananya naik motor bareng temen-temen.Masuknya gratis sih,cuma beberapa juga harus bayar,contohnya untuk parkir kendaraan bermotor tiap untit dikenakan Rp.5000.Tenang aja,motor nggak bakal kepanasan karena parkirnya dibawah pohon-pohon kelapa.Didepannya ada penjual es kelapa juga kok.complete!.Setelah parkir kendaraan didepan mata udah ada papa nama "PANTAI MUSTIKA"


Disepanjang pantai banyak yang jualan makanan dan minum gitu.Sampai disini aja kalian bisa menikmati keindahan pantai Mustika.Tetapi tujuan utama kami bukan dipantai Mustika tetapi ke pantai wedi ireng.Pantai yang diduga menjadi tempat paling "ngehits" anak-anak muda yang ingin dikatakan kekinian haha...ha..
Tetapi sebenarnya main ke pantai Mustikannya aja juga belum.Tapi nggak tau kenapa pantai wedi ireng lebih hits,jadi udah niatin bulet buat menuju pantai wedi ireng. 

Seketika melihat tulisan pantai mustika itu,mata gue menyusuri sepanjang garis pantai dan sekaligus menghirup udara pantai yang sudah lama tidak dirasakan.Dalam hati gue,"Yess,akhirnya ketemu pantai lagi setelah sekian lama...".Setelah melihat papan ini malah jadi bingung ....

"itu dipapan nama,kok nama pulaunya banyak banget, kalau ini pantai mustika,pantai yang lainnya dimana dong?" dalam hati.Inilah rasa penasaran yang membuat gue ingin pergi ketempat itu lagi, menjelajah pulau-pulau yang tertera dipapan kayu tersebut.Ya,suatu saat.Tetapi karena penasaran gue langsung bertanya pada teman disebelah (Ari aka tristan) .Dan ternyata untuk menuju pantai wedi ireng kita harus menyeberang pakai perahu dayung.Tidak dalam sih,kira-kira kedalamannya antara sepaha atau sepusar orang dewasa (segitu dalem nggak sih?).Tapi kata temen gue biar nggak basah-basahan kita nyebrang aja pake perahu.Bayarnya Rp.4000an (kalo nggak salah segitu) soalnya dibayarin dulu sih sama temen.Jadi dari papan itu kita harus masih berjalan kearah kiri sampai mentok ke penyeberangan.

Photo

Tonton di kualitas min 720HD ya geng, biar displaynya oke punya :D 

Habis naik perahu? YeeeY kita sampai pantai wedi ireng...BELUM!!
Kita harus menyusuri semacam hutan yang medannya dahsyat abis,bikin tak terlupakan.Semakin naik-semakin naik bahkan dalam perjalanan dihutan nanti kita bakalan menemui banyak wisatawan yang bersandar dipepohonan pisang.Bukan,mereka tidak lagi main india-indiaan.Tapi istirahat sejenak karena terlalu capek.faktor usia kali ya...
Tapi beneran gue yang muda seperti ini,juga ngrasain ngos-ngosan banget,beberapa kali berhenti karena kecapekan.Ibarat orang hamil tua pasti melahirkan diperjalan tuh gue.Untung aja gue nggak lagi hamil.elo laki tong......!!!! 

Oh iya,tadi sebelum masuk ke hutan,nanti ada meja disitu kita bayar buat keamanan.Keamanan gimana? Ya segala yang menyangkut keamanan,dan keselamatan.Jadi bisa dikatakan uang antisipasi jika terjadi apa-apa.Rp.2000 per orang.Belum masuk aja udah ngeriii...Ah itu hanya pikiran gue aja yang parno'an karena kebanyakan nonton sinetron.Jadi.... uang tersebut digunakan sebagai dana P3K (keamanan gitu).Nanti disitu kalian akan di dikasih contact (No hanphone) bapak-bapak,namanya gue ingat, Pak Piton.Tanpa kenalanpun gue inget, namanya aja terpampang nyata dikotak uang.P.Piton Hub.08xxxxxxxxx (tulisannya emang gitu kok).Katanya jika terjadi apa-apa kita bisa telepon bapak itu.Kalo butuh makan bisa nggak nganterin kita makan pak? hehehe

Dan medan ini masih terus menanjak naik,curam sekali hingga sekitar 80%).Tuh kan perjuangan.Ini nih alesannya kalo ada cowok yang nembak ceweknya disitu, belum apa-apa aja udah penuh pengorbanan coy...
#Tips:Siap-siap bawa minum juga yang banyak ya,sekalian kalau merasa capek dan kepanasan,sisa airnya bisa digunakan untuk diguyur kebadan.Caaapeeek! jalannya naik turun-naik turun.
#Jalan lupa cari batang kayu untuk menyibak rerumputan,mengantisipasi terhadap tumbuhan berduri,sama perihnya kayak duri-duri cinta coy.
Dan akhirnya setelah beberapa menit (sekitar 30 menitan).Coba lihat ini.....

jangan percaya sama hasil kamera ini ya,sangat disayangkan karena iseng pake kamera sendiri hasilnya low banget kayak gini.Sebenarnya view dari angel ini bagus bangeeet!.Makanya gue ikutan lomba blog yang diadain oleh Paradays biar punya kesempatan untuk punya kamera yang bagus dan bisa dibilang lagi kekinian itu loh,iyaa...ngidam banget Gopro. 
Laaah Paradays itu apa sih?

Duh,masa nggak tau itu loh,yang sering gue stalkerin album fotonya di twitter,yang gue suka karena Paradays menjual beberapa brand yang selalu up to date.kalo kalian mau beli dan cari koas-kaos dengan desain yang selalu update buka aja di paradays.com .

Dari rerimbuan pohon dan dedaunan suara semilir ombak terdengar.sumpaah ini lega dan menakjubkan!! Disana terlihat deretan merah payung pantai dan papan bertuliskan wedi ireng terlihat.Gue takjub,ini perjuangan yang terbayar.Serasa seperti berbulan-bulan belajar ujian nasional dan hasilnya gue jadi juara dengan nilai tertinggi se-provinsi.Dari situ gue nggak langsung turun kebawah,gue sama 2 temen gue (arga,hendar) tetep disitu untuk mengambil foto sambil menunggu yang lainnya masih bertempur dengan medan berat.Yeeey akhirnya kita sampai,tuh lihat pantai wedi ireng dibelakang kita.....


Beberapa saat kemudian,pasukan sudah lengkap...
Ayo jelajahi tempat ini.....

Setelah itu kita ganti pakaian (celana) dan siap-siap menyusuri bibir pantai...
Didalam kerepotan pasti ada jalan untuk menuju kemudahan,jika kalian banyak duta-nya alias duit kayaknya memutuskan untuk menyewa ojek perahu adalah pilihan yang tepat,kalian bisa memilih dengan tarif berikut ini :
1.Mengantar/Menjemput saja ke/dari pulau wedi ireng Rp.25.000
2.Antar Jemput ke pulau wedi ireng RP.40.000
3.Atau kalian bisa memilih paket komplit,dengan paket komplit kalian akan diajak mengelilingi pulau-pulau yang tertulis dipapan tadi,ada pulau Mustika,Pulau Bedil,Pasir Pendek,Batu Mukijo dan kembali lagi ke pulau wedi ireng. Rp.550.000 (maksimal 6 orang)

#Tips terakhir nih: Bawalah kantong kresek sendir buat buang sampah,jangan mengotori area pantai,jaga kebersihannya & kecantikannya coy,ini aset negara kita dan hiburan buat kita tentunya. Pastikan bahwa anak cucu kita juga menikmati keindahan pantai wedi ireng ini,sama seperti pada waktu kita menikmati keindahannya.

Nah,banyak sekali penawaran kan.Tetapi karena lelahnya kita dan terbayang dengan melalui medan yang sulit itu serumit hubungan cinta   akhirnya kita memutuskan untuk kembali ke pantai Mustika (tempat awal kita memarkirkan sepeda) dengan menyewa kapal dengan tarif Rp.25.000.Semoga kalian ngiler untuk pergi ke Pulau wedi ireng segera,beberapa bulan lagi liburan panjang loh.....
Oke gini nih serunya naik perahu saat kembali ke pulau Mustika...Cihuyyyy..

Kalau kalian pernah mendengar nama Banyuwangi nggak sih sebelumnya,atau malah udah pernah ke Banyuwangi? Ceritain dikomentar yaa....Daaaah...

Oh iya, postingan ini diikutsertakan dalam lomba blog #Paradays4Blog, jika kalian punya cerita seru juga ayo ikutan aja buat postingan diblog kalian.caranya kunjungi www.paradays.com yaa...
Di websitenya kalian bisa melihat desain kaos yang keren-keren dan uptodate.Bisa juga gabungan di :
Facebook : Paradays.com
Twitter : @ParadaysID

Tonton di kualitas min 720HD ya geng, biar displaynya oke punya :D

Jangan pernah ke Banyuwangi,Jika Takut Jatuh Cinta [Lagi]!

Sebuah larangan keras bagi sahabat  Liang Teh Cap Panda yang takut jatuh cinta,khusunya buat sahabat Liang Teh Cap Panda yang sangat senang berwisata alam,yaitu dengan keindahan pantai-pantai yang ada di Banyuwangi."Lho kok gitu?"
Saya selaku Putra Duta Pariwisata Kabupaten Banyuwangi  tahun 2020 #tsaah #ngarep,dengan senang hati  akan memperkenalkan pantai-pantai indah yang ada di kota Banyuwangi  yang mungkin mulai sekarang harus (Baca:WAJIB) masuk ke list rencana liburan kamu!
Kenapa harus Banyuwangi?Karena Kota Banyuwangi akhir-akhir ini menjadi sorotan seluruh penjuru dunia karena kota kelahiranku yang satu ini mempunyai,"Sesuatu",yang membuat semua orang berbondong-bondong untuk berkunjung ke Banyuwangi akhir-akhir ini.Gimana penasaran?sudah siap kenalan & jatuh cinta sama kota Banyuwangi? Eits..sambil dengerin pengalaman saya jalan-jalan ke salah satu pantai yang ada di Banyuwangi,asyik banget jika kalian ditemani Liang Teh Cap Panda di samping kamu nih...okey 
Tari Gandrung Khas Banyuwangi
BEC (Banyuwangi Ethno Carnival)
Pernah lihat atau tau tarian atau Carnival diatas? Diatas merupakan sekilas perkenalan kita terhadap budaya khas kota banyuwangi yang begitu menarik.Tetapi pada kesempatan kali ini saya tidak akan membahas secara detail tentang kebudayaan & kesenian yang ada di Banyuwangi.Yihaa..karena kali ini saya akan membahas wisata pantai yang ada di Banyuwangi.
’’Pantai Kutanya Banyuwangi” & ''Hawaiinya Indonesia" begitu orang orang yang pernah berkunjung menyebutnya.Salah satu sebutan untuk pantai dari sekian banyak pantai yang ada di kota Banyuwangi.Pantai apakah itu?
PANTAI PULAU MERAH (PM) atau RED ISLAND 


Beberapa bulan yang lalu...
“Gue Penat Nih,Liburan Semester masih lama enggak sih Bro?”.
(ceritanya curhat sama tembok)


Pertanyaan yang selalu menodong pikiran ketika bangun tidur disebuah kamar kos yang berukuran 3x4 m.Seperti biasanya pagi hari itu gue harus menjalani rutinitas dikampus yang lumayan bikin penat!.Rasanya klo gue berteman sama doraemon nih,gue obok2 tuh kantong doraemon buat minjem apapun alat yang bisa cepet kelarin tugas kuliah sebagai prasyarat mengikuti UAS (Ujian Akhir Semester dan satu lagi ketika banyak kegiatan seperti ini sering banget terkena panas dalam,tiba-tiba panas dalam yang disertai sakit tenggorokan.Kalo masalah panas dalam sih gampang.Tinggal minum Liang Teh Cap Panda keesokan harinya pasti sembuh.Apalagi akhir – akhir ini gue dipamerin sama liburannya mbak syahrini yang cetar membahana itu..
Oh..I WANT FEEL FREEEE ...
Aaaak..aku pengen liburan...!!!!
Dan Sampai pada suatu hari,berkat semangat,kegigihan  dan doa anak baik ini,  semua rutinitas tersebut telah selesai dilalui,termasuk tugas dan UAS.
"OHHH...I FEEL FREEE NOW....Libur panjang semester genap telah tiba".
Dan ini artinya kita harus memikirkan & menyiapkan ide,kemana kita harus pergi liburan serambi menunggu hasil nilai semester yang keluar.

Tapi kemana?Sapa siapa? #JOMBLOdetected
 Tiba-tiba terlintas bayangan untuk liburan ke suatu pantai.Dari beberapa pantai yang ada di kabupaten Banyuwangi.Entah kenapa tiba tiba angan ini tertuju pada suatu pantai yang bernama PULAU MERAH (PM) atau RED ISLAND (mungkin pantai yang jaraknya terdekat dari tempat tinggalku).Selain itu wajib hukumnya sebagai pembuka liburan kita harus berlibur ke pantai Pulau Merah,sebagai wujud kebanggaan kita (segenap masyarakat banyuwangi) akan kekayaan alam (pantai) lokal di wilayah kita,asli milik kita!.Oke akhirnya rencana itupun termantapkan.Segeralah saya menghubungi keluarga,mengajak untuk  pergi ke sana.Ya..Apalah arti liburan tanpa rame-rame bersama teman ataupun keluarga,betul enggak?Horeey... Kita Siap Berangkat Ke pantai Pulau Merah.Yeeeaay.. (ketika keluarga setuju dengan ide yang saya sampaikan)

Bagaimana kita bisa sampai sana?
Kalo dari kampung halamanku sih naik motor bisa,karena masih dalam satu wilayah kabupaten.Udah tahu kota Banyuwangi?Pasti saya yakin ada yang pernah dengar tapi belum pernah berkunjung!Kalau Pulau Bali?Pasti sudah dong,pasti sebagian besar traveller pernah ke Bali.Terus hubungannya apa?Saya yakin meskipun kalian masih asing dengan kota Banyuwangi tapi sahabat  sudah tau yag namanya pulau BALI.Ngomong-Ngomong soal bali,memang enggak ada habisnya mengenai keindahan alam dengan sejuta pesonanya.Tapi  ternyata Banyuwangi juga punya yang namanya pantai yang tidak mau kalah dengan pantai yang ada di pulau Bali lho.Pantai yang mana?
Sebelum membahas pantai yang satu ini,alangkah baiknya kalian mengenal Banyuwangi dahulu yaak...

Secara geografis kabupaten banyuwangi berbatasa langsung dengan selat bali.Sedangkan Kota Banyuwangi itu sendiri terletak di Pulau Jawa,tepatnya Provinsi Jawa Timur.Kota Banyuwangi memiliki batas – batas  wilayah :
  •          UTARA : Berbatasan dengan Kabupaten Situbondo
  •          TIMUR : Berbatasan dengan Selat Bali
  •          SELATAN : Berbatasan dengan  Kabupaten Jember
  •          BARAT : Berbatasan dengan Kabupaten Bondowoso
Dengan luas wilayah sekitar 5.800 Km2, segala hal yang ada di Kabupaten Banyuwangi sangat menarik untuk di bahas, baik dari segi budaya, pariwisata alamnya atau bahkan kulinernya.Tapi pada kesempatan kali ini akan saya bahas dengan “GAMBLANG”  dengan salah satu pantai indah yang ada di kota Banyuwangi,yaitu pantai PULAU MERAH (Lafal orang jawa,bacanya: Pulo Merah)

DI BANYUWANGI SEBELAH MANA SIH PANTAI PULAU MERAH ITU?
PANTAI PULAU MERAH terletak di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Kalian bisa kok mencari detailnya di google maps #hehehe..
Tetapi untuk lebih baiknya akan tetep aku jelasin kok detai tempatnya.Ini nih penampakan pantai pulau Merah?it's so amazing...
Katanya Rihanna ini sih "like diamonds in the sky". Hehe...
Sumpah ini caaaantiik banget..
Bukan saya aja yang ngomong loh yaa..
Mereka yang belum & sudah kesini juga bilang kek gitu lo... 
Masih belum percaya?Makanya buruan kesini yaa... :D
 
Cukup mudah menemukan & berkunjung ke pantai ini,ada beberapa pilihan rute yang disediakan diantaranya:
Bagi pengendara kendaraan pribadi
• Dari Arah Barat Banyuwangi ( Jember, Lumajang, Probolinggo dll )
Ambil jalan jurusan Kota Genteng ( ± 70 km dari Kota Jember ), dari Kota Genteng menuju ke arah selatan di Kota Jajag ( ± 12 km dari Kota Genteng ), dari Kota Jajag menuju ke arah selatan di Kota pesanggaran ( ± 25 km dari Kota Jajag ). Setelah sampai di Kota Pesanggaran, ambil arah menuju Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran yang kira-kira jaraknya ± 20 km dari Kota Pesanggaran.

• Dari Arah Timur Banyuwangi ( Banyuwangi Kota, Bali, Situbondo  dll )
Khusus untuk dari Bali naik Ferry dari penyebrangan Gilimanuk Menuju ke Ketapang, setelah dari Ketapang ambil arah selatan menuju Banyuwangi Kota ( ± 12 km dari Ketapang) dari Banyuwangi Kota tetap mengambil arah selatan sampai Kota Rogojampi ( ± 10 km dari Banyuwangi Kota), dari Kota Rogojampi tetap ambil arah ke selatan kira-kira 30 km menuju arah Kota Jajag. dari Kota Jajag menuju ke arah selatan di Kota pesanggaran ( ± 25 km dari Kota Jajag ). Setelah sampai di Kota Pesanggaran, ambil arah menuju Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran yang kira-kira jaraknya ± 20 km dari Kota Pesanggaran.

Bagi Pengendara Kendaraan Umum

• Dari Arah Barat Banyuwangi ( Jember, Lumajang, Probolinggo dll ) Dari Terminal Tawangalun Kota Jember naik Bus Jurusan Banyuwangi dan turun di Kota Jajag yang kira memakan waktu 2 – 3 jam di perjalanan, sesampai di terminal Jajag sudah tersedia Angkutan Umum ( Angkot ) Menuju ke Kota Pesanggaran, jarak tempuhnya kira – kira 1 – 2 jam Perjalanan. Dari Kota Pesanggaran dianjurkan untuk naik Ojek menuju ke pantai Pulau Merah karena keterbatasan Angkutan Umum yang masuk Ke sana.
• Dari Arah Timur Banyuwangi ( Banyuwangi Kota, Bali, Situbonda dll )
Dari arah Situbondo menggunakan angkutan Bus AKDP turun ke terminal Sritanjung, Ketapang( untuk Bus Jurusan Denpasar bisa langsung turun di Ketapang dan untuk Bus Jurusan Muncar bisa langsung turun di terminal banyuwangi Kota). Dari terminal Sri Tanjung sudah tersedia angkutan Kota Jurusan Banyuwangi Kota menuju ke Terminal Karangente yang memakan waktu ± 30 – 60 menit. Dengan naik Bus dari Terminal Karangente menuju ke Kota Jajag kira – kira memakan waktu ± 1 – 2 jam. sesampai di terminal Jajag sudah tersedia Angkutan Umum ( Angkot ) Menuju ke Kota Pesanggaran, jarak tempuhnya kira – kira 1 – 2 jam Perjalanan. Dari Kota Pesanggaran dianjurkan untuk naik Ojek menuju ke pantai Pulau Merah karena keterbatasan Angkutan Umum yang masuk Ke sana.
Demikian Rute Perjalanan menuju pantai Pulau Merah. Semoga bermanfaat bagi Kawan – kawan yang ingin berkunjung da yang masih asing dengan letak pantai Pulau Merah.

Oleh karena itu tidak terlalu ribet buat kita (saya & keluarga) buat main ke tempat ini.Tapi kalo temen2 ngebet banget ke pantai ini juga nggak ribet juga kok karena banyuwangi letak geografisnya strategis banget.Nah itu sebabnya Kalo udah di bali,nanggung banget nih buat kalian para traveller buat nyicipi tempat yang satu ini.Apalagi di Banyuwangi banyak banget spot pantainya.
Nah dibawah ini ada beberapa pertanyaan,yang bisa jadi mewakili pertanyaan-pertanyaan sahabat  Liang Teh Cap Panda
KENAPA PANTAINYA BERNAMA PULAU MERAH?
‘’Oh mungkin Pasirnya berwarna merah kan..?”
Jawaban yang spontan juga saya terka ketika pertama kali mendengar nama pantai ini.Kalau kalian ngejawab demikian,salah loh.Karena menurut orang-orang setempat sih bukan itu alasannya,tetapi karena di pantai ini terdapat pulau kecil berbentuk seperti karang karang raksasa) dengan ditumbuhi pepohonan.Pulau kecil ini akan tampak berwarna jingga kemerahan apabila cahaya senja menyinarinya.

TAUKAH KAMU BEBERAPA TAHUN TERAKHIR RED ISLAND mempunyai agenda tahunan?
Agenda tahunan pada tahun 2014 ini sudah terselenggara pada tanggal 23-25 Mei 2014,yaitu dengan diadaknnya “International Surving International”.
Yaaps..dari nama acaranya aja sudah dapat dipastikan bahwa acaranya sangat meriah karena partisipasi surver tidak hanya dari penduduk lokal tapi juga bule-bule gitu :D.Nah ombak yang cantik dan tinggi ini,cocok sekali bagi kalian traveller yang hobi sama olahraga air ini.Berbagai negara ikut berpartisipasi loh..Mulai  dari Australia, Amerika Serikat,, Malaysia, Jerman, Italia, Swedia, Brazil, Portugal, Prancis, Austria, Belanda, dan Afrika Selatan, Selandia Baru, Singapura dll.Dan hebatnya surver lokalpun tak kalah saing mereka banyak menggondol juara.Atau kalian yang jago main surving,hey..banyak yang tantang lo disana #bukangue hehehe 

Ombak ketika tinggi dapat digunakan untuk surving..yuhuuu...
So,pinter-pinter aja update info tentang RED ISLAND supaya kalian bisa sekaligus datang ke RED ISLAND dan menikmati rentetan event tahunan tersebut.

Tiket masuk Ke RED ISLAND berapa sih?
Kalau hari-hari biasa sih GRATIS,Cuma bayar parkir kendaraan aja sih.Tetapi pada hari biasa pengunjung dikenai tiket masuk Rp.3000,- dan sabtu-minggu Rp.5000,- (sudah termasuk parkir).RED ISLAND sore hari itu indah banget.Lihatlah SUNSETnya RED ISLAND & pasir putih yang halus cocok banget menjadi spot pemotretan atau sekedar foto rame-rame bareng teman/keluarga.Makanya cocok banget buat kita yang seneng main pasir..heheh.

Kalo aku ingin bermalam di pantai,menginapnya dimana?
Karena pantai ini tergolong pantai yang berkembang.Untuk sementara ini belum ada hotel yang terdekat.Adapun hotel Panorama yang jaraknya 2 Km sebelum Red Island.Tetapi kalian tetep bisa bermalam kok di perumahan penduduk setempat yang disewakan untuk homestay (kapasitas 2 orang),dengan kisaran harga 150  ribu/mlm.Info tersebut saya dapatkan dari beberapa informasi dari teman,karena saya sendiri belum pernah bermalam di pantai ini (karena jarak tempat tinggal yang bisa ditempuh dengan alokasi waktu beberapa jam saja).

Oke,kita lanjut ceritanya..
Setelah beberapa jam,berkendara motor akhirnya kita sampai ditempat tujuan.
Kita berfoto-fotoan dahulu di tepi pantai bareng keluarga.Oh iya,kita rame-rame kesana tidak hanya bareng teman tapi juga bareng keluarga.

Yakin deh,setelah sampai di pantai,ingin rasanya cepat berlarian di pantai sambil menghirup udara pantai,mendengarkan deburan ombak sekalipun udara saat itu panas banget,tetapi karena di pantai jadinya panas-panas sejuk gitu deh.Wow..
Rame banget ada yang bermain air,bermain  pasir,foto-fotoan,dll  disana.Dan yang aku lakukan pertama kali sebelum ikut-ikutan bermain air  adalah mengambil foto sambil menggengam  Liang Teh Cap Panda .Disebelah kiri tangan dan sebelah kanannya memegang kamera.Byuh segeeer banget minum Liang Teh Cap Panda saat berada ditempat yang terik matahari.Loh kok nemu minuman dingin?dapat darimana?Hehe..namanya juga jalan-jalan apapun yang dibutuhkan harus dipersiapkan dengan matang,agar liburan kita asyik dan menyenangkan [TIPS jalan-jalan].Memang sengaja kok beli Liang Teh Cap Panda di minimarket dalam perjalanan menuju pantai.  
Ditepian pantai sana juga banyak payung merah.Buat apa sih banyak payung merah? Buat berteduh dan santai menikmati suasana pantai yang bagus banget.Pantai yang berpasir putih dengan air laut jernih diimbangi dengan suara deburan ombak yang saat itu bisa dikatakan ombaknya agak besar.Tapi buat kalian yang mau kesini,alangkah baiknya membawa alas tikar sendiri ya,seperti aku (biar hemat) hehe..
Tapi buat kalian yang tidak mau kerepotan bawa alas/tikar disana juga ada persewaan tikar/alas kok dengan harga sewa Rp.5000.Sedangkan dengan harga sewa Rp.20.000 (2 jam),Rp.30.000 (2 jam),dan Rp.50.000 (3 jam) kita dapat menikmati pemandangan pantai dengan bersantai ria di bawah payung merah dengan kursi seperti ini.
Duh.adek ini santai sekali yaaak..kek gini nih namanya bener-bener liburan..

Sehabis foto-fotoan dan bermain di pantai pasti urusannya nggak jauh-jauh dari perut,akhirnya kita memutuskan untuk makan bareng bareng.Tapi sebelum makan bareng kita segera menuju kamar mandi yang telah disediakan disana,fasilitas ini dapat digunakan untuk membersihkan/membasuh diri dan buang air dengan membayar Rp.2000.Setelah kita berganti pakaian karena baju dan celana yang basah & kotor penuh pasir,kita kembali ke tepi pantai dibawah pepohonan yang rindang untuk makan bareng.Lagi-lagi kita selalu siap dengan barang bawaan,kita bawa bekal dari rumah.Jadinya tinggal gelar aja tikar di bawah pepohonan bakau ditepi pantai..(nggak usah beli heheh)

Nyoom..Nyooom..Nyooom..kita siap melahap makanan nikmat yang dibawa dari rumah.

LHO,emang disana enggak ada yang jualan makanan?
ada dong!Karena kita datangnya rame-rame alangkah baiknya jika bawa bekal dari rumah biar hemat,tapi kalo pengen merasakan jajanan pantai disana ada juga kok,tepatnya ditepian pantai berjajaran jajanan yang bisa kalian pilih.Salah satu yang pasti saya beli ke sana yaitu es kelapa muda yang banyak dijajakan disekitar pantai.Suasana ramai pengunjungpun membuat lebih menyenangkan,karena hari itu bertepatan dengan libur sekolah jadi banyak banget anak-anak yang ditemani orang tuanya jalan-jalan di pantai ini


                 
Tapi Sayangnya cuaca saat itu sedikit mendung,menunjukkan beberapa saat lagi akan turun hujan.Kesimpulannya kita harus bersiap-siap pulang.Sedikit kecewa sih,tapi tak apalah,karena liburan masih panjang dan kapan-kapan aku akan kesini lagi dalam waktu dekat #pikirku
Oh iya,saya ada tips nih buat kalian yang akan berlibur ke pantai,simak dibawah ini yuk.semoga bermanfaat...

Artikel ini diikutsertakan dalam Blog Contest "Travelogue Wisata Pantai di Indonesia" 
Semoga memberi insipirasi buat sahabat  Liang Teh Cap Panda yang lagi bingung memilih wisata pantai untuk dikunjungi.Ini pantai yang tepat buat kalian loh guys.Yuk ke pantai Pulau Merah.Buat kalian bisa juga ikutan blog competition ini.FYI klik banner dibawah ya...
 
Follow | Twitter : @CapPandaID | FB :LIANG TEH CAP PANDA