RGu3u8BLriTwtLKTeinGPrfojNsvmeTyU6ah0e1k

5 Kebiasaan Baik Untuk Menghindari Masalah Gigi Berlubang Berkelanjutan

Masalah gigi berlubang adalah masalah serius pada gigi yang saya alami sejak beberapa tahun lalu. Rasa ngilu yang amat menyiksa ini bisa datang kapan saja dan tentunya membuat aktivitas terganggu. Merasakan rasa nyeri saat area mulut digerakkan, bahkan rasa nyeri itu menjadi semakin menjadi-jadi hanya karena hal sepele. Mendengar suara-suara disekitar salah satunya. Atau karena mendengar orang berbicara. Dalam satu rumah, saya dan ibu adalah dua orang yang mengalami masalah gigi berlubang serius yang menyiksa. Informasi tentang cara mengobati gigi berlubang tentu banyak sekali ditemukan di internet, juga sudah kami coba satu per satu. Tapi semuanya sifatnya hanya meredakan.

Gambar oleh Sammy-Williams dari Pixabay

Gigi berlubang tidak hanya dialami oleh anak-anak saja loh. Semua usia bisa mengalami gigi berlubang dengan rasa nyeri yang menakutkan. Diawali dengan kondisi menjaga kebersihan gigi yang kurang baik sehingga sisa-sisa makanan yang tertinggal pada gigi terbentuk plak. Karena bakteri dimulut terus menerus menghasilkan asam. Tidak hanya berakibat membuat gigi berlubang karena gigi membusuk, namun plak juga bisa menyebabkan masalah gigi lain seperti abses gigi.

Berbagi pengalaman, rasa ngilu yang saya sadari kemudian menjadi masalah yang besar pada kesehatan saya semula terabaikan. Hingga saya mendapati gigi terlihat berlubang cukup dan tampak menghitam. Setelahnya, rasa ngilu terasa menjadi jadi dan semakin parah ketika tidak mendapat penangganan yang cepat. Oleh karenanya, jika Anda merasakan gejala gigi berlubang segeralah untuk berkonsultasi dan mendapat penanganan cepat dari dokter gigi. Agar masalah gigi berlubang ini tidak semakin parah. Beberapa tanda atau gejala berikut ini perlu Anda waspadai menjadi gejala gigi berlubang. Gigi sensitif, rasa tidak enak pada mulut, bau mulut, bintik coklat/hitam pada gigi, dan pembengkakkan pada gusi pada daerah gigi yang berlubang.

Lalu apakah gigi berlubang bisa dicegah? Tentu saja. Beberapa kebiasaan baik berikut ini dapat dilakukan untuk mengurangi risiko masalah gigi berlubang.

1. Menjaga kebersihan gigi

Dilakukan dengan menyikat gigi minimal dua kali sehari. Pasta gigi yang digunakan yaitu pasti gigi yang mengandung flouride. Kandungan ini akan membantu mengembalikan lapisan enamel gigi. Selain itu kebersihan gigi dapat maksimal dengan melakukan pembersihan sela-sela gigi dengan menggunakan benang serta menggosok gigi dengan teknik yang tepat.

2. Mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis yang mengandung zat tepung

Tidak salahnya untuk mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis. Akan tetapi perlu digarisbawahi bahwasannya penyebab gigi berlubang bukan dikarenakan konsumsi makanan dan minuman manis tapi lebih kepada makanan dan minuman manis yang tersisa pada gigi. Sisa-sisa makanan pada gigi ini akan menyebabkan bakteri pada mulut akan tumbuh secara cepat. Kemudian, bakteri juga akan menggerogoti sisa karohidrat/gula dan menjadikannya asam. Asam menyebabkan gigi menjadi rusak (berlubang).

3. Tidak mengkonsumsi rokok dan alkohol secara berlebihan

Konsumsi rokok dan minuman beralkohol dapat mempengaruhi keseimbangan mikroba baik didalam mulut. Kebiasaan-kebiasaan ini menyebabkan pula munculnya efek kesehatan yang berhubungan dengan gigi dan mulut. Antara lain: Perubahan warna pada gigi, karies gigi, erosi gigi, radang lidah, pembengkakan kelenjar ludah, radang gusi hingga dapat meningkatkan risiko kanker mulut dan kangker orofaring.

4. Periksa kesehatan gigi secara berkala

Dengan pemeriksaan gigi dilakukan secara berkala harapannya bisa menjaga kesehatan gigi dari waktu ke waktu. Dan apabila terdapat indikasi permasalahan pada gigi bisa segera ditanggani dengan penanganan yang cepat dan tepat dari dokter gigi.
 
Gambar oleh renatalferro dari Pixabay

5. Segera lakukan periksa ke dokter gigi

Segera lakukan pemeriksaan jika mengalami gigi berlubang, masalah mulut misalnya saja mulut kering atau masalah lain pada rongga mulut. Penanganan gigi berlubang bergantung pada tingkat keparahannya. Mungkin yang sudah tidak asing lagi bagi Anda yaitu mengatasi gigi berlubang dengan melakukan penambalan pada gigi bahkan cabut gigi. Perlunya segera melakukan pemeriksaan ke dokter yakni agar masalah gigi berlubang bisa segera diatasi dengan solusi yang tepat. Tambal gigi dilakukan ketika ketika kerusakan gigi telah berkembang. Tidak asal tambal, namun gigi berlubang pada kondisi yang cukup parah (dalam) hingga menembus rongga pulpa maka sebelumnya perlu dilakukan perawatan saluran akar terlebih dahulu. Namun, jika gigi rusak sudah tidak dapat dirawat maka cabut gigi menjadi solusi yang terbaik.

Membiasakan hidup sehat dengan gaya hidup yang baik akan menjauhkan Anda dari risiko kesehatan. Jangan menyesal dikemudian hari jika gaya hidup sehat tidak sedini mungkin dibiasakan dan diterapkan sehari-hari. Ya, lebih baik mencegah daripada mengobati.
Related Posts

Related Posts

Post a Comment