7 Tips Saat Pacaran Agar Tidak Membosankan


Pacaran itu bisa membuat seseorang senang dan bahagia. Terkadang, pacaran itu juga bisa membosankan lho. Penyebabnya sangat beragam. Bisa jadi karena aktivitas yang dilakukan monoton dan tidak menarik, salah satu pihak ada yang egoia dan ingin menang sendiri, serta hubungan lainnya yang bermasalah. Jika Anda sedang berpacaran dan ingin menjalin hubungan yang menyenangkan, maka tidak ada salahnya untuk mengikuti beberapa tips saat pacaran berikut ini.

sumber gambar: pixabay.com

1. Lakukan Hal–Hal Baru
Agar pacaran tidak membosankan, maka hal yang perki dilakukan oleh anda dan pacar adalah melakukan kegiatan yang baru bersama–sama. Ini bisa menjadi cara ampuh agar anda terhindar dari rasa bosan saat pacaran. Tetapi perlu diingat, anda harus melakukan aktivitas baru yang benar-benar sehat dan bermanfaat.

2. Menerima Pacar Apa Adanya
Rumput tetangga terlihat lebih hijau? Jangan mudah percaya dengan apa yang and lihat. Meskipun luarnya bagus, bukan berati bagian dalamnya pun bagus. Sama halnya saat anda membuka buah manggis, kita tidak tahu seberapa banyak isis buah di dalamnya. Maka terimalah pacar anda apa adanya. Terima dan pahami setiap kekurangan dan keunikan pacar agar hubungan pacaran bisa terjalin sehat dan menyenangkan.

3. Hindari sikap yang tidak disukainya
Meskipun tidak wajib, ada baiknya untuk menghindari sikap yang tidak disukai pacar. Tapi perlu diingat bahwa sikap yang perlu dihindari adalah sikap yang tidak baik. Jika sikap yang dilakukan oleb anda baik dan tidak merugikan orang lain, maka berikanlah pengertian pada pacar anda. Ada baiknya mengetahui hal-hal yang disukai dan tidak disukai agar hubungan tidak membosankan.

4. Tumbuhkan pikiran positif
Selalu berpikir positif sangat baik bagi interaksi kita dengan orang lain, terutama pacar. Terkadang orang lain dapat merasakan pikiran kita yang negatif, dan itu akan mempengaruhi keadaan. Bahaya cinta mati sama pacar adalah kita sulit berpikir positif tentang dia dan hubungan kita karena takut kehilangan. Jika berlangsung terus menerus, tentu saja pacar akan merasa lelah dan bosan.

5. Selalu Jujur
Sangat penting bagi sebuah hubungan untuk memprioritaskan kejujuran. Ciri-ciri hubungan yang tidak sehat adalah hubungan yang di dalamnya tidak terdapat kepercayaan dan kejujuran. Sehingga pada akhiysalah satu pihak akan berselingkuh. Jagalah perasaan pacar karena rasa bosan pun bisa muncul akibat pacar yang bosan dengan ketidakjujuran anda.

6. Tunjukkan Sikap Yang Baik
Hal penting yang perlu ditampilkan oleh anda kepada pacar sebagai bentuk kasih sayang dan usaha membahagiakannya adalah dengan bersikap positif. Tunjukkan sikap baik dan positif kepada pacar agar percaya dengan rasa sayang yang kita berikan kepadanya. Dengan begitu, pacar akan merasa nyaman dan tidak merasa bosan.

7. Biasakan mengobrol tentang hal apa saja
Pacaran itu tidak boleh kaku. Komunikasi sangat penting bagi pasangan yang sedang berpacaran. Kurangnya komunikasi dengan pacar bisa menyebabkan pudarnya rasa cinta pada pasangan. Jarang mengobrol juga bisa mengakibatkan rasa bosan. Mengobrollah dengan pacar tentang berbagai hal yang berbeda, sehingga pacar tidak akan mengalami kebosanan saat bersama anda. Jangan membuat obrolan dengan topik yang sama. Hal itu bisa merusak mood pacar.

Demikian itu adalah 6 tips saat pacaran yang patut anda terapkan bersama pasangan. Rasa bosan itu bisa datang kapan saja dan di mana saja. Salah satu hal yang bisa memicu rasa bosan ini adalah tidak adanya aktivitas ataupun komunikasi yang bisa dilakukan. Oleh karena itu, jangan minim kegiatan saat berpacaran.

Daftar Merchant GOPAY adalah Strategi menjalankan Bisnis di Tengah Pandemi Covid-19.

Bagi banyak orang khusunya pelaku usaha, menjalankan bisnis di tengah pandemi covic-19 sangatlah menguras otak. Bagaimana tidak, semua aspek menjadi penuh tantangan dan keterbatasan. Hingga akhirnya hal ini berlangsung sangat panjang, selama berbulan-bulan hingga sekarang bergulir memasuki masa yang disebutnya new normal.

Keterpurukan bisnis/usaha sangat terasa saat pemerintah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Dimana pendapatan usaha mengalami penurunan drastis akibat wabah virus covid 19 yang melanda. Akibatnya, tidak sedikit usaha yang harus ditutup (hingga waktu yang tidak dapat ditentukan) demi menjaga kebaikan bersama juga menjalankan program pemerintah guna menekan angka penyebaran virus covid 19 di Indonesia. Bahkan, tersiarkan juga diberbagai media wabah ini menjadi pemicu PHK (pemutusan hubunga kerja) terjadi secara besar-besaran karena ketidakstabilan bisnis yang sedang berlangsung. Sedih banget,kan... 

Berbagai alternatif juga dilakukan oleh banyak orang untuk bertahan dengan kondisi yang ada. Membuka bisnis kecil-kecilan dengan berjualan untuk menambah pendapatan selama beraktifitas yang cukup lama di rumah. Bahkan ada juga yang mengisi waktu luang dengan diberlakukannya work from home dengan membuka bisnis jualan secara online. 

sumber gambar: pixabay.com

Ya, sangat terasa belakangan ini memang banyak sekali pedagang atau usaha yang bermunculan dengan aneka produk yang mereka jual. Memaksimalkan teknologi informasi ditengah pandemi untuk tetap bisa berjualan secara aman, meminimalisir terjadinya transaksi secara langsung dengan pembeli. 

Bahkan, banyak diantaranya sengaja belajar (seakan-akan menjadi tuntutan) untuk bisa memaksimalkan teknologi yang ada untuk diterapkan pada bisnis yang mereka miliki. Agar dapat bersaing dengan kompetitior/penjual dalam menjangkau konsumen terlebih menjaga keberlangsung berjalannya usaha yang mereka miliki selama masa pandemi hingga masa new normal yang akan segera diterapkan. 

New Normal, hidup berdampingan dengan pandemi yang masih berlangsung saat ini. Masyarakat menjalankan aktivitas dan menjaga produktivitas di tengah pandemi virus corona dengan menjalankan protokol kesehatan yanga ada guna pencegahan penyebaran virus Covid-19. Hal berlaku untuk semua aspek khususnya tempat yang menjadi titik kumpul bagi kelompok/mendatangkan banyak orang. 

Meski pandemi Covid-19 ini masih berlangsung, di masa new normal ini kita harus tetap semangat dan optimis untuk menjalankan bisnis yang kita miliki. Tetap mematuhi peraturan pememrinta yang ada dan mencoba berbagai cara untuk mempertahkan bisnis yang sedang anda kembangkan. Berikut ini tips yang bisa anda gunakan menjalankan bisnis di Tengah Pandemi Covid-19. 

1. Memaksimalkan untuk beriklan secara digital 
Dimana ada peluang, gunakan! Untuk saat ini, dimasa pandemi beriklan secara digital sangat cocok untuk dilakukan. Mudah, murah dan bisa menjangkau calon pembeli lebih luas dengan cepat. Bisa menjual produk atau jasa melalaui toko online, ecommerce bahkan semua sosial media yang ada saat ini. Bisa memilih beriklan secara mandiri atau menggunakan fitur-fitur jualan/beriklan berbayar yang tentunya sudah disediakan oleh masing-masing media sosial. Tinggal pilih, dan anda cukup mempersiapkan konten foto/video promosi yang ciamik untuk menjadi daya tarik calon pembeli untuk bisnis anda. Untuk startegi pemasaran ini, bisa juga anda menjalin kerjasama atau kolaborasi dengan pihak lain loh! 

2. Pastikan Bisnis Anda dapat di Beli secara online 
Berbagai promosi digital yang dilakukan harus diiringi dengan ketersediaan pilihan transaksi tentunya. Tidak dipungkiri hal ini sebabkan karena banyak orang dimasa sekarang ini lebih memilih melakukan transaksi secara online #dirumahaja dan mengupayakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari tanpa resiko bertemu banyak orang (social distancing). Begitu juga biasanya kecenderungan calon membeli untuk memilih proses transaksi melalui ecommerce A, B, C, D harus dipertimbangkan oleh anda sebagai penjual. Membuka “lapak’’ dibeberapa ecommerce populer sangat berpeluang untuk menjaring lebih banyak calon pembeli. Jangan lupa, buatlah profil toko sebaik dan semenarik mungkin ya! Agar toko online anda menjadi pilihan utama diantara kompetitior lainnya. 

3. Jadilah yang terdepan dibandingkan kompetitor 
Sebagai pebisnis tentu anda harus terus mengupgrade kemampuan dari waktu ke waktu agar dapat peka terhadap peluang yang ada, sedang trend bahkan apa saja yang diinginkan oleh pembeli. Dari segi kwalitas, layanan, penawaran/diskon yang menarik dan lain-lain yang sifatnya sangat penting untuk perkembangan bisnis dan menjaga nama baik bisnis yang anda miliki. Semuan ini berlaku untuk bisnis online maupun offline, usaha mikro kecil dan menengah misalnya yang harus mengikuti perkembangan digital untuk lebih mennghidupkan bisnis yang dimiliki. Sudahkan menyediakan pilihan metode pembayaran secara cashless

sumber gambar: cnbcindonesia.com

Efisiensi Pembayaran transkasi sangat dibutuhkan, terutama saat ini, masa pandemi Covid-19. Jika belum, anda bisa segera mendaftarkan usaha yang anda miliki untuk bermitra dengan layanan pembayaran secara cashless. Pembayaran lebih cepat, mudah, dan lebih aman untuk saat ini. Warung-warung makan kecil saja sudah banyak yang menyediakan pembayaran secara cashless menggunakan GOPAY loh. Oleh karena itu, anda perlu mengetahui Cara Daftar Gopay dan sekaligus mendaftar GOPAY untuk menikmati berbagai keuntungan yang ditawarkan.

Apa saja keuntungan menjadi GOPAY Merchant?
1. Jutaan Pengguna Aktif di Seluruh Indonesia
 Hal ini berpeluang terjadinya banyak transaksi dan kemudahan transaksi. Tinggal Scan Saja. 

2. Efisiensi Pembayaran 
Lebih cepat dan mudah. Tidak perlu juga menunggu penjual berlama-lama yang harus mencari uang pecahan untuk kembalian transaksi. Ya, untuk menikmati fitur yang serba instan ini, pembeli atau orang yang akan melakukan transaksi di merchant gopay harus Daftar Gopay terlebih dahulu.

3. Transfer Dana Mudah 
Banyak transaksi yang bisa dilakukan dalam satu genggam aplikasi. Transfer ke semua rekening bank di Indonesia dapat dilakukan. Selain itu nomor rekening juga dapat disimpan loh. 

4. Banyak Promo Menguntungkan 
GOPAY juga selalu menghadirkan promo yang menguntungkan usaha yang sedang anda jalankan 

5. Tersedia Slot Publikasi
Dengan menjadi merchant GOPAY, anda bisa mempromosikan bisnis anda. Secara otomatis akan memberikan slot untuk promosi di media sosial dan newsletter GOPAY. 

Sangat menarik bukan?  Daftar Merchant Gopay  bisa dilakukan dengan mudah. Pendaftaran menjadi merchant GOPAY bisa dilakukan secara perorangan maupun perusahan. Masing-masing berkas pendaftaran yang harus dipersiapkan sebelum mendaftar sedikit berbeda. Untuk merchant GOPAY perorangan berkas pendaftaran mitra yang harus diperisapkan diantaranya: KTP atau Paspor milik pribadi dalam bentuk scan dan fotocopy, salinan NPWP, buku tabungan atau rekening ponsel pemilik usaha, serta informasi lengkap dokumentasi dan foto lokasi usaha. 

Sedangkan untuk perusahaan yang ingin mendaftar menjadi merchant GOPAY, berkas yang harus dipersiapkan antara lain: KTP atau Paspor pemilik usaha, salinan NPWP pemilik usaha, buku tabungan atau rekening ponsel perusahaan, surat izin usaha perdagangan (SIUP), menyiapkan profil perusahaan yang mencangkup foto lokasi dan dokumentasi lainnya. Untuk mendaftar menjadi merchant GOPAY, jangan lupa melalui website resminya ya! 

sumber gambar: id.techinasia.com

Dengan menyediakan alternatif pembayaran digital menggunakan GOPAY, transkasi dapat dilakukan secara non tunai. Tinggal scan kode QR - selesai. Biasanya di dekat meja kasir sudah ada QR Code GOPAY yang tertempel untuk bisa discan atau melakukan pembayaran transaksi. Jadi sudah tidak ada drama lagi menunggu lama karena menunggu uang kembalian ya...hehe. Oleh karena itu, yuk daftarkan usaha anda menjadi bagian dari mitra/merchant GOPAY sekarang juga.

Mengenal Arti Sekolah Ramah Anak Dan Syarat Minimal Mendapatkan Label Tersebut

Belakangan ini sedang hangatnya diperbincangkan tentang pelaksaan program Sekolah ramah anak. Sudah banyak daerah yang berlomba mengumumkan bahwa daerahnya mendukung program tersebut dan akan menjalankannya. Misalnya Yogyakarta memulainya dengan membentuk komitmen bersama dari setiap sekolah. Sedangkan kota Solo mendeklarasikan Sekolah Ramah Anak sekaligus Puskesmas Ramah Anak dengan berlandaskan kepada Surat Keputusan (SK) Walikota. Bahkan Provinsi Sulawesi Selatan sudah memulai terlebih dahulu pada tahun 2017 dengan membentuk Gerakan 1000 Komitmen MESRA (Menuju Sekolah ramah anak).

Lalu kamu sudah tahu belum tentang program Sekolah Ramah Anak ini? Dan apa yang menjadikan sebuah sekolah bisa mendapatkan “label” Sekolah Ramah Anak?

Sekolah Ramah Anak dalam Peraturan Menteri Nomor 12 Tahun 2011 didefinisikan sebagai sekolah yang dapat menjamin pemenuhan hak anak dalam proses belajar mengajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan dan diskriminasi, serta dapat menciptakan ruang bagi anak untuk mereka belajar berinteraksi, berpartisipasi, bekerja sama, menghargai keberagaman, toleransi, serta perdamaian.

Masih berdasarkan dari sumber yang sama, sebuah sekolah bisa mendapatkan “label” Sekolah Ramah Anak saat sudah memenuhi beberapa kriteria dibawah ini :

· Memiliki kebijakan anti kekerasan (sesama siswa, tenaga pendidik dan kependidikan, dan juga pegawai sekolah lainnya). 
· Memiliki program UKS atau Usaha Kesehatan Sekolah. 
· Memiliki lingkungan sekolah yang bersih serta sehat. 
· Menerapkan PHBS atau Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. 
· Termasuk sekolah Adiwiyata. 
· Memiliki warung atau kantin yang jujur. 
· Melibatkan siswa didalam pembuatan kebijakan sekolah.

Beberapa hal yang menjadikan program Sekolah Ramah Anak ini terlihat baru adalah pada penekanan hak anak untuk terlindung dari kekerasan dan pendapatnya dihargai. Hal tersebut juga tercermin dari Komponen Sekolah Ramah Anak yang menyebutkan bahwa dalam proses belajar dan partisipasi anak itu harus digunakannya disiplin positif.

Pastinya hal tersebut akan menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi para pendidik untuk meninggalkan “tradisi” mendisiplinkan siswanya dengan cara memarahi, mencubit, atau bahkan menamparnya. Ini merupakan satu contoh kecil tentang kekerasan yang biasanya terjadi dari interaksi antara pendidik dengan siswanya.

Lalu bagaimana dengan kasus perundungan di Sekolah yang seringkali terdengar terjadi akhir akhir ini? Saat adanya seorang siswa yang terlibat baik sebagai pelaku ataupun korbannya, maka langkah apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah perundungan tersebut? Bagaimana Sekolah Ramah Anak dapat menjadi solusi atas masalah perundungan anak tersebut? Untuk mengatasinya apakah hanya cukup dengan membuat kebijakan anti perundungan anak di sekolah? Seperti syarat minimal yang sudah tercantum dalam Sekolah Ramah Anak? Atau adakah inovasi lain yang dapat dilakukan untuk mengatasinya?

Sebagai contoh di India, adanya seorang guru bersama muridnya yang membuat pertunjukkan teatrikal untuk mencegah kasus perundungan anak di sekolah. Hal tersebut berdasarkan kepada keyakinan mereka yang jika menggunakan cara tradisional seperti memberi hukuman dalam menangangi kasus perundungan anak itu tidak akan dapat menyelesaikan akar masalahnya.

Selain itu juga kurang dijelaskan lebih jauh tentang partisipasi anak dalam sekolah. Hal tersebut tanpa ada maksud untuk mengecilkan pencapaian pemerintah didalam mendorong partisipasi dan suara anak melalui Forum Anak. Akankah kata “partisipasi” tersebut merujuk kepada kegiatan yang sudah umum dilakukan? Misalnya saja partisipasi siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan melakukan kegiatan melalui OSIS atau Organisasi Siswa Intra Sekolah. Akan adakah inovasi baru?