Gorry Gourmet: Tragedi Ngantuk setelah perut kenyang, apanya yang salah?

14 comments
Lapar ditengah malam membuat tidak bisa tidur. Ya, dengan label anak kos, biasanya keluar menuju minimarket terdekat. Tidak seperti dirumah sendiri, kalau tengah malam lapar pasti dapur adalah ruangan yang dituju. Buka tudung saji dimeja makan atau tipe-tipe seperti saya, buka kulkas dan menyusuri stock  yang ada didalam kulkas untuk mencari 'sesuatu, apa saja yang bisa dimakan.' Asalkan bisa makan kenyang dan kembali tidur.


Berbeda cerita tapi masih berhubungan dengan makan dan tidur. Banyak yang mengatakan kondisi perut yang kenyang dapat mendatangkan rasa kantuk. Benar nggak ya? Berdasarkan pengalaman, saya tentu pernah merasakan kondisi seperti ini. Tapi al ini tragedi kebetulan atau memang secara ilmiah bisa dijelaskan, saya kurang begitu jelas mengetahuinya.

Pada akhirnya tragedi yang sama terjadi 2-3 kali. Saya merasakan kantuk yang tak tertahankan. Tidak menjadi masalah jika pada waktu yang sama, saya memiliki waktu untuk merebahkan tubuh di tempat tidur. Tapi sungguh, tragedi ini benar-benar tidak saya inginkan pada saat-saat seperti itu. Merasakan kantuk berat ditengah-tengah acara seminar atau acara resmi.


Berlipat bahaya jika pada event seperti itu, kita adalah bagian dari panitia penyelenggara. Rasa kantuk membuat kita tidak maksimal dalam melakukan pekerjaan yang menjadi tugas dan kewajiban. Tentu, tidak ingin mengalami kejadian yang sama kesekian kalinya, saya mencari solusi. 

Berusaha mengkaitkan apa saja yang saya makan dan kemungkinan-kemungkinan lain yang menyebabkan saya ngantuk  setelah kenyang.  Tidak lama kemudian, saya menggali informasi versi ilmiahnya melalui internet. Lalu, Tragedi Ngantuk setelah perut kenyang, apanya yang salah?


Reduksi oksigen adalah bianglalanya, eh, maksudnya biang keladi. Reduksi oksigen (pengurangan oksigen) yang diserap tubuh ini terjadi saat perut kekenyangan. Sebesar 20-40% atau sekitar 5-10 detik terjadi pengurangan karena hiperventilasi (pernafasan berat). Selain itu kejutan biokimia juga menyebabkan pernapasan menjadi berat dari kondisi normal.

Pernah mendengar istilah syok biokimia? 

Jadi, syok biokimia itu munculnya ditandai dengan rasa kantuk setelah makan atau tidur. Overbreathing (memerlukan kerja pernapasan yang lebih banyak) terjadi pada kadar oksigen otak ketika oksigen mengalami penurunan hingga berada dibawah 20 detik. 

Dari proses itu mengakibatkan darah menjadi miskin oksigen, berkurangnya pasokan enzim pencernaan, akumulasi dari produk sisa metabolisme dalam usus besar dan sel tubuh lainnya. Dilema banget ya, saat dihadapkan dengan makanan lezat (gratis pula).


Oh iya, mengantuk setelah makan juga bisa mempercepat proses penggemukan badan (obesitas) loh. Dan, biasanya orang penderita obesitas atau memiliki berat badan di atas normal lebih cepat mengantuk bila makan berlebih. 
Menurut Gabe Mirkin, M.D., jika kita merasa mengantuk setelah makan, terutama setelah permen atau produk roti, maka masih termasuk normal. Makan makanan manis menyebabkan otak kita untuk membuat sejumlah besar serotonin, neurotransmiter, yang membuat orang tertidur secara alami di malam hari. - www.republika.co.id
Sangat jamak memang permasalah yang terjadi. Sudah menjadi hal tentu, jenis makanan yang kita konsumsi juga sangat mempengaruhi hubungan antara kenyang-ngantuk-obesitias dan peluang terjadinya masalah kesehatan lainnya. Satu sama lain saling berhubungan. 

Selain dapat diindari dengan memperkaya pengetahuan tentang kesehatan, kebiasan kita untuk makan dan jajan juga harus lebih diperhatikan. Enak itu wajib, tapi makanan yang enak dan tidak menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang adalah prioritas.

Seiring dengan berjalannya waktu dan masa kemodernan, tidak susah juga untuk menemukan layanan chatering khususnya bagi orang-orang yang workaholic dan tidak mempunyai banyak waktu untuk menyusun makanan sehat yang dikonsumsi setiap hari.
        
Halooo, workaholic pusat jakarta dan sobat yang tinggal di jantung negara, Gorry Gourmet mempermudah kita untuk menyiadakan jasa chattering dengan jenis makanan yang menyehatkan. Karena enak belum tentu sehat. Tetapi jika enak dan sehat bisa kita dapatkan, why not? Untung double dong.

Singkatnya, Gorry Gourmet adalah catering online di Jakarta yang menyediakan makanan kaya nutrisi plus citarasa yang nikmat dan sehat. Untuk workaholic dan orang dengan rutinitas sibuk gorrygourmet siaga. Dengan rutinitas yang padat, tentu bagi mereka (orang dengan rutinitas sibuk) sulit menyempatkan diri untuk berbelanja bahan-bahan berkualitas dan mengolahnya jadi makanan sehat dan makanan enak. 


Tingkat masakan yang bisa dipilih beragam. Mau masakan nusantara atau mancanegara bisa! Sekaligus ini juga meruakan solusi yang bisa diandalkan untuk diet sehat dan menjaga berat badan tetap ideal di tengah rutinitas yang padat. Selain kebutuhan nutrisi tercukupi setiap harinya dengan makanan enak juga sehat, hal ini tentu sangat memudahkan kita yang ingin mengatur pola hidup sehat. 


Semua bisa tercover dengan baik. Baik yang ingin menambah berat badan (seperti saya) atau menurunkan berat badan dengan cara diet alami dengan sebutan diet mayo -pun disediakan. Di racik oleh para chef profesional menciptakan menu-menu diet sehat lezat dengan terjaga garam rendah sodium yang terukur sebagai cara diet alami. 

Praktis dan kemudahan yang didapatkan otomatis akan mengatur pola hidup yang sehat dan anti kelaparan. Jika butuh camilan cepat, goeey gourmet juga memiliki menu yang bisa express delivery (pesan mendadak). 


Bukan makanan/minuman biasa yang kalian dapatkan dari gorry gourment. 3 value yang kamu dapatkan antara lain: Exceptionally Delicious, Customized Package, Customized Package.


For your information, dari sekian menu yang telah saya sebutkan diatas terdapat spesifikasi/kelompok menu yang dapat disesuaikan dengan program kesehatan yang kita rencanakan. Program diet, muscle atau sekedar camilanpun ada paket menunya.


Bagaimana dengan para pelanggan gorry gournet sebelumnya, apakah mereka puas dengan layanan dan menu-menu yang ada? Tentu dong. Silakan baca-baca testimoninya di website gourry gournet deh. Nah, sobat bisa juga klik disini

Jangan lupa lihat ribbon dipojok atas websitenya. Disana terlihat tulisan IWA Awards yang merupakan penghargaan yang diperoleh gorry gournet (www.gorrygourmet.com) di tahun 2017 ini.  Indonesia Website Awards 2017 (IWA) merupakan ajang penghargaan website terbaik yang didedikasikan khusus bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Digital di Indonesia yang diselenggarakan oleh Exabytes Group.

Exabytes Group ini sekaligus merupakan salah satu perusahaan penyedia layanan Web Hosting terbesar di Asia Tenggara. Bertujuan untuk mengapresiasi kinerja serta kreativitas dari para web developer, web designer, serta pemilik UKM digital di Indonesia. Jadi, sekarang waktunya menjoba first delivery kamu di Gorry Gournet ya sobat workaholic. Salam workaholic :)

Dari pelanggan setiamu : Untuk Kereta Api Indonesia di Masa Mendatang

5 comments
Selamat ulang tahun PT. Kereta Api Indonesia ke 72.
Semoga PT. KAI semakin maju dan melaju. Dan menjadi moda transportasi yang favorit, yang aman, yang cepat dan tepat waktu.
Ayo, naik kereta api! 

(Presiden Republik Indonesia Joko Widodo)

Tertulis disalah satu sosial media. Sekaligus mempertegas apa yang saya lihat samar-samar tadi pagi, saat melewati stasiun kota Jember dengan sepeda motor kecepatan +-20 km/jam. Cukup riskan untuk menolehnya kembali ke belakang dengan kondisi jalanan yang ada. Terlihat tampilan depan pintu masuk pembelian tiket kereta api berbeda dari biasanya. Sedikit menoleh, tapi tidak terpuaskan.

Sekilas meriah dengan warna orange, biru dan putih. Tidak kalah menyita perhatian dibagian sisinya terdapat tulisan 72 yang kontras dan berukuran lebih besar. Saya baru sadar, kali ini kereta api Indonesia sudah memasuki usia ke 72. Ini menjadi hal menarik untuk saya ketahui karena 2 hal yang bersamaan terjadi. Angka 72 di tahun 2017 menjadi usia Republik Indonesia tercinta sekaligus hari jadi PT. Kereta Api Indonesia.

Lebih lanjut, saya penasaran dengan "history" perkeretaapian Indonesia setelah menyadari kesamaan usia ke-72 ini. Berusaha menelusuri informasi dari berbagai sumber pustaka kemudian berusaha mengaitkan dengan kemerdekaan Indonesia. Terbesit pertanyaan,"Kira-kira, bagaimana keadaan perkeretapiaan pada saat itu?" 


Tidak seringkas perjalan yang saya gambarkan melalui infografis diatas. Kenyataanya, masalah demi masalah terjadi, perusahaan-perusahaan bermunculan, jalur kereta api semakin berkembang, pembangunan rel kereta api di berbagai daerah, hingga muncul inovasi-inovasi jalur rel untuk berbagai macam keperluan diberbagai daerah juga tidak luput dari masalah.

Seperti yang pernah saya ketahui dibuku pelajaran IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) sekolah dasar, pada tahun 1942 Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang dalam sebuah perjanjian Kalijati. Sejak saat itu, berakhirlah masa penjajahan Belanda dan digantikan oleh Jepang. 

Tidak lama dibandingkan penjajahan sebelumnya, Jepang sendiri menjajah Indonesia hanya dalam waktu 3,5 tahun dan berakhir pada tanggal 17 Agustus 1945 yaitu tepat saat proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Seperti berpindah tangan, perkeretaapian juga mengalami beberapa perubahan. Semasa pendudukan Jepang, seluruh jalur Kereta Api bahkan yang terpisah sekali pun seperti di Sumatera juga dikelola sebagai satu kesatuan.

Di Sumatera, perkeretaapian dikelola oleh cabang-cabang angkatan Bersenjata kekaisaran Jepang. Salah satunya, kebijakan baru pendudukan Jepang untuk mengubah lebar sepur 1.435 mm menjadi 1.067 mm (Jawa) untuk lebar sepur ganda.


Ditetapkannya tanggal 28 September 1945 sebagai Hari Kereta Api serta dibentuknya Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) juga bukan tanpa alasan. Mereka menegaskan bahwa mulai hari itu kekuasaan perkeretaapian berada di tangan bangsa Indonesia sepenuhnya. Sehingga Jepang sudah tidak berhak untuk mencampuri urusan perkeretaapian di Indonesia (berkumpul di lapangan Balai Besar Kereta Api Bandung). Urusan dengan Jepang selesai? Belum.

Masalah-masalah internal antar kelompok perkeretaapian juga satu sama lain dikoordinasi, terlihat panjang dan ruwet. Pertemuan demi pertemuan dilakukan antar kelompok dalam rangka rencana perebutan seluruh stasiun kereta api dari tangan Jepang.

Dimulai dari Jakarta, stasiun kereta Manggarai dan Djatinegara pertama kali direbut. Kemudian merambah dengan stasiun-stasiunm lainnya. Perebutan yang dramatis, dibumbui dengan pertempuran dengan tentara Jepang yang masih bersenjata lengkap dan dalam kondisi siap tempur. Merdeeeeka! 


Dengan dipasangkannya tanda merah putih dan disertai tulisan “Milik Republik Indonesia” oleh laskar AMKA itu menandakan bahwa stasiun tersebut sudah berhasil direbut dari tangan Jepang.

Begitulah gambaran yang terjadi saat itu sebelum menjadi tahun yang ke-72 kereta api pada tahun ini. Seberapapun panjang tulisan yang saya tulis dan berusaha kisahkan, memang tidak akan pernah cukup untuk mempresentasikan sepenuhnya apa yang terjadi saat itu.

Tapi inilah usaha yang saya lakukan untun "balas budi" saya kepada moda transportasi favorit yang nyaris tidak pernah mengecewakan. Balas budi dalam bentuk tulisan yang berisi harapan. Semoga dengan ini, semakin banyak lagi orang yang peduli dan tidak melakukan tindakan-tindakan negatif untuk mencoreng perkeretaapian Indonesia. Ingat sejarah, Ingat kewajiban kita dimasa prasejarah seperti sekarang ini.


Penilaian nyaris sempurna dari saya bukan berarti tanpa celah. Saya rasa masih ada sedikit "unek-unek" yang sayang jika tidak saya ceritakan pada tulisan ini. Saran-saran, harapan atau keluhan yang pernah saya lihat, dengar dan rasakan oleh diri sendirimaupun orang sekitar saya. 

Semakin tua, semakin menjadi. Perbaikan demi perbaikan menuju perkeretapian indonesia kearah yang lebih baik sangat (masih) diperlukan. Sehingga penilaian nyaris sempurna yang pernah saya labelkan bisa saya kemudian saya ralat menjadi sempurna (suatu saat). Tidak hanya penilaian dari saya (perorangan) tapi juga semua masyarakat Indonesia secara keseluruhan.


1. Toilet di Gerbong Kereta Api Ekonomi. 
Jujur saya adalah pecinta gerbong kereta ekonomi (tidak pernah naik gerbong kelas Eksekutif dan Bisnis). Beberapa kali naik kereta api, pasti khawatir jika ditengah-tengah perjalanan mendadak ingin ke "kamar kecil". Masalah klasik seperti: air bersih yang tidak tersedia, kebersihan yang tidak terjaga masih saya temukan. Para penumpang dan pihak terkait harapannya bisa memperhatikan masalah ini.

2. Tidak berfungsinya palang pintu perlintasan kereta api
Memang, sewajarnya penyeberang lintasan kereta api harus tengok kanan-kiri-kanan layaknya menyeberang di jalan raya. 

Tapi dengan munculnya 2 peristiwa tragis yang terjadi diperlintasan rel kereta api dikota perantauan, ini menjadi masalah besar dan beresiko tinggi (mengancam keselamatan jiwa). Beberapa perlintasan yang saya amati, palang pintu perlintasan kereta api tidak berfungsi (tidak ada penjaga perlintasan kereta api) maupun kerusakan rampu yang rasanya sudah lama dan tidak kunung diperbaiki.

3. Jadwal perjalanan atau gerbong ditambah lagi dong.
Sebagai moda transportasi favorit banyak kalangan, ini sangat diperlukan. Menampung lebih banyak penumpang dengan jadwal perjalanan yang ditambah.Sehingga tidak ada lagi cerita keabisan tiket ketika anak kuliahan/pegawai mudik diakhir pekan pada hari-hari biasa. 

Saya yakin, ini menjadi masalah sekaligus tantangan tersendiri untuk perkeretapian indonesia tentunya. Karena sudah diketahui bahwa transportasi umum paling diminati hingga saat ini adalah kereta api. Sering sekali saya mengantarkan teman-teman saya yang akan mudik diakhir pekan perkulihan tapi "sayang" tiketnya sering kehabisan. Solusinya, saya harus mengantar mereka jauh-jauh waktu sebelum keberangkatan, itupun kadang kehabisan tiket juga.

4. Maaf, penumpang harap patuhi rambu atau aturan yang berlaku!
Entah, apakah para penumpang "kurang bisa" membaca rambu atau aturan yang berlaku didalam gerbong kereta maupun wilayah stasiun tapi dari beberapa kali saya masih menjumpai satu dua orang masih melakukan membuang sampah sembarangan (sengaja/tidak sengaja dijatuhkan dikolong tempat duduk). Padahal disana juga sudah disediakan kantong-kantong plastik untuk membuang sampah.

5. Kereta api kadang telat datang?
Ini tentang yang saya rasakan tanpa mengetahui bagaimana sistem internal dari datang dan berangkatnya kereta api. Tapi kadang ini menjadi sedikit tidak adil. Kita terlambat sedikit waktu saja bisa ditinggal kereta api. Tapi bagaimana dengan kebijakan jika kereta api yang kita tunggu terlambat? 

Sepertinya bisa, diberlakukan seperti apa yang beraku dibandara. Penumbang diberi snack/camilan untuk sedikit mengobati kejengkelan dalam hati. Atau bagaimana dengan pengembalian (sekian)% dari harga tiket yang sudah kita beli? Seperti cukup adil. Eh, tapi ini saran yang penuh imajinatif saja. Tidak lain, tujuan saya adalah menyampaikan "uneg-uneg" ataupun kesan selama menggunakan moda transportasi kereta api. 

6. Pembaharuan fitur-fitur yang mendukung aksesbility dengan layanan perkeretaapian.
Saya belum bisa melakukan pengecekan kode booking di KAI Access versi yang terbaru. Meskipun sudah menginstal dan mencobanya, saya rasa masih harus dilakukan pengembangan pada beberapa fitur aplikasi #KAIAccess sehingga bisa dikategorikan sebagai aplikasi yang mempermudah pelanggan setia kereta api dan kaya akan fitur.

7. Banyak promo 
Ini benar-benar harapan, kereta api selalu memberikan promo-promo yang menarik disetiap waktu. Jika para pelanggan setia kereta api hanya memberi kesan, saran dan harapan untuk kereta api indonesia kedepan pada hari ulang tahunnya. Bagaimana jika promo khusus juga berlaku untuk para pelanggan setia kereta api pada saat kita sedang berulang tahun? :)

8. Kereta api+wifi = surga
Menikamti perjalanan dengan dilengkapi fasilitas free wifi didalam gerbong kereta. Mengerjakan pekerjaan yang membutuhkan jaringan internet ketika berada diperjalanan sangat menjadi idaman. Harapan saya, meskipun digerbong ekonomi nantinya para penumpang dapat disuguhi wifi secara gratis.

Dari masalah-masalah kecil yang harus segera diselesaikan hingga masalah-masalah yang menjadi keluhan para penumpang dapat diselesaikan sesegera mungkin. Saya juga masih menaruh banyak harapan, suatu saat seluruh wilayah di Indonesia satu sama lain terhubung dan dapat diakses dan terintegrasi dengan menggunakan moda transportasi kereta api. 

Tersedianya kereta api super cepat yang ada dimasing-masing pulau. Daratan dan perairan tidak lagi menjadi masalah untuk menjangkau daerah di Indonesia satu-sama lain (tidak hanya jawa dan sumatera) dimasa depan. Ya, tentu saya akan menjelajahi pesona alam Indonesia yang katanya tiada tara.

Sebagai angkutan masal, kereta api dapat menunjang kebangkitan Indonesia. Kegiatan sosial, ekonomi, politik dan kepariwisataan dapat ditingkatkan. Ketika kereta api Indonesia gencar berbenah di perjalanan usia, kemudian masyarakat sebagai penumang lebih sadar dan taat dengan aturan yang berlaku, inilah sinergi yang sangat menarik.

Kenyamanan, keamanan dan kemudahan yang selalu ditawarkan kereta api Indonesia akan membuat masyarakat jatuh hati. Sekaligus langkah untuk mengurai kepadatan volume kendaraan dan mempercepat arus lalu lintas orang dan barang. Tentu, kereta api akan menjadi idola untuk mobilitas masyarakat berbagai keperluan.

Oh iya, tulisan ini sekaligus menjadi persembahan kado dari saya. Sekali lagi, Selamat Hari Kereta Api Nasional! Semoga semakin menghubungkan negeri dan melancarkan silaturahmi. Salam, mahasiswa yang hobi naik kereta api :)

Laptop 2in1 : Daily Driver fleksibel untuk para content creator

28 comments


Sedikit cari tahu, istilah gaya hidup pada awalnya dibuat oleh psikolog Austria, Alfred Adler (1929). Pengertian yang lebih luas, mulai digunakan sejak 1961. Gaya hidup bisa dilihat dari cara berpakaian, kebiasaan, dan lain-lain. 

Gaya hidup bisa dinilai relatif tergantung penilaian dari orang lain. Gaya hidup juga bisa dijadikan contoh dan juga bisa dijadikan hal tabu. Contoh gaya hidup baik: makan dan istirahat secara teratur, makan makanan 4 sehat 5 sempurna, dan lain-lain. Contoh gaya hidup tidak baik: berbicara tidak sepatutnya, makan sembarangan, dan lain-lain.  (wikipedia)

Jadi, bagaimana dengan lifestyle yang kamu miliki sekarang? Jika sudah berjalan dengan baik, lanjutkan. Tapi jika dirasa kurang baik atau kurang sempurna, tentu hal ini harus diperbaiki. Tujuannya agar potensi yang ada pada diri semakin maksimal. Teruslah memperbaiki diri, ciptakan atmosfer positif untuk orang-orang sekitar. Find your passion!

Lifestyle akan menemukan passionnya masing-masing. Ya, membentuk passion. Misalnya, entah kenapa saya adalah tipe orang yang suka dan selalu tertarik dengan aktivitas "membuat sesuatu". Bisa dibilang kalau saat ini, warganet lebih akrab mengenal kecenderungan saya ini sebagai "create content" (membuat konten).

Sangat jamak, saya suka menggambar, fotografi, videografi, podcast dan pokoknya dengan hal yang masih erat hubungannya dengan membuat sesuatu. Mengasah ketajaman seni & kreativitas.



Benih-benih kreativitas ini mulai saya rasakan sejak saya menginjak usia sekolah. Ketika berumur 6 tahun, menginjak pendidikan taman kanak-kanak nol besar (saat ini TK B). Memang, disaat seharusnya pendidikan taman kanak-kanak menghabiskan waktu 2 tahun (normal), saya hanya 1 tahun. Bukan-bukan, ini bukan karena saya sangat pinter kemudian dimasukkan dalam kelas TK B. 

Sejujurnya, dulu saya sangat takut mendengar kata "sekolah". Butuh waktu yang sangat lama ibu membujuk saya agar mau bersekolah seperti anak-anak yang lainnya. Tapi, semenjak merasakan "enaknya sekolah" saya demen banget yang namanya sekolah. Bahkan bisa dikategorikan, saya adalah siswa yang cukup jago menggambar diantara siswa TK lainnya. Itu dulu ya, sekarang mah cara gambar aja lupa :(


Dimana, ketika ibu guru memberi tugas mengambar pemandangan. Biasanya untuk ukuran siswa TK sangat banyak diantara (hampir semua) menggambar dua buah puncak gunung, pohon kelapa dan burung-burnung dikanan-kirinya, ada jalan raya yang diapit bersawahan, matahari yang mempunyai mata, hidung, telingga (layaknya wajah manusia) yang digambar diantara kedua gunug tersebut, tapi berbeda dengan saya.

Saya pasti membuat sesuatu yang berbeda. Mungkin mengganti sawa dengan perumahan, kolam ikan, pertokoan, deretan sekolah dan lain-lain yang berbeda lengkap dengan kucing, ayam, semut, ular dan hal-hal lain yang hampir tidak ditemukan digambar teman-teman lainnya.



Semenjak saat itu ketertarikan saya cukup tinggi dengan seni. Setiap ada lomba menggambar dan mewarna saya juga selalu mengikutinya. Setiap disekolah diberi tugas ibu guru untuk menyanyikan lagu, beberapa hari sebelumnya saya terus-terusan menghafal lagu itu dirumah. Sambil nonton tv, bermain, mandi, diperjalanan saat disuruh ibu membeli sesuatu di toko.

Hingga jenjang pendidikan berlanjutpun, seiring saya tetap suka bahkan keranjingan dengan hal yang berbau seni dan "membuat sesuatu" ini. Apalagi saat saya diberi warisan "laptop" mbak saya dibangku 1 SMA (saat itu masih maba). Saya lebih mudah mengexplore apa yang saya sukai ini dengan mudah. Perangkat ada, internet ada=Mudah.



Kini, menjadi content creator handal (serba bisa) adalah salah satu cita-cita saya. Bisa membuat konten-konten kreatif baik berupa audio maupun visual. Bisa ini-itu (multitalent) dan bisa berguna untuk orang lain, orang-orang sekitar. Apalagi teknologi semakin canggih, ilmu gratisan untuk memperkaya pengetahuan dan mengasa skill membuat konten dapat saya dapatkan secara mudah (gratis pula) melalui internet. 


Dasarnya saya orang penggila tekno, saya selalu mengikuti perkembangan tekno yang sedang trend. Mengikuti perkembangan trend tekno bukan berarti saya selalu membeli gadget keluaran terbaru loh ya. Tapi, saya cukup mengetahui gadget dan piranti apa saja yang sedang trend sekaligus baru dilaunching vendornya.


Satu lagi, masalah piranti juga tak dipungkiri tidak kalah pentingnya mendukung proses menciptakan konten itu sendiri. Kamera, Laptop, Sound Recorder, Drawing pad dan lain-lain yang sangat kompleks. Tapi kali ini saya akan bahas tentang laptop. 

Salah satu, wishlist item yang ingin saya miliki ditahun ini. Agar kinerja saya dalam membuat konten semakin cekatan dan maksimal. Iya loh, sambil nongkrong-nongkrong bareng teman sambil bikin draft tulisan blog itu santai aja. Nggak teralu "sungkan  atau nggak enak rasa" sama temen dibandingin pake laptop gede. Laptop 2in1, come to me beibeh ....



Hingga saat ini, trend laptop dalam kategori 2in1 tidak berhenti-hentinya bermunculan. Tak kalah menarik untuk diikuti. Tinggal pilih saja, harga berapa, spesifikasi yang seperti apa, semua ada. Sebagai Conten Creator amatiran yang ingin menjadi professional, saya juga sudah memiliki incaran.


Tipe laptop 2in1 akan cocok dengan gaya hidup saya seperti sekarang, saya seorang content creator, sekaligus blogger. Tak serta-merta juga alasan yang kuat kenapa harus tipe laptop 2in1 sebagai daily driver (alat tempur membuat konten sehari-hari) saya. Khususnya kebutuhan laptop akan kepraktisannya untuk dibawa keman-mana. Oh iya, berikut tips yang harus kamu ketahui sebelum membeli laptop praktis 2in1.

Jika yang kebanyakan sobat lihat saat ini adalah laptop yang memiliki bentuk yang rata-rata sama (konvensional), tidak untuk laptop 2in1. Nama 2in1 itu sendiri mengacu pada laptop yang lebih portable (mudah ibawa kemana-mana) dengan dimensi dan bentuk yang ada. 


Laptop 2in1 mempersatukan 2 gadget (laptop+tablet) menjadi satu, mudahnya seperti itu. Bisa digunakan dengan posisi layaknya laptop, bisa juga diubah menjadi tablet. Jadi, salah satu kelebihan dari laptop kategori ini adalah bisa dioperasikan dengan menggunakan sentuhan tangan (touchscreen) selain menggunakan keyboard yang berbentuk docking keyboard. 

Ya, dimudahkan dengan keringkasan. Saya bisa membawa notebook ini untuk mencicil pekerjaan-pekerjaan saya. Termasuk ketika pergi travelling atau menghadiri suatu event blogger yang biasanya harus memberikan feedback berupa artikel.Dengan bentuk tabletnya, saya bisa menggunakannya sebagai pendukung untuk membuat liputan dan share event dimedia social selama acara berlangsung.

Sejauh ini yang saya ketahui ada 2 macam laptop 2in1. Pertama, ada hybrid dan yang kedua, convertible. Keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan karena nantinya akan menentukan jenis laptop 2in1 yang manakah sesuai dengan kebutuhan kamu.

Laptop 2in1 Hybrid : Laptop 2-in-1 yang layarnya bisa dilepaskan dari keyboard, dan secara otomatis berfungsi sebagai tablet. Biasanya, model hybrid menggunakan "dock" khusus untuk merekatkan layar ke keyboard. Sehingga tidak perlu khawatir terjatuh atau terpisah antara keyboard dengan layarnya. Bisa dikatakan 60% sebagai laptop, 40% sebagai tablet.

Kelebihan : Kekuatan Baterai Tahan Lama. Dengan harga yang hampir sama, Laptop 2in1 Hybrid bisa dikatakan lebih awet karena antara layar dan keyboard memiliki baterai tersendiri. Dengan begini kamu akan mendapatkan asupan tenaga lebih jika kedua device digabungkan.



Laptop 2in1 convertible : Model ini tidak bisa dipasang-lepas antara keyboard dengan layar. Namun. Laptop 2-in-1 convertible hanya bisa membalikkan atau memutar layar laptop hingga berbentuk tablet (derajat putar hingga 360 derajat). Tapi, dengan dimensi ketebalan yang lebih besar pastinya dibandingkan Laptop 2in1 convertible. Bisa dikatakan 80% sebagai laptop, 20% sebagai tablet.

Kelebihan : Hardware laptop yang baik. Covertible bisa mengikuti lingkungan laptop standart yang memiliki hardware bagus bersandingan keyboard. Jadi tidak ada masalah untuk kinerjanya, mendapatkan processor intel yang powerfull dibandingkan processor mobile friendly.
Nah, jika kedua step diatas sudah diketahui. Kini saatnya kamu memilih spesifikasi laptop 2in1 seperti apa yang memang kamu butuhkan untuk pekerjaan-pekerjaan kamu. So far, laptop intel 2in1 cocok buat saya untuk mengakses multimedia seperti nonton film untuk refreshing ditengah-tengah pekerjaan, main social media atau melakukan pekerjaan-pekerjaan yang tidak begitu berat. Bayangan saya seperti itu ....

Tentu, hal ini harus disesuaikan agar kamu mengetahui sejauh mana laptop 2in1 yang bakal kamu bilih bisa mengcover pekerjaan. Jangan sampai terlanjur beli, tapi spesifikasi yang kamu harapkan sebenarnya tidak ada pada laptop tersebut. Atau kalau masih bingung juga, coba lihat beberapa jenis laptop 2in1 di Blibli agar nanti kamu tidak menyesal dengan laptop yang menjadi pilihanmu.

Jujur, kalau saya Laptop 2in1 convertible adalah laptop yang paling cocok untuk saya. Untuk ngeblog oke, bikin draft sambil travelling oke, buat komik-komik juga sepertinya bisa (nggak ada pen tablet kayaknya bisa juga nih) #penasaran. Lalu, jenis laptop 2in1 diantara 2 tipe diatas, manakah yang kira-kira cocok untuk kalian? 

EQUITY : Kenali dirimu, asuransi yang tepat dan dibutukan seperti apa?

6 comments
Cerita pengalaman: Saya adalah tipe mahasiswa yang suka “motoran”. Dalam artian positif, pergi kemana-mana naik sepeda motor. Suka pulang-pergi dari kota rantauan menuju kampung halaman dengan menggunakan transportasi pribadi, sepeda motor. 

Alasanya bisa ditebak. Selain lebih cepat, dengan motor saya bisa lebih fleksibel. Fleksibel dalam mengatur perjalanan saya sendiri. Seperti: Istirahat ditengah perjalanan jika dirasa otot terasa kaku maupun berhenti sebentar hanya untuk “ngopi” di warung tepi jalan.

Berbeda dengan satu tahun pertama perkuliahan (mahasiswa baru waktu itu). Dikarenakan jarak gedung kuliah dengan kos cukup dekat, saya cukup mudah untuk wira-wiri tanpa sepeda motor (jalan kaki). Tentu, lebih hemat dan sehat to. Aktivitas pulang kampungpun cukup sering saya lakukan dari dulu, 2-3 kali dalam satu bulan. 



Lebih efisien, dibandingkan naik transportasi umum (bus) yang menghabiskan waktu hingga 4-5 jam. Lebih lama dikarenakan bis berhenti tiap terminal, sering ngetem dan jika weekend sudah dipastikan sedikit tidak nyaman karena penumpang full (melebihi kapasitas kendaraan). Inila alasan saya lebih memilih motor sebagai moda transportasi.

Pemikiran seperti itulah yang akhirnya menggiring saya untuk memiliki sepeda motor dari yang sebelumnya wira-wiri naik kendaraan umum busa dan angkot. Jadi ditahun pertama kuliah saya jalan kaki, tahun kedua naik sepeda ontel dan setelah itu saya bisa menikmati mudahnya kesana-kemari (mobilitas) dengan sepeda motor. Termasuk perjalanan pulang ke kampung halaman mengendari sepeda motor.

Hingga suatu ketika, sekitar pertengahan tahun ketiga, saya mengalami kecelakaan sepeda motor (pertama kalinya). Cukup parah. Semakin dramatis, kecelakaan tersebut terjadi dikota perkuliahan, bukan kampung halaman. 



Sakitnya luka dan (mungkin) tercampur terkejut, saya pingsan hingga tak sadarkan diri. Padahal yang terjadi sebenarnya, sudah 1 malam saya dirawat dirumah sakit dan ditemani oleh teman-teman saya hingga saya dipulangkan ke rumah (Banyuwangi). 

Sahabat adalah keluarga ketika kita berada jauh dari orang tua. Terima kasih Arga, Ari, Yusi, Lia dan teman-teman lainnya jika kalian membaca tulisan ini. Merekalah yang menemani saya ketika tak sadarkan diri (dirawat dirumah sakit) hingga membantu koordinasi dengan orang tua saya hingga keluarga saya datang ke Jember dan pulang ke Banyuwangi.

Saya hanya dirawat satu hari, karena juga merasa hanya luka-luka dan cidera siku yang tidak berarti. Lain hal, saya (sebenarnya) juga memikirkan soal biaya yang harus dikeluarkan oleh orang tua ketika saya harus dirawat inap beberapa hari dirumah sakit tersebut. Sedangkan tentunya saya tahu dengan kondisi ekonomi keluarga. 


Saat itu memang diijinkan untuk pulang (keluar dari rumah sakit) tapi dengan kondisi tangan diperban dan disarankan untuk periksa secara rutin. Dan jika menghendaki, bisa dilakukan operasi untuk mengembalikan tangan keposisi semula (perletakan engsel tulang siku tangan yang normal). 

Meskipun tidak mendengar langsung dari bapak-ibu, tapi saya tau bahwa operasi tersebut membutukan biaya yang cukup besar. Saya lupa dengan nominalnya. Karena sifatnya tidak urgent (plus kondisi tidak ada biaya), keluarga memilih untuk membicarakan terlebih dahulu masalah ini dirumah. Dan akhirnya sayapun dibawa pulang ke kampung halaman (Banyuwangi).



Saya tidak menyesali keadaan yang saya alami saat itu sehingga pada akhirnya seperti ini. Ya, jika saat itu ada biaya kemungkinan besar, saya dioperasi saat itu juga. Bersyukur, sampai saat ini saya masih bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Normal, meskipun sedikit mengalamai penurunan kemampuan kerja khususnya untuk angkat-angkat beban berat.

Semenjak saat itu, ada perasaan tersendiri ketika melihat langsung kecelakaan dijalan raya. Dalam hati,"kira-kira apakah mereka sudah memiliki asuransi?". Begitulah asuransi sangat penting mencover kebutuhan kita. Sekaligus menjadi pengingat kembali pada waktu ketika saya mengalami kecelakaan tanpa asuransi. Dan yang paling penting dari kejadian tersebut adalah saya bisa mengambil pelajaran bahwa kesehatan itu mahal harganya.


Sadar akan hal ini, saat ini satu keluarga saya mempunyai asuransi kesehatan. Selain dilatarbelakangi oleh kejadian kecelakaan yang saya alami, ini adalah bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan investasi diri jika terjadi resiko yang menimpa.

Ya, kakak saya yang notabene (kemudian) memiliki pendapatan bulanan tetap membantu mendaftarkan kami sekeluarga, saya, bapak dan ibu. Termasuk soal tagihan premi yang harus dibayarkan setiap bulannya. Sayapun bersyukur akan hal ini :)

Pentingnya memiliki asuransi. Sayangnya, masih banyak sentimen negatif dari masyarakat akan semua hal yang berkaitan dengan asuransi. Banyak hal yang menjadi alasan mereka untuk enggan memiliki asuransi.



Bicara tentang asuransi, bagi sebagian orang masih menjadi topik yang paling dihindari. Pasti yang dibayangkan semua yang jelek-jelek. Bahkan adapula yang antipati duluan. Pemikiran seperti inilah yang perlu direvolusi dan diperbaharui bahwasana asuransi itu tidak tentang “mendoakan/mengharap seseorang mengalami musibah”. Tapi asuransi adalah kebutuhan yang bisa dikategorikan sebagai kebutuan penting.

Penipuan agen asuransi, perusahaan asuransi ‘seenak udel’ menaikkan premi tanpa pemberitahuan sebelumnya dan yang paling bikin antipati memuncak adalah sulitnya mengajukan klaim. Memang banyak begitu fakta dilapangan, harus saya akui dan saya dengarkan langsung pemaparan orang yang pernah saya dengar.

Kini, revolusi pemikiran masyrakat yang semula antipati terhadap asuransi kian terkikis. Sudah banyak diantaranya yang meng-asuransikan diri dibandingkan tahun-tahun sebelumnya (semakin meningkat).



Buktinya apa? Mereka berbondong-bondong mengasuransikan dirinya melalui program asuransi pemerintahan, sebut saja BPJS. Meskipun ya, sangat banyak diantaranya sadar akan pentingnya asurans ini setelah mereka mengalami musibah.

Asuransi pemerintahan maupun swasta merupakan pilihan. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu, perlu dilakukan cara khusus untuk memilih asuransi yang tepat (baik sistem maupun produk asuransi). 

Supaya apa? Menghindari kesalapahaman tentang asuransi, penipuan, sulitnya klaim dan masalah lain yang mengecewakan nasabah. Sehingga menyadarkan masyarakat secara keseluruhan bahwasannya tidak semua asuransi seperti itu.  

Pertanyaannya: Haruskan mereka memiki asuransi setelah resiko-resiko tersebut terjadi? Bukankah resiko tersebut (diatas) sudah pasti dan besar kemungkinan akan dialami oleh kita? Disinilah peranan asuransi. Bukan untuk menciptakan pikiran yang parno, tapi asuransi adalah usaha untuk menginvestasikan dirinya (berjaga-jaga dengan resiko yang akan terjadi).

Ketakutan dan sentimen akan asuransi akan tentu ada solusinya. Solusinya adalah kenali dirimu, asuransi yang tepat dan dibutukan seperti apa (disesuaikan dengan perekonomian keluarga). Nah, berikut ini adalah tips agar yakin memilih asuransi yang tepat dan produk asuransi seperti apakah yang memang kalian perlukan. 



Belajarlah dari pengalaman orang lain sebelum kejadian yang tidak mengenakkan itu (musibah) terjadi pada diri kita. Bukan untuk menakut-nakuti tapi pada kenyataanya kehidupan pasti ada suka dan duka yang harus kita lewati. Jadi semua ini harus kita persiapkan, bukan juga karena “ditakut-takuti” agen penjual produk asuransi ya!

Nantinya asuransi berperan sebagai proteksi saat kita terjadi musibah. Asuransi akan menghandle masalah keungan kita. Mengalihkan resiko finansial ke perusahaan asuransi. Dalam artian, kerugian yang diderita nasaba akan diambil alih oleh asuransi. Secara singkat, mengambil asuransi bukan karena “faktor pemicu resiko”. Justru dengan diambilnya asuransi adalah “adanya dampak finansial dari resiko” yang akan kita alami.


Tentu, produk asuransi banyak bentuknya. Tidak soal tentang resiko kecelakaan dan kematian saja (asuransi jiwa). Sesuaikan dengan apa yang dibutuhkan (diprioritaskan). Asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi pendidikan dan lain-lain. Memang sih semuanya dirasa penting.

Tapi kembali lagi dikondisikan dengan keadaan ekonomi (kemampuan dan kesanggupan) untuk membayar premi asuransi (komitmen) jangka panjang. Jika mampu membeli lebih dari satu asuransi, silakan, bahkan itu lebih baik. 



Jika produk asuransi sudah ditentukan, harus tetap kritis untuk menentukan produk asuransi perusahaan manakah yang sekiranya sesuai. Bandingkan satu sama lain secara detail dan teliti untuk menghidari suatu hal yang tidak diinginkan (keribetan) dikemudian hari. 

Tidak kalah penting, telusuri track record perusahaan asuransi tersebut. Bisa melalui internet bahkan orang terdekat kita yang sudah lama menggunakn asuransi tersebut. Hindari memilih perusahan asuransi yang mempunyai banyak masalah dengan nasabahnya. Bisa jadi kesalahan yang dilakukan agen asuransi dan menjadikan citra buruk perusahaan asuransi sebenarnya bukanlah mencerminkah professionalitas perusahaan asuransi. Teliti!
Jangan ragu untuk mempelajari isi polis secara detail meskipun memakan banyak waktu. Tidak kalah penting, segera batalkan mengambil polis jika aturan main dirasa kurang cocok dengan kebutuhan. Terutama masalah durasi waktu dan masa jaminan. Mintalah agen untuk memberikan penjelasan atau gambaran jika kurang paham dengan isi polis. 

Harapannya, setelah membaca tips-tips diatas dengan penerapannya mampu merevolusi pemikiran masyarakat agar lebih terbuka. Disisi lain saat ini perusahaan asuransi sedang berlomba-lomba untuk berevolusi memberbaiki kwalitas pelayanan. Seperti halnya Equity Life Indonesia, usaha dalam memulai revolusi dalam asuransi jiwa di Indonesia juga sedang dilakukan. 

Revolusi yang dilakukan Equity Life Indonesia yang dilakukan secara berkesinambungan antara lain: saluran distribusi yang diberikan untuk memasarkan produk asuransi, pengembangan produk inovatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, layanan yang diberikan kepada nasabah, menciptakan tenaga pemasar asuransi yang handal, serta pengembangan kreativitas sebagai upaya mengantisipasi pergeseran pola perilaku dan kebiasaan konsumen yang dipengaruhi oleh perkembangan zaman, teknologi dan digital.

foto.bisnis.com

Berdiri sejak tahun 1987, PT Equity Life Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri asuransi jiwa individu dan kumpulan. Rangkaian produk yang lengkap seperti Asuransi jiwa, Communities Market, Asuransi Kesehatan, Employee Benefit, Bancassurance, Asuransi Ritel. Untuk lebih tahu lengkapnya, sobat dapat melihat jenis produk-produk Equity Life Indonesia disini.

Dari uraian ditautan tersebut, sobat dengan langsung dapat memperkirakan jenis asuransi seperti apa yang dibutuhkan. Plus, informasi terkait sistem, syarat dan ketentuan yang berlaku pada asuransi yang diminati. Eits, jangan lupa ajukan pertanyaan jika dirasa ada suatu hal yang perlu diketahui melalui contact center. 


www.equity.co.id

Tingkat keterpercayaan dan kwalitas sepertinya tercermin dari banyaknya penghargaan yang telah diperoleh. Pada tanggal 16 September 2017, Equity Life Indonesia berusia 30 tahun dan berhasil meraih 9 penghargaan pada ajang Top Agent Awards yang diselenggarakan oleh Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di Palembang, pada tanggal 8-9 Agustus 2017.  (lihat disini)

Kesimpulan : Ya, pentingnya revolusi asuransi untuk saat ini adalah tuntutan yang harus dilakukan oleh para perusahaan asuransi seperti halnya Equity Life Indonesia lakukan. Sebagaimana keinginan masyarakat (nasabah asuransi) bahwa mereka ingin dipermudah dalam pembelian asuransi, pembayaran tagihan premi, klaim asuransi hingga hal-hal lain terkait kemudahan, keamanan dan kenyamanan berasuransi. 

Dengan begitu, masyarakat dapat dengan mudah menyeleksi dan memilih jenis produk dari perusahaan manakah yang sesuai dengan kebutuhan dan kemantapan hati. Semoga artikel ini bermakna, salam :)

My confession : Kenapa gue Harus dipilih ikut liburan ke Bali?

27 comments
Tulisan ini awalnya lahir dari “komporan” tulisan-tulisan teman gue di blog yang gue temuin ketika blogwalking. Dua orang anggota blogger Jember yang sepertinya juga sedang ikutan giveaway ini. Thanks gaes, kaliah luar biasaaaaa #nadaarielnoah .... sehingga akhirnya gue tidak kehilangan kesempatan yang berharga dan keren ini.

Memang, giveaway ini sukses bikin gue deg-degan. Jadi, kali ini sudah siap membaca tulisan gue? Tulisan yang sarat akan halu (halusinasi) untuk bisa liburan segera ke Bali. Jika sanggup lanjutkan membaca tulisan ini dari awal-akhir, jika tidak sanggup ya harus disyanggupin ... hehe╭ (′▽`)╯

Sebentar, tapi melihat hadiahnya, gue semakin ragu. Semenarik itu, pasti peluangnya juga semakin kecil untuk gue. Belum lagi kalau para travell blogger juga turut berpartisipasi. Ih, ngeri ah!


Tapi teman-teman gue itu berani mencoba kok. Itu artinya gue juga harus optimis dan berani berjuang demi 4D3N liburan di Bali. Dengan dipublish-nya tulisan ini, fix! kita bertiga sama-sama sedang berjuang demi Bali. Kita bertiga sepertinya sama-sama "ngidam" liburan ke Bali kan? Semoga beruntung ya, coy! :)

Gue merasa beruntung melihat postingan info giveaway ini. Setidaknya, kali ini gue memiliki kesempatan untuk bisa mewujudkan resolusi tahunan gue untuk liburan ke Bali, pertama kalinya. Resolusi yang sudah seperti susu adik yang lupa diminum dari hari kemarin. BASI. Resolusi yang tak kunjung terwujud. B-A-L-I. I'm coming  ... (´⌣`ʃƪ)

  (Tips : gunakan earphone ya coy, suara doraemon gue ini akan lebih enak didengar loh!)

Akhirnyaaaa, kesempatan yang sebenarnya gue tunggu-tunggu ini menghampiri lagi. Harapan bisa travelling bersama orang-orang baru dan tempat-tempat yang luar biasa (terutama tempat yang belum pernah gue kunjungi). Semoga kali ini gue berjodoh fudengan Bali.  (ɔ ˘⌣˘)♥(˘⌣˘ c)

Terakhir kali, gue envy karena dipameri oleh teman-teman blogger yang terpilih menjadi peserta jalan-jalan ke Lamongan beberapa waktu lalu. Astaga, gue ketinggalan info. Berharap masih ada event serupa berikutnya tapi nyatanya tidak hingga info giveaway sekece ini muncul.

Jika terkabul, lumayan kan? Mendadak jadi kolektor foto. Siap dan cukup untuk stock feeds instagram hingga akhir tahun ini. Semua post "all about Bali" for my first experience. Dan ini akan menjadi travelling terindah gue ditahun 2017 ini.

(nb: diedit sedemikian rupa bersama ke-halu-an gue)

Bytheway, ini pertama kalinya gue ikutan giveaway yang berbau travelling. Sejujurnya dari dulu gue sangat tertarik pergi travelling (suatu tempat luar pulau khususnya). Kemudian membuat tulisan-tulisan berbau travelling diblog. Biar menu (mbolang) travelling diblog gue tidak terlalu lama nganggur. 

Tau kan kalau terlalu lama dianganggurin? Sama halnya seperti hati, lama-lama akan mati rasa jadinya :) 

Tapi meskipun menu travelling (mbolang) itu terpampang nyata di blog, sampai saat ini gue masih belum juga kemana-mana lagi. Merasa berdosa. Sejauh ini hanya liburan ke tempat-tempat wisata lokal saja (terdekat), rame-rame bareng geng andalan, tapi itupun jarang. I need more travelling, I miss travelling too (soon).


(Q&A seperti diatas baru bisa gue jawab ketika gue sudah pernah menginjakkan telapak kaki  gue di Bali ya gaes)

Benar sekali, dari deskripsi diatas gue adalah pengemar travelling yang rame-rame bukan tipe solo travelling. Menurut gue, semakin rame semakin menyenangkan. Lagipula, saya belum memiliki banyak pengalaman untuk pergi travelling sendirian. Itulah alasan, kenapa saya tidak pernah sendiri ketika travelling.

Masih banyak hal yang perlu gue pelajari tentang ilmu-ilmu travelling yang (sangat mungkin) belum gue ketahui. Disini gue butuh teman yang sudah cukup berpengalaman travelling. Biar gue bisa berguru dan membentuk karakter dalam diri gue bahwa travelling itu bisa dilakukan sendiri maupun rame-rame. Mbak pungky, mau kan berbagi ilmu travellingnya? 

Gue berharap, kelak lahirlah gue yang bisa, mau dan berani melakukan solo travelling meskipun teman-teman yang lain sibuk dengan kesibukkannnya masing-masing. Gue gak perlu khawatir gagalnya rencana travelling seperti yang sudah-sudah. Tidak perlu nunggu teman ini dan itu karena jadwal tidak pernah sejalan. Tidak takut/khawatir akan, ini lah-itulah dan sebagainya.


(travelling ala gue bakalan lebih flexibel yuhuui..  )

Dambaan menyamakan skor 1-1 dengan teman-teman gue yg kemarin sudah liburan ke Bali juga ding. Gue ingin membuat keseruan jika memiliki kesempatan terpilih ikut ‘’kintil’’ mbak pungky Prayitno liburan ke Bali. Sekaligus ini akan menjadi liburan pertama ke Bali. Gue ingin menjadikan pengalaman pertama ini semenarik mungkin, ya!

Nanti akan beda cerita lagi. Bukan lagi teman-teman gue yang bawain oleh-oleh pie susu dari Bali untuk gue. Tapi nanti (gue kepilih nememin mbak pungky ke Bali) pasti giliran gue yang akan bawakan pie susu bali untuk kalian guys. Jangan khawatir ♉(˘♢˘)♉

Apa dan kenapa gue harus dipilih oleh mbak Pungky untuk nemenin maen ke Bali? Selain alasan (curhatan) yang sudah saya sampaikan melalui soundcloud diatas. Banyak hal yang ini gue lakukan di Bali. Aji mumpung yes, mumpung diajak jalan-jalan gratis sama mbak pungky dan Bali funky maksudnya. Mumpung ada teman blogger serunya juga. Mungkin juga kita bisa collabs bikin sesuatu project di Bali gaes. 

Disana nanti gue pengen bikin vlog atau biki konten videography yang akan gue posting dipostingan selanjutnya. Satu kalimat, “Mbak pungky ...Mbak pungky ... , gue bisa diajak seru-seruan bareng di Bali lo ~(˘▾˘)~”

(ngapain hayo, ngapain enaknya? share ide dikomentar dong)

Meskipun belum pernah bertemu dengan mbak yang satu ini (mbak pungky), yang gue tau (sepertinya) mbak pungky jago bikin boomerang ya? Gue bisa diajak collab bikin boomerang juga kok mbak. Hehe (usaha). 

Oh iya, suka dangdutan nggak mbak? Boleh juga lo, nanti kita dangdutan bareng dengan iringan lagu via vallen/nella kharisma yang lagi hits sekarang di pantai ya mbak. Hehe. Khusus yang ini gue pengen nantang mbk pungky dan teman-teman lainnya joget dangdutan sambil menikmati sunset di Bali yang terkenal itu. Syedaap! Oh iya, Mbak pungky ... nanti ajarin variasi gerakan boomerang ya kalau ketemu? Hehehe.
                                              ~(˘▾˘)~  ~(˘▾˘)~  ~(˘▾˘)~  ~(˘▾˘)~  ~(˘▾˘)~
(Boomerang Beach Be Like  ~(˘▾˘)~. nb: lebih enak ditonton sambil diputerin lagu dangdut, cobain!)

Masalahnya gue belum pernah menginjakkan kaki di Bali. Oleh karena itu dengan bantuan internet, gue mencoba mencari spot-spot instagramable yang ingin gue kunjungi pas berada di Bali. Sudah termasuk soal romantisnya sunset bali seperti di ftv–ftv tentunya. Hehe.

Tapi bingung juga sih, ternyata banyak sekali pilihan tempat wisata keren yang ada di Bali, ya! Oke, kali ini akan gue ringkas menjadi 20 tempat yang gue (ponakan hamish daud) ingin kunjungi terlebih dahulu. Omaigaaaaat .... itu karena saking banyaknya tempat keren yang bisa dipilih di Bali. 



Tadinya gue mau bikin 10 tempat ter-gue-banget. Tapi akhirnya gue tulis 20 obyek wisata yang "gue-banget" gaes. Dipilih menggunakan perasaan yang menurut gue memang punya 1 alasan yang sama untuk mendeskripsikanya, yaitu ins-ta-gram-able. Riset ini diambil dari sosmed dan om google ye \__~(˘▾˘~)). 

Harap bersabar, kalian hanya cukup lihat-lihat gambarnya aja ya (ntar kalo kesampaian ke tempat-tempat ini, gue bakal bikin tulisan khusus yang lebih spesifik tentunya). Kemudian wajib jawab dikomentar, manakah diantara 20 foto ini yang paling ingin kalian kunjungi gaes. 20 tempat atau spot instagramable yang gue maksud (idam-idamkan) itu antara lain:


Kira-kira kalian suka tempat yang mana gaes? Oh iya, katanya mbak pungky nggak mau sendirian kan ke Bali? Sisain satu slot yaaak ... °\(^▼^)/°

Aku bisa kok diajak collabs seru-seruan selama 4 hari 3 malam di Bali. Mantai, rafting, cycling, trekking dan seru-seruan di Bali semua “aku avaliable” pokoknya. Sekian, tulisan yang penuh kehaluan ini, semoga kita bertemu di Bali :)