Pakai DataPrint Kuliah Lancar, Biaya Pendidikan Jadi Aman

1 comment
Dear Diary.... Saat itu, ketika saya baru saja menamatkan bangku SMA, saya begitu ragu untuk menetukan langkah berikutnya kemana saya akan pergi. Melanjutkan kuliah atau cukup puas dengan menamatkan diri pada jenjang sekolah menengah atas, kemudian kerja sajalah...


Foto bareng teman sekelas waktu SMA
Menurut saya, saat itu adalah masa tersulit untuk memilih salah satu diantaranya. Ada rasa keraguan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi meskipun orang tua (bapak dan ibu) sangat mengarahkan saya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kondisi perekonomian keluarga adalah yang menjadi sumber kekhawatir saya untuk bisa menapakkan kaki di salah satu perguruan tinggi. Disisi lain, seolah-olah kondisi ekonomi keluarga yang ada saat itu bukan menjadi masalah yang besar bagi mereka, bagaimanapun juga bapak dan ibu akan selalu mengusahakan adalah bentuk dukungan terhadap pendidikan saya selanjutnya, begitulah ujarnya.

Waktu SMA, sebelum kelulusan kita menuliskan gelar pendidikan impian di papan tulis kelas

Dari lubuk hati terdalam sebenarnya saya juga ingin melanjutkan kuliah, seperti apa yang dilakukan oleh teman-teman SMA saya pada umumnya dan sesuai dengan harapan kedua orangtua. Ya, saya dan teman-teman memiliki latar belakang pendidikan dari SMA (Sekolah Menengah Atas) bukan SMK yang memang dipersiapkan siap kerja ketika lulus. Namun, tidak dapat dipungkiri pasang surut keinginan ini dilatar belakangi oleh kekhawatiran saya tentang banyaknya biaya kuliah yang sakan memberatkan kedua orangtua. Bukankan lebih baik saya bekerja saja kemudian membantu perekonomian keluarga?

Akhirnya, membaca harapan orangtua dari tutur kata dan pandangan mata menjadikan saya sangat yakin dengan keputusan yang akan saya ambil saat itu. Terimakasih, pak-bu... akhirnya saya memiliki kartu mahasiswa yang menyatakan saya adalah mahasiswa aktif di salah satu perguruan tinggi d Jawa Timur dengan program studi teknik sipil.

Dokumentasi kelompok OSPEK kampus

Setelah mengikuti serangkaian seleksi masuk perguruan tinggi, lalu saya mendapat dua kali penolakan untuk masuk pada dua perguruan tinggi favorit, tidak masalah saya akhirnya menjadi mahasiswa teknik sipil di universitas pilihan ketiga plus mendapatkan beasiswa. Betapa senangnya hati ini, saya bisa mengabari kedua orangtua bahwa saya akan mendapat beasiswa penuh ... sehingga bapak dan ibu tidak perlu khawatir dengan biaya pendidikan anak laki-lakinya ini.

Satu hal yang begitu saya patri dipikiran hingga saat ini, bapak dan ibu ingin memiliki dua anak yang sama-sama bersatus sarjana. Tepat setelah kakak wisuda, saya berhasil masuk perguruan tinggi. Saya rasa ini menjadi beban berat untuk bapak-ibu soal biaya pendidikan, belum saja sempat menghela nafas, giliran anak bungsunya seakan menodong untuk dibiaya kuliah. Semua demi masa depan putra-putrinya, bapak dan ibu adalah seorang burung tani yang ingin melihat kedua anaknya bergelar sarjana. Untung saja, ada beasiswa ....

Kupon beasiswa DataPrint yang bisa ditemukan pada kemasan produk DataPrint

Untuk teman-teman yang berada disituasi sama keberadaan beasiswa begitu besar peranannya. Begitu juga pada umumnya, beasiswa adalah cara untuk meringankan beban orang tua. Jadi, untuk teman-teman yang memiliki niat dan kesungguhan dalam melanjutkan pendidikan, jangan khawatir. Dimana ada kemauan, disitulah akan ada jalan. Dengan menjalankan kewajiban sebagai pelajar/mahasiswa yang berprestasi, beasiswa menjadi mudah untuk didapatkan. Salah satunya beasiswa yang diberikan oleh DataPrint ini nih...

Beasiswa Dataprint yang diberikan kepada pelajar dan mahasiswa diseluruh Indonesia oleh DataPrint ini merupakan bagian dari program CSR DataPrint. Bagi banya pelajar dan mahasiswa, program beasiswa ini mungkin tidak asing lagi karena sudah berjalan sejak 9 tahun yang lalu. Tepatnya dimulai dari tahun 2011 beasiswa DataPrint hadir untuk yang pertama kalinya. Kabar baik untuk pencari beasiswa nih, di tahun 2020 ini DataPrint menyediakan sebanyak 500 beasiswa kepada pelajar/mahasiswa pilihan yang terbagi kedalam dua periode.

Jadi, sampai saat ini belum telat untuk mengikuti seleksi pendaftaran di periode I ya! Pendaftaran beasiswa ini sangat mudah dan jelas. Teman-teman tinggal buka website beasiswadataprint.com kemudian melakukan pendaftaran beasiswa disana ya. Eits, jangan lupa syaratnya harus beli produk DataPrint terlebih dahulu agar mendapatkan kupon beasiswa. Kupon berisi kode unik inilah nantinya yang akan menjadi syarat untuk dimasukan dalam isian formulir online.

Tampilan website beasiswa DataPrint

Oh iya, beasiswa terbagi dalam tiga nominal yaitu Rp 400 ribu, Rp 700 ribu dan Rp 1 juta. Dana beasiswa akan diberikan satu kali bagi peserta yang lolos penilaian. Sedangkan aspek penilaian dilihat berdasarkan dari essay, prestasi dan keaktifan peserta yang menjadi poin isian pada formulir pendaftaran.

Menarik sekali nih, jika teman-teman amati saat pengisian formulir pendaftaran, ada hal yang menarik nih. Pada isian formulir ada kolom nama pemberi rekomendasi diantaranya bisa diisi dengan rekomendasi teman atau toko penjual produk DataPrint (Paperphotos, Transfer paper, Tinta Refill. Nah, disinilah teman-teman bisa mendapatkan hadiah lagi berupa Merchandise Exclusive DataPrint untuk 5 orang peserta yang paling banyak merekomendasikan program ini ke teman-teman.

Begitu juga dengan toko yang memberi banyak rekomendasi kepada pelajar/mahasiswa, mereka akan mendapatkan rewards berupa Voucher belanja Rp. 500.000 untuk 10 Toko yang paling banyak merekomendasikan beasiswa DataPrint diakhir periode. Selain itu, tata cara pengisian masing-masing poin pada formulir bisa dibaca ditautan berikut ini ya. Pakai DataPrint bisa dapat beasiswa pendidkan, loh!

PRODUK DATAPRINT YANG SERING SAYA GUNAKAN
Selain kuliah, saya mendapatkan penghasilan tambahan dari menjadi seorang blogger. Dari menulis review barang, tempat dan makanan diblog yang saya miliki ini saya mendapatkan uang saku tambahan yang bisa saya gunakan untuk pemenuhan anak kos kebutuhan sehari-hari. Saya juga memiliki bisnis kecil-kecilan dalam bidang percetakan foto atau membuat karya ilustrasi. 


Jual illustrasi yang dicetak menggunakan kertas A4 DataPrint lalu dibingkai

Ya, tentu konsumen tidak lain adalah teman-teman dan orang sekitar saya. Semenjak saya memiliki sebuah printer all in one (saya beli dari uang hadiah sebuah lomba blog), saya langsung memiliki ide untuk mencoba bisnis ini. Berawal dari teman-teman dan orang sekitar yang membutuhkan jasa ini, kemudian menanyakan kemampuan ini kepada saya, akhirnya sayapun memanfaatkan apa yang saya bisa ini untuk mereka. Menjual ilustrasi dan jasa cetak foto. Lumayan, sedikit-sedikit juga bisa buat nambah tabungan. Tabungan diakhir bulan... agar perut tidak keroncongan...hehe...anak kos sih...

Bikin kaos sablon dengan paper transfer DataPrint gampang banget, apalagi saya belum pernah membuat sebelumnya. Sebelumnya hanya perlu cetak gambar dikertas transfer DataPrint menggunakan printer dengan Tinta Printer biasa. Pada kemasankertnya disertai dengan petunjuk penggunaan. Sayangnya warna kurang pekat dikarenakan resolusi gambar yang saya gunakan berupa file jpg beresolusi rendah. Lebih baik menggunakan gambar berbasis vektor atau gambar yang memiliki resolusi besar ya teman-teman...

Proses sablon yang cepat dan mudah, di kos setrika pinjem teman hehe 😅

Produk DataPrint yang sering saya pakai adalah Kertas Foto A4 dari DataPrint. Memiliki tekstur kertas yang smooth & glossy menjadikan hasil cetakan foto menjadi bagus. Apalagi jenis kertas foto dari DataPrint yang saya gunakan ini water resistance. Jadi kalau misal kecipratan air minum sih, bukan jadi masalah. Sesuai dengan tagline yang tertulis pada kemasannya, DataPrint: Sahabat printer anda.

Selain kertas foto DataPrint ini, beberapa hari yang lalu saya sempat membagikan instagram story saya sedang melakukan eksperimen menggunakn produk DataPrint T-shirt transfer paper. Ituloh... kertas yang bisa digunakan untuk sablon gambar pada kaos hanya dengan ditempelkan kemudian disetrika. Hasilnya ternyata sangat mudah, cepat dan keren dong....

Hasil jadi kaos sablon sekitar 10 menitan

Dari eksperimen saya yang pertama kali menggunakan T-shirt transfer paper ini untuk sablon kaos, ini sangat menakjubkan. Saya tinggal beli kaos polos untuk disablon berbagai macam tulisan, gambar atau ilustrasi. Apalagi saya suka banget menggambar.

Bisa-bisa ini bakal jadi ladang penghasilan sih selain jasa bikin kado ilustrasi dan cetak foto. Mengingat modal yang digunakan cukup terjangkau dan sangat memungkinkan untuk dijual sebagai kaos sablon kekinian dan peluang besar mendapatkan keuntungan. Kaos cotton combad 30s 30ribu + T-shirt transfer paper DataPrint 41ribu (isi 5lembar). Begitulah, menjadi mahasiswa tidak hanya dituntut mencetak prestasi secara akademis tetapi juga non-akademis. Salah satunya belajar berwirausaha. Oke banget kan?

1 comment:

udah masuk sini, jangan lupa tinggalkan komentar ya :)