Ketahui Waktu Ideal Menyimpan Daging dalam Kulkas Berikut Agar Nutrisinya Tetap Terjaga


Salah satu perangkat elektronik yang wajib ada di dalam rumah Anda diantaranya adalah kulkas, sudah wajib hukumnya lemari es ini dimiliki oleh pasangan, dengan tujuan nantinya akan mempermudah Anda untuk menyimpan beragam jenis bahan makanan ke dalamnya, sehingga lebih tahan lama. Di pasaran sendiri nyatanya produk kulkas ini dijual dalam berbagai pilihan merk, sehingga pastinya Anda juga tidak akan kesulitan di dalam memilih yang terbaik untuk digunakan. Seperti diantaranya adalah seri terbaru kulkas Panasonic Prime Fresh yang kini hadir di pasaran.
Lebih baik untuk kebutuhan rumah tangga sendiri, maka Anda dianjurkan untuk membeli kulkas 2 pintu, dimana di dalamnya terdapat juga fitur freezer yang berfungsi sebagai sarana pembekuan, sehingga bisa dipakai untuk membuat es batu dan tak kalah penting juga dapat digunakan dalam menyimpan daging agar lebih tahan lama. Lalu sebenarnya berapa lamakah Anda dapat menyimpan daging dalam kulkas. Karena secara tidak sadar biasanya banyak yang membiarkan daging tersebut tersimpan hingga berbulan-bulan, meskipun kondisinya masih layak pakai, namun nutrisinya sudah hilang. Berikut ini yang harus Anda ketahui, yaitu:

  1. Daging merah, baik itu daging sapi, domba, kambing, babi maupun kerbau bisa disimpan di kulkas hingga 4 hari. Jika seandainya disimpan di dalam freezer bahkan akan tahan sampai berbulan-bulan hingga 4 bulan.
  2. Daging unggas, sementara itu untuk jenis daging ayam, kemudian juga bebek ataupun daging burung, maka ia akan bertahan di dalam kulkas khususnya pada freezer hingga 9 bulan, jika ditaruh biasa maka hanya bisa bertahan maksimal 4 hari saja.
  3. Makanan laut, bagi Anda penggemar seafood maka penyimpanan di dalam kulkas ini adalah cara terbaik untuk menjaganya agar tetap awet bukan. Jika disimpan biasa atau bukan di freezer maka ia dapat bertahan hingga 2 hari, sedangkan jika seandainya ditaruh dalam freezer, maka daging ini bisa bertahan maksimal hingga 6 bulan dalam kondisi beku.
Dapatkan juga fitur kulkas Panasonic Prime Fresh antibakteri untuk memungkinkan produk daging yang disimpan tetap segar dan tahan lama.

3 Perhatian Penting Menyembuhkan Luka Setelah Operasi

Pertanyaan yang hampir selalu muncul pada orang yang baru saja melaksanakan operasi adalah “kapan jahitan penutup  luka bekas operasi  bisa dibuka?" Jawabannya tentu tidaklah sama, hal itu tergantung dengan kondisi setiap individu dan juga jenis operasi yang dilakukan. Akan tetapi, secara garis besar luka operasi dapat sembuh lebih cepat jika dilakukan perawatan yang tepat. 

Nah, Anda yang baru saja selesai melaksanakan operasi, merupakan suatu keharusan untuk Anda bisa merawat dengan baik luka pasca operasi yang Anda punya. Pasalnya, jika Anda tidak merawat secara hati-hati bekas operasi tersebut, maka bisa jadi justru menimbulkan infeksi dan masalah kesehatan yang lain. 

Beberapa kondisi pasca operasi memang mengharuskan pasien untuk tetap tinggal di rumah sakit demi penanganan luka operasi lebih intensif. Akan tetapi, pada sebagian keadaan lain juga pasien diperbolehkan pulang dengan kondisi luka setelah operasi yang belum pulih. Disinilah Anda perlu untuk melakukan perawatan sendiri dengan cara yang tepat. Setidaknya ada 3 perhatian penting dalam perawatan luka operasi. Ketiganya adalah sebagai berikut: 

1. Perban Harus Diganti 
Perhatian penting pertama pada luka pasca operasi adalah perban penutup luka harus diganti secara berkala. Jangan ragu untuk meminta dokter atau perawat menunjukkan cara yang tepat untuk mengganti perban penutup jahitan bekas operasi. Perhatikan betul langkahnya dan waktu penggantian yang tepat. 

2. Luka Operasi Harus Bersih 
Luka setelah melakukan operasi harus selalu bersih adalah perhatian penting yang kedua. Menjaga kebersihan bekas operasi tujuannya tak lain agar terhindar dari infeksi. Cara agar luka operasi selalu bersih tidak hanya sekedar mengganti perbannya saja. Mulai dari cuci tangan sebelum mengganti perban, kemudian memastikan luka bekas operasi tidak terkena air dan selalu menjaga suhu tubuh dalam kondisi normal, tidak terlalu lembab, terlebih di bagian luka tersebut. 

3. Cek Secara Berkala 
Perhatian yang ketiga adalah cek selalu secara berkala kondisi luka operasi yang Anda miliki. Jangan ragu untuk membawa ke dokter apabila dijumpai kondisi luka pasca-operasi menunjukkan bercak merah atau kuning maupun kondisi aneh lainnya. Selain itu, apabila takut melakukan penggantian perban sendiri, mintalah bantuan pada tim medis terdekat. 

Website  www.guesehat.com   bisa menjadi salah satu referensi untuk Anda belajar lebih banyak tentang dunia kesehatan. Di guesehat.com bisa dijumpai begitu banyak tips-tips hidup sehat agar terhindar dari berbagai macam penyakit.