2 tempat wisata di Pangkalpinang ini akan saya kunjungi terlebih dahulu

6 comments

Antara Aku-Bupatiku dan Bupati Pangkalpinang. Bukan kok, ini bukan judul film yang akan saya perankan #nyamarjadiartis. Bukan juga film yang akan tayang di bioskop. Saya hanya sedang mengamati caption foto yang terlihat di beranda twitter dan lahirlah sebuah kalimat. Butuh waktu sekitar 15 detik melihat mimik wajah para pempimpin daerah dan menerka-nerka, kira-kira topik apa yang sedang mereka diskusikan dalam diskusi santai.


Mungkin saling curhat kali ya? Eits, tapi tentu bukan masalah pribadi. Meskipun dalam konteks yang santai, topik diskusi pasti tidak jauh-jauh masih berhubungan dengan masing-masing daerah yang sedang beliau pimpin. Baik itu berkaitan dengan sosial, ekonomi, budaya atau lainnya. Bisa jadi beliau sedang membicarakan masalah potensi alam dan pariwisata.



Argumen saya seakan menguat saat menemukan artikel tersebut. Bisa jadi topik diskusi yang saya terka itu benar. Dan para pemimpin daerah saat ini saling bekerja sama dan berlomba-lomba memperkenalkan Indonesia ke kanca International dengan potensi wisata dari daerah masing-masing.

Banyuwagi, terletak paling ujung timur pulau jawa (berbatasan dengan pulau bali) loh, saat ini banyuwangi sedang hits sebagai salah satu destinasi wisata bagi wisatawan di penjuru dunia. Sebuah alasan yang berusaha saya hubung-hubungkan, ketika melihat Bupati Pangkalpinang dan Banyuwangi sedang diskusi. Oh, mungkin beliau saling sharing tentang program kepariwisataan.


Saya belum pernah pergi ke Pangkalpinang. Hal ini semakin membuat saya penasaran dengan potensi alam yang ada di Pangkalpinang. Jika teman-teman bertanya kepada saya tentang wisata Banyuwangi, tentu dengan senang hati saya akan bercerita kepada kalian. Bahkan, setelah membaca tulisan ini jangan sungkan mampir ke rumah saya saat "mbolang a.k.a explore" ke Banyuwangi. Rumah saya berada di desa Jajag, Gambiran, Banyuwangi. Mari ngopi atau ngeteh bareng di rumah :)


Entah, tahun berapa saya bisa berdiri dan mengirup udara di kota Pangkalpinang. Tidak pasti juga, nanti setelah lulus  kuliah, dimanakah saya akan mendapatkan pekerjaan. Bisa diluar kota bahkan luar pulau. Tidak menutup kemungkinan mendapat pekerjaan di kota Pangkalpinang. Pangkalpinang? Jika hal itu terjadi, ini adalah pengalaman yang luar biasa. Sebuah tulisan yang saya tulis menjadi kenyataan. Dan saya akan mengatakan kalimat manis, Pangkalpinang kita berjodoh.

Pangkalpinang, Pintu Gerbang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

sumber

Pangkalpinang. Katanya, pangkal dalam bahasa melayu artinya pusat atau awal. Tidak lain karena Pangkalpinang berperan sebagai pusat industri pertambangan timah. Sedangkan kata pinang merujuk pada tempat yang ditumbuhi banyak pohon palem. Pangkalpinang menjadi kota terbesar di Bangka yang menjadi gerbang untuk menikmati seluruh keindahan Bangka Belitung.



Tentu, sewaktu senggang nanti saya akan explore kota Pangkalpinang. Mulai sekarang saya juga sudah mulai explore kota Pangkalpinang loh, khususnya tempat-tempat wisata yang katanya wajib dikujungi. Bedanya, explore yang saya lakukan masih melalui dunia maya. Baca informasi sana-sini. Hingga akibatnya saya menemukan salah satu tempat wisata yang membuat "penasaran". Kali ini saya akan mengajak kalian mengetahui wisata budaya yang ada di Pangkalpinang yaitu Ritual Cheng Beng.

Pemakaman Tionghoa Terbesar di Asia Tenggara Ada di Pangkalpinang

sumber

Cheng Beng adalah sebuah ritual/sembahyang tahunan sebagai bentuk cinta dan menghormati leluhur. Sangat ramai dan meriah karena seluruh masyarakat tionghoa baik yang ada di Pangkalpinang maupun di perantauan berbondong-bondong untuk berupaya pulang melaksanakan ritual. Ini merupakan bagian dari tradisi masyarakat tionghoa yang menjadi mayoritas masyarakat di kota Pangkalpinang. Menurut saya, cheng beng itu unik dan sifatnya khas karena saya belum pernah melihatnya di daerah lain. 


sumber
Ramainya manusia dan pernak-pernik termasuk persembahan (sesajian) banyak disajikan berkolaborasi. Aneka buah-buahan, ayam/babi, aneka kue, arak, makanan vegetarian, hio/dupa juga lautan uang kertas palsu ada di ritual.

sumber

Lembaran kertas yang ditaruh di atas kuburan tersebut menjadi salah satu hal yang menyita perhatian saat puncak perayaan Cheng Beng berlangsung. Keramaian dan serangkaian acara inilah yang membuat saya penasaran dan ingin merasakan secara langsung di lokasi ritual.

sumber

Serangkaian kegiatan ritual Cheng Beng diawali dengan membersihkan makam di pemakaman tionghoa Sentosa. Kompleks Pemakaman China Sentosa adalah kompleks pemakaman mewah warga Tionghoa yang sudah ada sejak tahun 1935. Pemakaman memiliki luas 27 hektar dan terdapat 11.000 makam di dalamnya.  



Makam-makam dibuat dalam bentuk yang berbeda-beda, bahkan ada salah satu makam yang menggunakan batu granit seharga ratusan juta rupiah. Ada juga salah satu Makam yang katanya tertua di kompleks pemakaman tersebut. Makam tersebut adalah milik keluarga Boen Pit Liem yang diperkirakan sudah ada dari tahun 1915. Jadi jika sekarang adalah tahun 2016, berarti usia makam sudah 101 tahun.

sumber

Pembersihan makammerupakan kegiatan pre-ritual ritual cheng beng. Dilakukan 10 hari sebelum pelaksanaan Cheng Beng dilaksanakan. Sedangkan puncak dari kegiatan Cheng Beng dilaksanakan pada setiap tanggal 5 april (kalender masehi). Jadi buat kita yang ingin melihat secara langsung ritual ini jangan sampai salah tanggal ya...

Semakin semarak, ritual Cheng Beng dilengkapi dengan banyak lampion, kembang api dan iringan alunan musik Belaz Band atau Tanjidor plus pelepasan lampion bersama. Waaaah, pasti suasa malam saat berada di tempat ritual Cheng Beng ini indah dan meriah.

sumber

Menurut masyarakat tionghoa sendiri, ritual ini juga momentum reuni. Mempererat tali silaturahmi antar keluarga dan para sahabat. Terlebih mereka datang dari berbagai wilayah, baik dari tanah air maupun mancanegara. Mereka pulang ke Pangkalpinang untuk berziarah ke makam leluhur. Lalu...

sumber

DIMANAKAH SAYA BISA MELIHAT RITUAL CHENG BENG?

Sebelum menuju tempat wisata di kota Pangkalpinang, sudakan kalian tahu bagaimana rute perjalanan yang bisa kita gunakan? Jika kalian sudah pernah ke Pangkalpinang ini bukanlah masalah, tetapi jika belum pernah, informasi ini sangat diperlukan. 

Kita bisa naik pesawat terbang menuju Bandara Depati Amir di Pangkalpinang terlebih dahulu dari tempat tujuan masing-masing. Satu hal yang perlu kalian tahu bahwa Pangkalpinang berada di Pulau Bangka, sedangkan Tanjung Pandan berada di Pulau Belitung. Ingat, Kepulauan Bangka Belitung. Biar nanti kalian tidak bingung nih. He..he.

sumber

Ritual cheng beng bisa di temukan di pemakaman Sentosa yang berada di Jl. Soekarno Hatta, Pangkalpinang. Menurut sumber data yang saya dapatkan dari suatu biro perjalanan, cara menuju lokasi yaitu dengan menggunakan angkot. Naik angkot berwarna hitam dari Pasar Ramayana ke Pasir Padi dan bilang saja turun di depan kompleks pemakaman. Jika membawa mobil sendiri atau lebih memilih untuk rental mobil sih tidak masalah juga kok. Kembali lagi masalah budget ya guys.

Setelah melihat kegiatan ritual Cheng beng, Wisata no.2 yang wajib menjadi sasaran saya adalah peribadatan terpadu tanjung bunga. Sepertinya tempat ini instagramable nih. Menjadi kawasan peribadatan terpadu untuk agama Hindu, Buddha dan Konghucu.


sumber

Loh katanya 6 agama? Yups, untuk tempat peribadatan agama Islam, Kristen dan Katolik masih dalam tahap pembangunan. Jika kamu beruntung, event pertunjukan lomba barongsai bisa kamu nikmati di Tanjung Bunga.


sumber

Bonus! Panorama indah dan lanscape menarik bisa sekaligus kamu dapatkan saat berkunjung di tempat ini. Tidak lain karena lokasi wisata ini berada di tas bukit yang menghadap ke laut. Kesegaraan dan kedamaian umat beragama benar-benar terasa di tempat ini.

sumber: @proudbabel

Kawasan Pantai Tanjung Bunga unik dengan adanya bebatuan pantai yang tersusun indah. Bagi para pecinta wisata minat khusus, lokasi Tanjung Bunga sangat cocok untuk petualangan dengan menyusuri pantai dan alam perbukitan.

sumber: @travelmatekamu

Menarik! Pada bagian arah ke darat Tanjung Bunga memiliki satu kawasan berbukit dengan panorama yang sangat indah kearah laut. Lengkap dengan pemandangan hilir mudik kapal penumpang dan barang, yang keluar masuk pelabuhan Pangkal Balam. Lalu ..

BAGAIMANA SAYA MENUJU OBYEK WISATA PERIBADATAN TERPADU TANJUNG BUNGA?

Obyek wisata peribadatan terpadu tanjung bunga terletak tidak jauh dari pusat kota Pangkalpinang. Dapat dijangkau dengan durasi waktu tidak lebih dari 30 menit dari pusat kota Pangkalpinang. Sedangkan kendaraan yang bisa dipakai untuk menuju lokasi yaitu dengan taksi atau mobil rental.

Pada saat akhir pekan, banyak warga setempat beserta keluarga mereka datang ke pantai ini untuk menikmati keindahan pantai. Pantai Tanjung Bunga menawarkan keindahan panorama pantai dan bebatuan karang berwarna kemerahannya. 

Cocok deh, jika nanti saya berjodoh karena tugas bekerja di kota Pangkalpinang, weekend bisa sering-sering main ke tempat ini. Loh, tempat wisata di kota Pangkalpinang hanya itu saja? Tidak dong, satu persatu pasti nanti akan saya kunjungi. Tapi khusus 2 tempat wisata diatas sepertinya akan saya dahulukan, sebelum menjelajahi Pesona Pangkalpinang yang lainnya.


Pengen sih menikmati pesonaPangkapinang, terutama yang khas dari kota Pangkalpinang. Tapi aku kan belum pernah ke Pangkalpinang?  Tenang...


Tips: Cari tahu informasi sedetail mungkin mengenai tempat wisata yang akan kamu kunjungi. Jika punya budget lebih, nggak ada salahnya kok memakai biro perjalanan wisata ataupun guide yang akan mengajak dan mendampingi kamu keliling kota Pangkalpinang sepuasanya. Mudah, pasti dan kamu tidak perlu khawatir jika kehilangan arah alias kesasar. Hehe.



Misalkan saya bagi-bagi tiket gratis liburan ke salah satu tempat wisata di kota Pangkalpinang, kira-kira kalian mau pergi kemana? Ceritakan di komentar ya guys :)


Wordcount : 1382

6 comments:

  1. Wah pengen deh ke Pangkalpiang, aku pengen ke Pantai Tanjung Bunga saja, habis itu makan seafood kepitingnya, pasti maknyus rasanya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo mau explore makanan khas pangkalpinang banyak terbuat dari hasil laut mas, memang. Hingga makanan ringan ada juga banyak :)

      Delete
  2. pas event ritual cheng beng kayak nya seru. lama juga harus nunggu 5 aprilnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kaya lebaran aja setahun sekali, biasanya keluarga bertemu saat lebaran tapi mereka saat cheng beng :D

      Delete
  3. Waooo... pangkal pinang bagus juga yah. Jadi pengen ke sana. gambarnya bagus-bagus. Ke pemakaman belanda keknya seru tuh.

    ReplyDelete
  4. Reviewnya kece, semoga menang dan bisa ke pangkal pinang, suka sama karater kartunnya

    ReplyDelete

Udah masuk sini, jangan lihat-lihat aja dong. Nanti lama-lama naksir aku gimana? Baca dan tinggalkan komentar sebanyak-banyaknya dan tunggu aku blogwalking balik 1x24 jam ya ganteng & cantek-cantekkuh :D