Belajar Bahasa Inggris Demi ‘Salary’ tinggi?

Tidak heran memang, di Era Globalisasi ini banyak sekali lowongan kerja yang menuliskan “mahir bahasa Inggris” dan sebagainya disalah satu kualifikasi yang harus dipenuhi oleh pelamar kerja. 

Bukan tanpa alasan, perkembangan zaman tidak dipungkiri akan membawa banyak perusahaan asing masuk Indonesia. 


Hubungan kecakapan Bahasa Inggris dengan tingkat Gaji sebuah perusahaan? Jelas terkait. Apalagi perusahan yang dimaksud adalah perusahaan besar baik nasional maupun multinasional yang sudah identik dimasyarakat dengan salary (gaji) yang tinggi. 

***
Penting juga untuk diketahui, pemilik usaha atau HRD juga menjadikan kemampuan bahasa inggris menjadi salah satu (utama) kualifikasi yang disyaratkan. 
Bagi pelamar kerja kemampuan bahasa inggris adalah kunci untuk direkrut bergabung diperusahaan tersebut. Bahasa inggris adalah penghubung dengan rekan bisnis asing diperusahaan-perusahaan besar yang notabene memberikan salary (gaji) yang tinggi. 


Banyak perusahaan di Indonesia harus segera menyesuaikan dengan kondisi ini ketika membuka lowongan untuk karyawan baru. Mencetak karyawan-karyawan handal yang cakap dalam bahasa Inggris agar mampu mengikuti ritme dan komunikasi dengan klien yang non Indonesia (asing). 

Seiring dengan fenomena ini, instansi pendidikan juga peka dan mengikuti alur permainan dengan mensyaratkan sertifikat kefasihan bahasa inggris sebagai salah satu syarat kelulusan. 

Jujur, untuk saya yang “kurang” dalam kefasihan bahasa Inggris, jelas ini sebuah tantangan tersendiri. Ya, saya harus mengasah kemampuan bahasa Inggris dalam diri. 

Berbagai tips dan trik saya pelajari untuk memperkaya kemampuan saya dalam bahasa inggris, salah satu yang menjadi sasaran saya yaitu mahir conversation in english. 

Mulai dari menonton film barat bersubtitle, karaokean lagu-lagu barat, membiasakan membaca artikel dalam bahasa inggris, chit-chat dengan bule-bule di sosial media, menghafal kosakata dengan jumlah tertentu/hari, hingga berbicara mengucapkan kalimat bahasa inggris di depan cermin. Hehe. 
Dan rupanya inilah yang saya rasakan saat ini. Perguruan tinggi dimana saya menempuh pendidikan juga baru-baru ini mensyaratkan mahasiswa menyetor sertifikat kefasihan bahasa inggris dengan skor tertentu sebagai salah satu berkas syarat kelulusan. 

Yes, saya membutuhkan aplikasi fleksibel dan komplit seperti Neo Study yang saya coba baru-baru ini. Neo Study ini lengkap dalam pembelajarannya. 

Tidak hanya nonton video streaming seperti sama halnya nonton video youtube via smartphone tapi juga fitur dan kelebihan yang menjadikan neo study wajib saya gunakan. 


 Fleksibel : Pengguna aplikasi Neo Study bisa mengakses aplikasi Neo Study kapanpun dan dimana saja melalui smartphone. Pengguna sangat dimudahkan soal penyesuaian waktu akses aplikasi Neo Study dengan jadwal pribadi lainnya. 

 Sertifikasi : Berbeda dengan aplikasi belajar bahasa Inggris lainnya, Dengan aplikasi Neo Study, pengguna juga bisa mendapatkan sertifikat yang setara dengan kefasihan bahaa Inggris seperti IETS, TOEFLN dan TOEIC. 

Oh iya, untuk memperoleh sertifikat ini pengguna harus melewati serangkaian Mastery Test dan exit Exam. Sertifikat yang diberikan Neo Study ini sepenuhnya selaras dengan CEFR (Common European Framework). 


Sudah pernah dengar CEFR sebelumnya? Jadi, CEFR (Common European Framework) itu adalah kerangka tingkat bahasa global yang memungkinkan para pengguna menggunakan bahasa asing secara akurat. Dalam hal ini juga sebagai tolak ukur kefasihan terhadap penutur asli dan pengguna lain pada umumnya. 

 Smart Apps : Kecerdasan buatan (AI) yang tersemat dalam aplikasi Neo Study dapat menganalis perilakau dan data pengguna sehingga dapat memberikan konten secara otomatis dan disesuaikan dengan progress/tingkat belajar pengguna. Step by step to learn english. 

 Neo Live : Ada juga fitur Neo Live yang ditawarkan, platform latihan secara live on-on-one dengan pelatih pribadi. Bagi yang ingin dan (mungkin) cara inimenjadi cara lebih cepat dan nyaman dalam memahami konten latihan. 

 Advanced Speech Recognition : Seperti didampingi oleh pengajar/guru pribadi dengan adanya fitur pengenal suara canggih ini. Jadi, sangat membantu saya untuk menguasai bahasa ingris lebih cepat dan tepat.



Keberadaan Advanced Speech Recognition bisa mengoreksi pengucapan tiap kata sampai akhirnya kata-per-kata tepat dalam pengucapannya dan pengguna mahir berbicara bahasa Inggris. Nah, bagi yang ingin fokus di native speaker aplikasi ini sangat mumpuni untuk digunakan. 

Konten yang dimiliki Nexgen juga sudah mendapat lisensi dari DynEd International, Inc., salah satu pelopor listening dan speaking untuk berbagai institusi di Dunia. 

Tentu bukan hal simple bagi Nexgen ketika memperkenalkan aplikasi Neo Study karena data yang didata dan analisis merupakan data dari 25 juta murid ++ diseluruh dunia dan dilakukan selama 32 tahun. 


So, jika kalian tertarik dengan aplikasi belajar bahasa inggris yang lengkap dan mumpuni ini, Aplikasi Neo Study dapat diunduh melalui apps store atau playstore untuk pengguna android.  Atau bisa buka laman berikut iniSelamat mencoba dan semangat belajar bahasa inggris yuk!

Perjalanan dari Jember untuk 30 Menit berada di dalam 'Suroboyo Bus', Transportasi Masa Kini Khas Surabaya

Stasiun Gubeng, Surabaya – Kamis 27 September, Saya tidak sengaja bertemu simbah (seorang nenek yang saya temui) sedang menyantap nasi bungkus beralas daun pisang dan kertas minyak di ruang tunggu (luar) stasiun Gubeng. 

Simbah yang bertepat tinggal di Waru, Surabaya tetapi sehari-hari berjalan kain di sekitar stasiun Gubeng, bermalam di stasiun Gubeng dan pulang ke rumahnya setiap satu minggu sekali menggunakan angkotan kota (lyn).
Sehat terus ya mbah, semoga kita bertemu dan ngobrol lagi dilain waktu, di ruang tunggu stasiun Gubeng, Surabaya.  Dan tentu simbah juga harus coba yang namanya Suroboyo Bus seperti aku ... hehe
Begitu ramahnya simbah menyapa saya dengan kalimat, ”Monggo dhahar, Nak (Mari makan, Nak). Kemudian saya membalas keramahan tersebut dengan kalimat, ”Ingih mbah, monggo sekecaaken” (iya mbah, silakan dinikmati). "Kulo Sampun dhahar" (saya sudah makan).

Saya begitu menikmati obrolan malam kemarin hingga saya lupa bertanya siap namanya. Simbah bercerita tentang rutinitas sehari-hari sebagai penjual kain (malam itu diperlihatkan isi tasnya berupa barang jualan sajadah dan beberapa rok bawahan wanita). 

Melanjutkan obrolan, simbah bertanya pada saya, ”Nak, Sampeyan teng Suroboyo ajenge teng pundi?”. (Nak, kamu di Surabaya mau kemana?). Begitu fasih kata-katanya menggunakan bahasa jawa krama inggil.

Saya menjelaskan maksud kedatangan saya kali ini ke Surabaya untuk mencoba Suroboyo Bus, Transportasi Masa Kini Khas Surabaya yang membuat saya penasaran. Keliling Surabaya hanya dengan modal sampah. Keren banget dah inovasi mengurangi beredarnya sampah plastik yang di buat Dinas Perhubungan Kota Surabaya ini. Good job! Menyebabkan saya ingin memiliki bus seperti ini di kota tempat tinggal saya.. ((semoga))

#Persiapan Buat naik Suroboyo Bus: Botol bekas Sisa air minum yang saya beli di Stasiun Gubeng, Mas Joe (teman saya) dan Air mineral yang disediakan penginapan

#Persiapan Buat naik Suroboyo Bus: Kalau saya, menggunakan 10 gelas air mineral. Oh iya, gelas-gelas yang saya bawa ini dalam kondisi bersih ya (tidak perlu dicuci, tapi kondisi bersih)

Loh terus piye, Nak (*bayarnya)? Sambil membuka smartphone saya menunjukkan gambar-gambar yang ada diinstagram @suroboyobus sambil memberi penjelasan kepada simbah sesuai dengan poin-poin informasi yang sudah saya ketahui. 

Dengan kemampuan bahasa Jawa krama inggil yang tidak begitu lancar dan terlihat kaku, meski demikian saya tetap berusaha mengenalkan Suroboyo Bus kepada simbah. Dari belum tau menjadi tau bahwa di Surabaya ini ada yang lagi kekinian namanya Suroboyo Bus.

Memang sepertinya saya curang. Menjawab pertanyaan dari simbah dengan vocabbulary (kosakata) krama inggil seadanya, padahal tidak dengan simbah yang 'always' menggunakan bahasa jawa halus. 

Tak jarang dalam percakapan saya menyisipkan kalimat bahasa Indonesia sebagai bantuan. Curang kan?

OHALOOO, Arek-arek Suroboyo atau teman-teman yang pernah ke Surabaya sudah pernah coba keliling Surabaya dengan Suroboyo bus belum? Kok belum sih, aku aja dari luar kota sudah naik Suroboyo Bus loh .... Hehe

Btw, Saya tertarik mencoba Suroboyo Bus itu sejak saya melihat-lihat foto di Instagram @suroboyobus. Suroboyo Bus kok Instagramable ya, kayak di luar negeri ...

Akhirnya keturutan juga foto dengan background Suroboyo Bus ... No pict Hoax yaaa .. :p

Pesona Masa Kini dari Suroboyo bus terlihat dari warna merah yang tampak mewah, nyaman dan memberi kesan kekinian. Tidak hanya ekspektasi tapi memang faktanya seperti itu setelah saya masuk kedalam transportasi umum yang satu ini. Eh satu lagi, helpernya ramah banget. 



Untuk bisa naik Suroboyo bus teman-teman cukup membawa 3 botol plastik ukuran besar, 5 botol plastik ukuran tanggung atau 10 gelas air mineral. Tinggal pilih sampah yang mana, maka penumpang bebas menikmati keliling kota Surabaya selama 2 jam. 



Sampah yang sudah disiapkan bisa dibawa langsung saat naik Suroboyo Bus. Nantinya di depan pintu ada tong sampah yang sebagai tempat menampung sampah plastik yang penumpang bawa dan ditukarkan dengan tiket.

Pilihan lain dengan sistem sticker atau kartu setor sampah. Bedanya, penumpang dapat menukarkan sampah yang sudah dikumpulkan menuju Bank Sampah dan kemudian ditukarkan dengan sticker tersebut. 

(nb: karena saya hanya berbekal 10 gelas air mineral jadi saya tidak punya sticker dan kartu ini ya gaes)

Bisa dibilang, ini koleksi tiket yang bisa kita gunakan sewaktu-waktu. Selain terminal Purabaya (Bungurasih), Bank sampah atau dropbox ini juga tersebar di halte tertentu. Nah, kalo sudah digunakan, sticker merah itu bakalan dijepret (diplong)  atau nama lainnya dilubangi sama petugas.

Saya begitu nyaman menikmati sudut-sudut kota Surabaya dengan adanya desain kaca yang ((sangat)) lebar. Jadi foto-foto atau record video dari dalam Suroboyo Bus sangat mendukung.

Kaca-kaca terlihat bersih dan kinclong sehingga tidak menganggu pandangan atau lensa kamera saat menangkap gambar dan merekam video. Ramah banget buat hape saya yang kamerannya aja emang dasarnya agak burem. Hehe


Soal keamanan juga terjamin kok. Coba lihat sticker warna kuning yang tertempel di kaca itu. Suroboyo Bus dilengkap dengan kamera CCTV sejumlah 12 unit di dalam bus, 3 kamera CCTV dibagian luar.  Dan cctv ini langsung terhubung dengan Surabaya Intelligent Urban Transport System.



Jadi saat masuk Suroboyo bus, jangan lupa (wajib) baca semua sticker yang tertempel di kaca atau bagian trtentu pada Surabaya Bus. Yes, karena ada beberapa larangan yang harus dipenuhi dalam rangka menjaga kemanan dan kenyamanan bersama saat berada di dalam bus. Salah satunya dilarang merokok di dalam bus ya!

Dimensi bus nya gagah banget. Padahal yang saya tumpangi ini yang satu tingkat loh, bukan tumpuk. Memiliki lebar kira-kira 2,4 meter dengan panjang 12 meter saya merasa cukup lega. 

Tinggi pintu masuk juga didesain low entry (tinggi pintu masukyang lebih rendah) dan ketinggian pintu sejajar dengan pedesterian. Ketika penumpang turun (didahulukan ya) kemudian baru penumpang boleh naik. 

Mas-mas helper juga siaga membantu setiap penumpang naik atau turut bus. Yaiyalah, kan namanya aja helper. Iya sih, tapi saya amati pelayanannya saya kasih bintang 5. Tapi untuk aplikasi di palystore yang sebelumnya saya coba install di hape kok tidak bisa ya...

Problem saya, ketika buka apps tiba-tiba blue screen. Sedangkan problem di hape teman saya yang kebetulan juga install apps, halte terdekat tidak bisa ditampilkan. Jadi kemarin itu, kami mencari halte terdekat dengan bantuan google maps. Semoga segera diperbaiki untuk apps nya ya kak :)

Apalagi ada gantungan buat tangan ((apa ya ini bahasa kerennya)) dibagian tengahnya yang berderet-deret. Teman-teman disabilitas juga memperoleh hak yang sama kok, mereka akan difasilitasi dengan baik. 

Ditambah lagi di dekat pintu ada tombol untuk memberi kode helper jika memerlukan bantuan. Tidak termasuk bantuan ekonomi dan masalah asmara ya kak :p


Meskipun sebenarnya diperuntukkan untuk penumpang berdiri tapi 'oke banget' bisa sebagai pegangan spontan kalo sewaktu-waktu terjadi goyangan akibat bus berbelok ((biasanya sih). Yang sendirian ((jomblo)) boleh juga kok pegangan pake itu dulu...Haha 

***
Jangan sampai salah duduk gais. Karena posisi bangku menentukan prestasi. Eh, bukan-bukan. Maksudnya masing-masing bangku dengan warnanya masing-masing memiliki berlainan pengguna. 

Antara penumpang sehat, penyandang difabel, lansia,ibu hamil, area khusus wanita dan area khusus pria. Untuk bus satu tingkat yang saya tumpangi kemarin, kapasitas max. 67 orang. 

So, buat mbak-mbak jangan khawatir ya, meskipun transportasi umum tapi keamanan dan kenyamanan terjaga. Ayo dukung gerakan pemerintah daerah Surabaya untuk gerakan positif ini. Yo..yo..ayo..yo ...ayo.. 

Begitu juga, Suroboyo bus beroperasi dari pagi (06.00 WIB)- Malam (22.00 WIB). Alternatif buat warga Surabaya dan teman-teman yang lagi beraktifitas dimalam hari atau sekedar main di Surabaya untuk keliling Surabaya tapi keamanan dan kenyaman terjaga. Dompet juga terjaga juga sih, lhawong kita nggak keluar duit. Kan bayarnya pakai sampah botol plastik. Hehe..

Kenapa judulnya 30 menit berada di dalam 'Suroboyo Bus'? Iya, waktunya mepet banget dengan jadwal kereta api pulang ke Jember. Jadi ya tidak enaknya sedikit terburu-buru. 

Padahal masih pengen lihat dan merasakan Suroboyo Bus yang Tingkat itu. Belum lagi pengen ketemu dan foto bareng sama mbak-mbak helper yang kulihat diinstagram itu (juga belum ketemu). Pokoknya kalau next time ke Surabaya saya harus naik Suroboyo Bus lagi (Suroboyo Bus tingkat). Harus! See you next time yee mbaa helper ...

Regards,
Pemuda sedikit akal, banyak rindunya ...

Huawei Nova 3i: Titisan Huawei P20 dengan body dan storage yang ‘nggak becanda’

Survei: Level ketika kamu akhirnya memutuskan untuk ganti hape (terakhir kali) kapan sih? saat bosen yaudah ganti hape, saat ada launcing hape baru terus kepincut yaudah ganti hape, saat hape sering error yaudah ganti hape. Which One? 

Satu lagi, jangan-jangan kamu termasuk golongan orang yang beli hape saat hape kamu ((benar-benar)) mati total sehingga mau nggak mau perlu ganti hape baru? Saya kelompok ini sih.. hehe.

Kalau hape masih bisa dipakai sesuai dengan fungsinya, telepon dan SMS, buat apa sih beli hape baru? Buang-buang duit toh. Masih banyak hal-hal yang lebih menjadi prioritas dan harus dipenuhi.

Begitulah pernyataan dari ibu saya beberapa waktu lalu. Saat saya mudik ke kampung, saat saya sedang curhat jika hape yang menjadi daily driver saya rusak. Anak bujang ibu ini betul-betul kerepotan tanpa memegang hape seperti hari-hari biasanya.

Saat itu saya sebenarnya juga sedang ((sangat)) "ngarep" dan butuh donasi untuk mendapat ganti hape baru. Atau paling tidak, saya bisa service hape secepatnya setelah curhat ke ortu (orang tua).

LCD hape saya pecah akibat terbentur keramik saat memasang disebuah tripod untuk membuat konten video. Tripod tidak kuat menahan beban hape saya yang terbilang jumbo dan akhirnya, praaaaak!!! Emaaak ...

Selang beberapa hari retakan yang terjadi pada LCD merambat menjadi hitam. Lama kelamaan menjadi black screen secara full screen.

Hyuuh, adakalanya kuingin menyalahkan sebuah tripod yang saya beli saat flashsale yang hanya sekitar 50k itu :(. Eh, salah saya juga sih kurang berhati-hati.

Sayapun saat itu menghubungkan diri ke internet menjadi jarang. Mungkin 1 hari sekali, 2 hari sekali, 3 hari sekali. Itupun saya harus berada di lingkungan kampus karena disanalah "free wifi" berada.

Berbeda dihari normal biasanya, saya bebas untuk cek email dan notifikasi lainnya kapanpun dan dimana saja.

Saya juga melewatkan banyak kesempatan menerima job blogger akibat kudet (kurang update dengan berbagai informasi). Komunikasi antar temanpun jadi slow respon. Saya banyak ketinggalan info dan momen-momen penting lainnya.

Bagi saya hape itu tidak hanya terbatas pada fungsi telepon dan SMS seperti yang ibu katakan. Apalagi sebagai anak muda, fungsi hape jauh berkembang pesat saat ini dan benar-benar dibutuhkan oleh anak muda.

Satu hari tanpa hape rasanya sangat sulit untuk masa kini, bukankah begitu gais?

Apa-apa lewat hape, apa-apa lewat internet. Mulai dari chatting, grup-grup whatshapp, main sosmed dan banyak hal lainnya. Update informasi kuliah atau komunitas pun juga sudah tidak lagi trend melalui SMS atau telepon, WG (Whatshap Group).

***

Akses Internet=Uang jajan. Bagimana tidak, mengolah blog ini sambil menjalankan peran sebagai influencer membutuhkan sambungan internet juga. Pokoknya, hape dan internet is everything-lah. 
Tanpa hape yang terkoneksi internet, saya benar-benar 'kemusuhan'.
Hingga akhirnya, selang waktu beberapa bulan itu saya manfaatkan untuk menabung (uang sendiri) untuk membeli hape baru service. Benar-benar mengumpulkan selembar dua lembar rupiah dari jatah uang makan harian anak kos, sebagian juga merupakan bagian dari fee dari job blogger yang saya kerjakan.


Fyi, timeline instagram saya juga penuh dengan update info gadget dari akun-akun instagram yang banyak saya follow. Belum lagi di twitter, belum lagi di facebook. Aaaaah, hape sekarang keren-keren ya ... ((dalam hati)) #Nontontapinggakbeli

Nongkrong pas weekendpun menjadi salah satu momen yang pasti ngobrol dengan banyak hal yang tidak jauh-jauh dari gadget. Gadget lagi, gadget lagi. Gadget yang lagi hot. Hot news gadget yang terakhir kita bahas soal ini ...

Dari kebiasaan ini, seringnya juga sih saya menjadi konsultan untuk teman-teman yang ingin membeli hape baru. Kemudian bisa tuh, pegang-pegang, lihat-lihat dan coba-coba fiturnya. Hehe.

"Eh, suga. Menurut lo kamera ((sebut tipe smartphone)) vs ((sebut tipe smartphone)) bagus mana?"

Saya juga paling seneng kalau diajak mereka berkunjung ke galeri atau booth smartphone. Saya bisa merasakan sensasi smartphone terbaru tanpa harus membelinya. Bahagia memang se-sederhana itu ya. Hehe. 

After long time saya menunggu le-lomba-an blog berhadiah smartphone, akhirnya ketemu juga. Berbagai macam #hastag dan keywords saya telusuri untuk menemukan informasi dan memperbesar peluang mewujudkan #2018gantihape secepatnya.
#lombablog, #kompetisiblog, #kompetisimenulis, #blogcompetition, #lombamenulis, #blogcontest, #bloggingcompetition, #lombangeblog, #lombamenulisblog dan banyak keyword-keyword lainnya yang saya gunakan untuk menelusurinya.
Dari hastag-hastag ini akhirnya ketemu lomba blog yang hadiahnya gadget impian. Huawei Nova3i. Yeees! Saya memantapkan diri untuk mengikuti lomba blog dari Huawei x Urbandigital.id ini.

Motivasi terbesar ikutan lomba blog ini: Beberapa bulan ini, hape saya sering uring-uringan semenjak ganti LCD. Mulai dari touchscreen macet, tiba-tiba scroll sendiri, tombol volume dan power dibagian sisi tidak lagi responsive seperti dulu.

Saya butuh upgrade hape untuk saat ini untuk menghandle aktivitas keseharian saya, termasuk membuat konten kreatif. 

Saya selalu update nonton video channel mereka, tak terkecuali review Huawei Nova 3i yang bikin pengen, gais! Mana nih channel favorit kamu?

Sering baca dan nonton video review mereka seringkali saya pengen banget punya hape baru. Bentar-bentar pengen, bentar-bentar pengen. Apalagi tipe smartphone tersebut “gue banget”. Gue banget: Smartphone dengan spesifikasi dan fitur yang memang sedang saya inginkan.

Sayapun juga sebenarnya punya kriteria spesifikasi idaman untuk sebuah hape dari waktu ke waktu. Lhawong, nonton video review gadget-nya aja dari waktu ke waktu. Rawan "mupeng" a.k.a muka pengen hape baru deh.

Beginilah akibat terlalu sering nonton video-video review gadget di youtube. Begitu juga cewek, saya suka cewek rambut sebahu,tinggi dan cantik luar dan dalam *siapa yang tanya?

SMARTPHONE IDAMAN SAYA TUH BEGINI ...

Saat memilih smartphone ada banyak hal yang menjadi pertimbangan. Mulai dari kelengkapan fitur, merek perusahaan, hardware yang digunakan, hingga aplikasi yang tersedia. Apakah fitur-fitur itu memang benar-benar saya butuhkan atau tidak.

Benar, tiap konsumen memiliki sudut pandang yang beda pada tiap merek yang mereka inginkan sesuai dengan kebutuhan dan ketertarikan masing-masing.

Aspek kamera sih itu penting banget, apalagi untuk blogger yang pasti sering jepret sana-sini. Sebut saja blogger butuh hape dengan kwalitas kamera yang pinjam-able. Kebutuhan foto produk, dimana kita sendiri-lah yang seakan-akan menjadi model profesional.

Demikian juga saya, jika fitur utama yang saya butuhkan sudah mumpuni, untuk apa saya membeli smartphone flagship kaya fitur tapi "over price" (?)

***
Selang sekitar satu bulan dari launching Huawei P20 (28/6/2018), Huawei Nova 3i memberi harapan baru buat netizen yang jatuh cinta pada Huawei P20, tapi terhalang restu orang tua. (no donation here)

Selasa, 31/7/2018 di Jakarta

Benih-benih cinta itupun tumbuh manakala smartphone yang saya amati memiliki spesifikasi mumpuni (sesuai kebutuhan saya) tapi dibanderol dengn harga yang menarik. Menarik: Lebih murah (kaya fitur) jika dibandingkan dengan hape dari brand lain dikelasnya.

Tapi ya gitu, ”Bisane mung nyawang, sing biso nduweni”. Pepatah dalam bahasa daerah tempat tinggal saya (bahasa osing, Banyuwangi) yang kurang lebih memiliki arti: Hanya bisa memandang, tapi tidak bisa memiliki.

Hingga bulan September ini, Huawei Nova 3i masih menjadi hape idaman setelah series Huawei P20! 

Huawei Nova 3i: Titisan Huawei P20 dengan body dan storage yang ‘nggak becanda’ 

Saya menyebut Huawei Nova 3i sebagai titisan Huawei P20. Bodinya mirip, spesifikasinya juga tak kalah mumpuni dan handal untuk sekelas hape mid-range (kelas menengah). Cantik, secantik mbaknya ..... So instagramable pose with Huawei Nova 3i like this..

Memegang Huawei Nova 3i pasti menjadi pusat perhatian orang sekitar, desain terkesan premium dan bikin tambah cakep pemiliknya. ih, aku juga pengen kelihatan cakep pake Huawei Nova 3i :p

Dengan harga 1/3-nya Huawei Nova P20 tentu ada beberapa fitur yang dikurangi. Meskippun demikian Huawei Nova 3i adalah smartphone kelas menengah yang merajai kelasnya. Buat keseharian saya, Huwei Nova 3i ini idaman. 

Huawei Nova 3i dibanderol dengan harga Rp.4.199.000 mendapat antusias yang tinggi dari banyak orang semenjak postingan foto diinstagram Huawei yang menjadi tanda-tanda bahwa Huawei Nova 3i bakal muncul di Indonesia.

Saat ini Huwei Nova 3i sudah dipasarkan secara bebas dan bisa didapatkan secara resmi di erafone dan Lazada sebagai partner Huawei. Oh iya, dengan harga diatas kelengkapan unit pembelian yang akan didapat sebagai berikut: 

  • Unit Huawei Nova 3i
  • SIM card ejector
  • Adaptor charger 5V 1 A
  • Kabel data micro USB
  • Headset standar
  • Kartu garansi dan buku panduan
Sebagai titisan kakaknya, Huawei P20, Huawei Nova 3i tidak kalah keren (termasuk harganya yang keren). Inilah Huawei Nova 3i. Smartphone yang menjangkau kelas saya dan fitur-fiturnya tidak kalah heboh.

Hal-hal random yang saya pikirkan ketika mendengar Huawei 3i dengan fitur dan spek yang dimilikinya

Bahkan penilaian saya, ini hape terbaik di kelasnya dengan dimilikinya fitur dan spesifikasi yang memang saya butuhkan. Terlebih pada series Huawei Nova 3i inilah spesifikasi yang saya inginkan dan harga yang dibanderol saling kompromi dengan budget jangkauan dompet. 

Sempurna untuk saya, solusi ketika saya pengen Huawei P20 kemudian digantikan Huawei Nova 3i yang memiliki spesifikasinya lebih dari cukup untuk apa saja. Salah satunya buat gambar ilustrasi seperti pada tulisan ini tapi melalui hape bukan laptop.

Kemana-mana membawa laptop berukuran jumbo hanya untuk mencari udara segar ketika menggambar sih ''nyiksa" banget ya selama ini.

Menjalankan hobi sebagai konten kreator, blogger dan influencer, saya selalu berusaha untuk menciptakan konten-konten terbaik, unik dan ‘khas’ ala saya. 
Huawei Nova 3i ini memiliki fitur-fitur yang menjadi poin pamungkas sehingga mampu membelokkan hati saya dari Huawei P20. Huawei Nova 3i: Titisan Huawei P20 dengan body dan storage yang ‘nggak becanda’ 

DESAIN BODI ANTI-MAINSTREAM DAN PREMIUM
Mengikuti desain P20, Huawei Nova 3i juga tampil nyentrik. Jika sebutan warna gradasi “twillight” ada pada P20 maka Huawei Nova 3i memiliki gradasi warna yang disebut iris purple. Cantik, secantik mbak irish bella pemain sinetron di tv itu loh...

Material terlihat elegan, frame berbahan metal sedangkan body keseluruhan berlapis kaca yang membuat perangkat ini terlihat sangat berkilau. Bisa buat ngaca ...

Gradasi iris purple ini yang anak muda banget dan bikin trendy. Warna biru keungu-ungu-an atau ungu ke-biru- biruan. Eh, gimana ya sebut warnanya. Pokoknya seperti diatas gais ... 

Selain warna iris purple, variasi warna yang bisa dipilih untuk unit Huawei Nova 3i ada Black mate (hitam). Tidak kalah juga untuk series yang berwarna hitam mate, dimana warna hitam itu sifatnya everlasting, keren tidak ada matinya terutama bagi para cowok lah ya.

Bodi dengan ukuran yang pas bagi tangan saya dan layar yang lebar sehingga enak digenggam. Oh iya, dibagian panel belakangnya juga ditempatkan fingerprint.

Mengintip bagian bawah, ada slot microUSB, grill speaker dan juga lubang jack 3,5mm. Disisi bagian kanan terdapat tombol power dan volume. Sedangkan sisi kiri terdapat tray SIMCard dan MicroSD.

Dengan layar lebar, pengalaman visual yang memuaskan akan dirasakan. Ukuran layar sedikit lebih besar daripada P20 tapi bezeless. Jadi masih nyaman digenggam meskipun layarnya lebar.

Layar bezeless berukuran bentang diagonal 6,3 inci dengan resolusi 2.340x1.080 pixel (aspect ratio 19,5:9) namun masih tetap nyaman juga ketika dimasukkan saku seperti kebiasaan saya.


Poni-ponian yang lagi kekinian untuk smartphone saat ini juga tidak absen. Meskipun mengusung desain poni, poni-poni kemanjaan ini bisa disamarkan dimenu pengaturan. Jadi bisa dimunculkan maupun dihilangkan, suka-suka netizen lah ya ....

STORAGE 'NGGAK BECANDA' LEGA 
Menyediakan penyimpanan atau memori internal sebesar 126GB, RAM 4 GB. Masalah tapi bukan menjadi masalah: Tipe tray SIMcard yang digunakan disini yaitu tipe hybrid. SIM 1 tipe Nano dan SIM 2 Tipe nano/SlotMicroSD.

Jika memaksakan micro SD makan harus mengorbankan baiki kedua yang memuat sim card. Dengan kapasitas storage 258GB yang dibenamkan pada Huawei Nova 3i bahkan saya yakin tidak akan membutuhkan storage tambahan. Itu saja cuku banget. Tumpeh-tumpeh ...

Huawei Nova 3i memang cocok untuk penikmat multimedia atau blogger seperti saya, yang membutuhkan ruang penyimpanan extra untuk dokumentasi. Baik itu berupa file foto, audio maupun video. Jepret-jepret momen jadi lebih leluasa saat menghadiri event tertentu. 

EMPAT KAMERA DALAM SATU HAPE. GIMANA TOH MAKSUDNYA? 
Huawei Nova 3i with four AI (Artificial Intelligence) cameras. Ada juga Aspheric Lens sebagai pengganti Leica pada Huawei P20 (bawah kamera Nova 3i dengan tulisan ASPH).

Aspheric Lens adalah teknologi optik yang memungkinkan pembiasan cahaya putih (polikromatik) menjadi cahaya pelangi (monokromatik) menjadi sangat minim. AI selfie master hadir dengan kemampuan mencapai detail yang jelas dan kedalaman info yang akurat.

Empat kamera Huawei Nova 3i antara lain: Kamera ganda dibelakang (16MP f/2.2 PDAF dan 2MP) dan kamera ganda belakang (24MP f/2.2 PDAF dan 2MP) + flash LED.

Dengan adanya lensa ini pembiasan dihilangkan dan seoptimal mungkin sehingga gambar yang dihasilkan menjadi tajam dan tanpa ada gradasi warna pelangi yang menganggu. Aspheric Lens ini rupanya menjadi selling point untuk Huawei Nova3i.

Lengkap dengan menu-menu kamera seperti Pro mode, bokeh, portrait, slow mow dan lain-lain. Ada pula fungsi HDR Pro hanya berfungsi di kamera depan. Wih, sektor kamera mumpuni ini bisa saya andalkan ketika travelling. 

Sejauh ini, jepret-jepet travellingnya bareng geng masih mengandalkan kamera smartphone dan action cam saja. Selain alasan kepraktisan, alasan lain karena diantara kami belum ada yang memiliki kamera dikelas SLR/Mirrorles dsb yang levelnya berada diatasnya.

Huawei Nova 3i, maukah kau travelling bersamaku di hari tarvellingku berikutnya? Harus mau dong, hehe. Huawei Nova 3i dibekali dengan kapasitas baterai yang cukup besar, yaitu 3340 mAh yang juga sudah mendukung pengisian cepat. Jadi ya, aman lah buat travelling seharian.

Yeep, keberadaan kamera resolusi 2MP Depth sensor ini sebagai kamera yang dapat menghasilkan efek foto bokeh (background ngeblur). Sudah bisa dibayangkan nih, 16MP dan 24MP pasti menghasilkan foto yang kinclong. 

Lebih menarik, Huawei Nova 3i bisa merekam video slowmotion 16 kali perlambatan pada 480 fps dan 4 kali pada 120 fps. 

Teknologi atau fitur AI scenary recognition, kamera dapat menyesuaikan lingkungan yang membuat pengambilan gambar menjadi lebih baik secara otomatis. Tapi fitur AI ini bisa dimatikan secara manual. 

Huawei Nova 3i mampu menampilkan foto dan video presisi yang seimbang dengan pratinjau waktu nyata bahkan saat dibawah sinar matahari. 

POIN PLUS: QMOJI CUTE BUAT KIRIM PESAN KEKINIAN
Emojikan dirimu dengan Qmoji (Huawei Nova 3i punya). Eskpersi wajah, gerakan dan suara yang kita keluarkan dapat ditampilkan dalam bentuk Qmoji. Format yang dihasilkan berupa format gif atau video.

Wah bahaya nih, jika saya keturutan punya Huawei Nova 3i pasti teman-teman cewek sering pinjem nih gara-gara Qmoji ini. Eh, membuat orang lain bahagia kan suatu kebaikan toh? Nanti kalau saya punya Huawei Nova 3i ini teman-teman boleh pinjam juga kok, Hehehe


CHIPSET HISILICON KIRIN 710 PERTAMA HUAWEI (PABRIKAN SENDIRI)
JEROAN: Chipset pabrikan sendiri dari Huawei Hisilicon Kirin 710 dengan CPU octa-core 2,2 GHZ dan GPU Mali-G51 MP4. 

Tampilan dan perindahan task menjadi responsive, halus. Pengalaman bermain games menjadi imersif (penggunanya bisa merasakan suasana yang mirip dengan dunia nyata)


SEBENTAR, HUAWEI NOVA 3i COCOK UNTUK GAMERS?
Menyasar gamers, Huawei Nova 3i dipasang GPU Turbo. Meningkatakan penggunaan grafis dalam bermain games sehingga bakal lebih halus dan lancar. GPU turbo akan berjalan secara otomatis apalagi sebuah games mendukung secara default.

Ngomongin soal GPU turbo, dengan adanya GPU turbo ini mampu mendongkrak kinerja grafis sehingga software, aplikasi atau games berat bisa berjalan lancar tanpa kendala. Eh, berarti mantap juga buat nonton film-film thailand kesukaan saya..

Dari nonton film pasti ending-nya nemu inspirasi buat bikin edit foto lucu-lucuan gitu. Salah satunya pernah ngedit foto gantiin mario maurer ini. haha. Tebak ini cuplikan film thai judulnya apa?

Info penting lagi, Huawei juga mengklaim bahwa GPU Turbo mampu menghasilkan performa 60% lebih gegas dari sebelumnya. Begitu juga soal daya tak perlu dikawatirkan. Pasalnya, Huawei menegaskan bahwa lewat teknologi ini bakal terjadi penghematan hingga 30%

(nb: maunya mau foto lucu pakai emoji, tapi hape tidak punya fitur lucu emoji :p) 

Bahkan saya bisa membayangkan seketika setelah mengetahui sesifikasi Huawei Nova 3i secara keseluruhan diatas. Terbayang sudah, fitur-fitur yang dibenamkan pada Huawei Nova 3i tersebut betapa besar manfaatnya untuk menunjang keseharian saya. Terutama fitur yang sudah saya ulas diatas itu...

Yasudah mas, cerita curhat dan gambar-gambar ternyata udah panjang banget. Harapannya, saya bisa mengabadikan momen tahun baru 2019 (beberapa bulan lagi ini) menggunakan Huawei Nova 3i. Weiissh #kode hehe..



Regards,
Pemuda sedikit akal, banyak rindunya.