Resolusi sehat di tahun 2020: Cukupi kebutuhan cairan tubuh, setidaknya minum air putih 8 gelas sehari

Di tahun baru 2020 ini, perubahan apa saja yang ingin teman-teman lakukan? Sayapun sejak beberapa hari lalu juga mulai menyusun, apa saja yang menjadi target saya di tahun 2020 yang tak terasa tinggal menghitung hari. Salah satu kebiasaan dan merupakan bagian dari lifestyle banyak yang harus saya perhatikan, soal kesehatan yang harus saya benahi. Bagaimana tidak, saya pernah mengalai hal yang tidak mengenakkan soal kesehatan dan karena inilah saya tidak ingin mengalaminya kembali. 

Saya benar-benar tersadarkan ketika tubuh saya terasa lemas, sering mengantuk dan hal ini tentu menganggu aktifitas sehari-hari. Seakan-akan keseharian saya menjadi tidak produktif. Setelah merasakan bahwa kondisi badan saya saat itu sedang tidak baik-baik saja, saya segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk melakukan cek kesehatan. Dari hasil pemeriksaan dan gejala-gejala yang saya alami dan rasakan, saya mengalami dehidrasi

Tidak dipungkiri, selama ini saya mempunyai kebiasaan buruk dalam mengkonsumsi air minum. Singkatnya, kuat tidak minum hingga haus itu benar-benar saya rasakan. Hingga kondisi badan yang terasa lemas karena kekurangan cairan tubuh inilah yang saya rasakan sungguh menganggu. Ya, saya sadar kesehatan tubuh itu sangat berharga. Dalam kondisi tubuh yang tidak fit, saya tidak bisa maksimal mengerjakan banyak hal yang harus saya kerjakan. Sakit, akan membuat tugas atau pekerjaan satu persatu menumpuk menjadi gunung. Tentu, pengalaman buruk ini tidak ingin saya alami lagi di tahun 2020. 

Saya juga tidak kehilangan akan untuk aktif mengakses informasi kesehatan semenjak itu. Dengan adanya perkembangan dunia digital, saya dapat dengan mudah mencari bahkan bertanya langsung dengan banyak dokter profesional secara gratis, hanya melalui platform kesehatan. Memastikan secara pasti sesuai ilmu kesehatan, berapakah banyak air minum yang manusia pada umumnya perlukan untuk mencukupi kebutuhan tubuh. Pernah dengar, 8 gelas sehari adalah jumlah air minum yang harus di konsumsi untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh. 

Ternyata memang benar adanya, saat berkonsultasi secara online bersama dokter umum dr. Zulham Effendy melalui portal kesehatan, saya mendapatkan informasi yang valid bahwa kebutuhan air minum yang kita konsumsi minimal 8 gelas sehari. Lebih boleh, kurang jangan. Sejak beberapa minggu setelah saya melakukan konsultasi, sebenarnya saya juga sudah mulai membiasakan diri lebih dekat dengan air minum. Bahkan saya berusaha untuk membawa botol air minum kemanapun saya pergi demi mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Jika lupa, dalam perjalanan saya menyempatkan untuk mampir ke minimarket terdekat untuk membeli air mineral kemasan, Le Minerale. 
Minuman Le Minerale sangat baik untuk memenuhi asupan mineral dalam tubuh. Dengan kebiasaan memilih air minum yang tepat seperti Le Minerale yang memiliki kandungan mineral, kebutuhan mineral tubuh dapat didukung. Ya, mineral dalam tubuh sendiri memiliki banyak fungsi di antaranya untuk menjaga metabolisme tubuh dan pencernaan, melindungi fungsi otak, dan melindungi kesehatan tulang.

Jadi apakah kebutuhan air minum kalian sudah tercukupi dengan baik? Perlu diwaspadai jika hal-hal berikut kalian alami, bisa jadi inilah akibat dari kurang mengkonsumsi air minum. Mudah merasa lelah dan pusing, kulit menjadi kusam dan kering, mengalami masalah pencernaan, rambut kusam/kasar/mudah rontok, sering mengalami radang otot/sendi, dan sebagainya yang merupakan gejala umum yang dirasakan ketika seseorang mengalami kekurangan cairan tubuh. Dengan mengkonsumsi air minum yang cukup itu artinya kesehatan kandung kemih akan terjaga.

Masih berhubungan dengan kebiasaan baik mengkonsumsi air minum yang cukup, Urin bisa menjadi indikator kesehatan seseorang. Kalian bisa mengecek apakah terdapat masalah atau tidak dari air urinemu atau mengapa urin berwarna kuning. Pernah mengamatinya bukan, warna urin yang kemungkinan bisa berubah-ubah? 

Kenali Tipe Menstruasi yang Tidak Lancar

Menstruasi biasanya memiliki siklus antara 28 – 35 hari. Untuk kondisi dimana menstruasi tidak lancar akan dialami oleh Anda yang memiliki siklus kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari. Haid dapat dikatakan tidak lancar jika lamanya menstruasi selalu berubah-ubah setiap bulannya dengan volume darah yang bisa berubah lebih banyak atau justru lebih sedikit.



Biasanya menstruasi ini terjadi pada tahun pertama ketika Anda memasuki masa pubertas. Pada masa ini penting sekali untuk mengetahui segala hal tentang haid. Bukan hanya siklus dan proses terjadinya namun pengetahuan tentang cara pemakaian protex yang benar juga sangat dibutuhkan. Pemakaian pembalut yang salah dapat mengakibatkan darah tidak tertampung dengan benar dan bisa menyebabkan munculnya bakteri.

Tipe Menstruasi yang Tidak Lancar
Ketidakseimbangan hormon karena stress, obesitas, menopause, atau karena penyakit lainnya adalah beberapa hal yang mengakibatkan haid menjadi tidak lancar. Secara medis, haid yang tidak lancar ini terbagi menjadi beberapa tipe berdasarkan pada gejala yang Anda alami. Berikut adalah tipe-tipe menstruasi yang tidak lancar:

· Tipe Polymerorrhe, yaitu suatu kondisi menstruasi yang tidak lancar dimana siklus haid yang Anda miliki berlangsung kurang dari 21 hari. Idealnya siklus yang terpendek dari haid yang normal adalah 25 hari.
· Tipe Oligomenorrhea, yaitu kondisi menstruasi yang tidak lancar dimana siklus haid menjadi lebih panjang dari siklus normal. Pada penderita tipe ini akan mengalami haid yang berlangsung selama lebih dari 35 hari namun tidak lebih dari 90 hari.
· Tipe Amenorrhea, yaitu suatu kondisi dimana Anda akan mengalami menstruasi selama 3 bulan berturut-turut tanpa jeda.
· Tipe Metrorrhagia, yaitu suatu perdarahan menstruasi dimana volume darah yang keluar lebih banyak dari biasanya. Menstruasi tipe ini juga terjadi lebih panjang dibandingan dengan siklus normal.

Haid yang tidak lancar atau tidak teratur akan mempengaruhi tubuh Anda. Rasa tidak nyaman dan juga suasana hati yang mudah berubah mood kadang kala bisa mengganggu pekerjaan dan kegiatan Anda sehari-hari. Selalu jaga kesehatan dan kondisi tubuh agar hormon dalam tubuh juga seimbang. Dengan cara ini maka siklus haid Anda akan selalu lancar dan teratur sesuai dengan siklusnya.