RGu3u8BLriTwtLKTeinGPrfojNsvmeTyU6ah0e1k

Mau jadi pro gamer? Inilah 6 perlengkapan gaming yang wajib dimiliki

Perkembangan teknologi dan zaman yang saat ini membawa aktivitas gaming tidak hanya sebagai aktivitas yang bertujuan untuk mendapatkan hiburan, namun sudah memasuki pada level yang lebih tinggi yaitu gaming sebagai aktivitas yang dapat menghasilkan cuan. Sangat mudah untuk menemukan profesional gamer dari berbagai usia, tidak hanya laki-laki namun perempuan. Bermain game pun semakin dipermudah, para pengembang game tidak hanya membatasi bahwa game tidak hanya bisa dilakukan melalui PC/Laptop, namun juga smartphone. Inilah yang menjadikan game online semakin ramai peminat.


Tahukan anda bahwa mayoritas gamers indonesia habiskan waktu 4 sampai 7 jam per minggu? ini adalah waktu rata-rata waktu yang dihabiskan untuk bermain video game di indonesia per minggu yang dirilis oleh databoks.katadata.co.id. Tidak dipungkiri memang, mengingat saat ini dengan mudahnya kita bisa menemukan banyak orang memainkan game dimanapun tempatnya. Hal ini sekaligus mengungkapkan fakta negara indonesia menduduki peringkat ke-3 terbanyak setelah filipina dan thailand. Sekaligus indonesia menjadi salah satu pasar industri gim terbesar dunia. Khususnya gim mobile dan game yang dimainkan melalui telepon seluler, komputer tablet, ataupun konsol.

Berdasarkan laporan We Are Social, Indonesia adalah negara yang memiliki jumlah pemain video game terbanyak dunia nomor tiga. Dari data ini mencatat 94,5% pengguna internet berusia 16-64 tahun memainkan video game per Januari 2022. Dan muncullah istilah e-sports yang sangat booming beberapa tahun terakhir ini. Begitu juga masyarakat generasi millenial pastinya tidak asing dengan istilah ini. Singkatnya e-sports adalah E-sportss (elektronik sportss) merupakan sebuah kompetisi game secara virtual. Hingga kini, e-sports memang benar-benar sangat digandrungi oleh para kawula muda.

Perkembangan dunia e-sports dunia sangatlah pesat, di Indonesia tidak terkecuali. Turnamen dan kompetisi mulai dari skala nasional hingga internasional diadakan. Demikian bermunculan gamer-gamer baru andalan. Di Indonesia sendiri banyak sekali mencetak gamer profesional yang mungkin kerap kali Anda kenal melalui youtube. Diantaranya ada Jess No Limit, Dyland Pros, Miawaug, Frost Diamond, Randy Rangers, Erpan1140 bahkan dari geng cewek yang tidak kalah jago dalam bermain esports antar lain Alice Bigetron RA, BTR Vivian, Onic Mut, devildust Aerowolf Zo, Evos Earl dan masih banyak yang keren lainnya. Wah komplit banget ya, punya skill mumpuni, paras yang cantik, dan segudang prestasi.


Semakin membawa angin segar bagi kaum muda ketika Esportss Resmi Diakui KONI (Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Komite Olahraga Nasional Indonesia) sebagai Cabang Olahraga Prestasi sejak diadakannya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat 2020 yang berlangsung secara virtual pada 25-27 Agustus 2020. Sehingga kemudian menjadi satu-satunya badan resmi pemerintahan yang menaungi esportss sebagai olahraga prestasi di Indonesia. 

Ilustrasi e-sportss adamkaz/Getty Image Signature


Nyatanya juga esportss sudah banyak dipertandingkan dalam kegiatan nasional dan internasional, diantaranya di gelaran Asian Games 2018 dan Sea Games 2019. Beberapa tim asal Indonesia tercatat menjuarai kompetisi Internasional, antara lain EVOS Esportss pada ajang M1 World Championship dan Bigetron Esportss yang menjuarai kompetisi PUBG Mobile Club Open Fall Spit Global Finals 2019.


In fact, Saat ini e-sports tidak dipungkiri mulai dikenal sebagai ladang yang menjanjikan. Kompetisi-kompetisi besar semakin sering diadakan. Hadiah yang diberikan tidak main-main apalagi untuk skala event besar. Tidak menutup kemungkinan lagi, sebagai pro player pastinya akan mendapat tawaran kerjasama dari beberapa brand juga akan menambah pundi-pundi penghasilan, menggiurkan. Hadiah yang ditawarkan tidak main-main, hingga milliaran rupiah. Sebut saja Nizar "Microboy" beserta tiga rekannya di tim Bigetron Red Aliens (RA) yang berhasil memenangkan kejuaraan dunia PUBG Mobile Club Open (PMCO) 2019 Musim Gugur yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia dengan hadiah l hadiah uang sebesar US$180.000 dollar atau setara dengan Rp2,5 miliar.

Sumber: bbc.com

Nah, apakah teman-teman ingin menjadi gamers profesional? Yuk bangun komittmen untuk menjadi Pro Gamer. Mulailah dengan bangun komitmen untuk jadi pro gamer dari game yang paling diminati, atur jadwal gaming, gabung komunitas gaming dan pastikan perangkat teman-teman mendukung untuk aktivitas gaming. Mau jadi pro gamer? Inilah 5 perlengkapan gaming yang wajib dimiliki.


1.       Monitor gaming

Monitor game dirancang untuk membuat keluaran kartu grafis dan CPU Anda terlihat sebaik mungkin saat bermain game. Monitor game bertugas untuk menampilkan hasil akhir dari render dan pemrosesan komputer Anda, namun monitor dapat sangat bervariasi dalam representasi warna, gerakan, dan ketajaman gambar. Pertimbangan memilih monitor gaming ini dapat terpenuhi dengen melihat beberapa hal antara lain resolusi, refresh rate, Response time, Adaptive Sync, Color Gamut, jenis panel dan tidak kalah penting dukungan konektor yang lengkap karena monitor/PC/laptop nantinya akan dihubungkan dengan banyak perangkat dan item gaming lainnya.


2.       Keyboard gaming

Saat ini keyboard gaming ada banyak sekali yang bisa dipilih. Selain dari harga, tidak serta merta mengikuti orang lain dengan tipe keyboard yang dimilikinya. Kembali lagi harus disesuaikan dengan kebutuhan misalnya saja dimensi dari keyboard gaming itu sendiri. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menemukan keyboard gaming yang berkualitas diantaranya dapat dilihat dari aspek Kualitas Tombol Keyboard, Key Rollover dan Anti-Ghosting, Daya Tahan Tombol Keyboard dan juga bentuk dan lampu latar yang menjadi khas dan bisa memberi kesan profesional


3.       Mouse gaming

Selain perangkat serba “gaming” memiliki ciri harga yang lebih mahal dari mouse biasa pada umumnya, Mouse gaming yang dipakai oleh para gamer harus memounyai kriteria tertentu. Mouse harus punya daya tahan lebih tinggi dibanding mouse biasa. Respon mouse juga harus lebih cepat. Penting adanya ketika menekan tombol atau menggerakan kursor, perintah tersebut bisa langsung dieksekusi lebih cepat oleh komputer. Tentu dengan fitur ini harga mouse gaming lebih mahal dibanding mouse biasa. Bentuk dan ukuran mouse, Sensitivity (DPI), jenis sensor, punya tombol tambahan yang bisa diprogram ulang untuk jadi shortcut ke menu tertentu, itu bisa menjadi pertimbangan.


4.       Headset gaming

Bagaimana memilih headset untuk kebutuhan gaming? Cara yang bisa dilakuakn yaitu dengan memperhatikan aspek-aspek berikut. Fitur Pada Headset, Desain Headset Gaming yang Nyaman, Kualitas Output Suara, Microphone Built-in, dan tidak kalah penting pastikan headset Kompatibilitas di Berbagai Platform. Alasannya, beberapa headset gaming hanya berfungsi pada platform jenis tertentu saja. Pastikan bisa digunakan di berbagai platform lainnya misalnya PS4, Windows Mac, xboxone, Nintendo Switch, dan sebagainya.


5.       Joystick/controller

Pastika Joystick/controller seperti apa yang sedang dicari. Gamepad, Arcade Joystick, Flight Joystick atau Flight Joystick misalnya. Kemudian lain-lain yang bisa disesuaikan dengan budget yaitu desain Joystick/controller Fitur Tambahan Pada Joystick atau pertimbangan memilih joystick berdasarkan ada tidaknya kabel.


6         Kursi gaming

Bermain game sangat menyita waktu, bahkan sampai berjam-jam. Andaikan saja tempat yang dipakai duduk tidak fleksibel dan nyaman tentu akan berpengaruh pada kinerja dan konsentrasi pemain. Termasuk juga berpengaruh pada kesehatan. Seringnya memilih kursi gaming membuat bingung bagi banyak orang karena tentu budget yang harus dikeluarkan tidak sedikit. Disinilah pentingnya memilih kursi gaming yang “pas” dan dapat mendukung aktivitas bermain game profesional yang dilakukan berjam-jam. Diantara banyaknya pilihan kursi gaming yang ada apakah teman-teman sudah mengetahui kursi gaming yang satu ini?


Kursi gaming PEXIO JERVIS. Kursi gaming istimewa ini bisa dibeli melalui website PEXIO atau beberapa e-commerce yang tersedia. Ada Shopee, Lazada, Blibli, Tokopedia juga ada. Sangat cocok dan nyaman untuk orang-orang produktif. Bahkan tidak hanya untuk keperluan gaming. Spesifikasi dari kursi ini sangat mudah untuk disesuaikan dengan kebutuhan. Kenyamanan dan kesehatan tubuh pun dapat terjaga dengan baik.

PEXIO sendiri adalah perusahaan penyedia/supplier berbagai perabot yang bergerak dalam bidang living room furniture dan interior yang berada dibawah naungan PT.Guna Jaya Indonesia. Sebagai pemasok untuk furniture suku cadang kantor juga produk akhir (kursi kantor, sofa, meja, dll) dan jasa desain interior. Bahkan sangat memungkinkan untuk custom jika model unit yang diinginkan belum tersedia. Dari sinilah team dari PEXIO menunjukkan sisi kualitas dan kepercayaan.
PEXIO Menghadirkan produk-produk berkualitas premium serta memberikan layanan pelanggan yang luar biasa.Kursi gaming berkwalitas bisa teman-teman beli disini salah satu contohnya. Terbilang baru muncul sejak tahun 2018 namun tingkat kepercayaan terbangun dengan baik dari pengguna layanan dan produk-produknya.

Beberapa project hasil kolaborasi dengan PEXIO yang dapat diamati kualitasnya antara lain Jakarta Finance Center, Two-Space (Coworking Space), DPRI (Dewan Perwakilan Rakyat–Republik Indonesia), Yayasan BPK Penabur-Bandung, Mandaya Hotel, PT. Steelforce Indonesia, Parahyangan University-Bandung.

Pun juga dengan kepercayaan akan kualitas jasa dan layanan interior project yang dihasilkan ada Siloam hospital – makassar & Yogyakarta, Mur Hotel Red IBIS, Hotel Grand Lombok, Amaris Hotel -Solo, Zest Hotel – Bandung.Mungkin beberapa item diatas sudah teman-teman ingin wujudkan segera. Jangan sampai salah pilih item ya. Oh iya, Apakah teman-teman masih bingung mengapa esports yang tergolong permainan virtual bisa dimasukkan ke dalam cabang olahraga? Ya saya pun seperti itu di awal. Namun hal ini sudah dijelaskan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjelaskan, esports termasuk olahraga karena memiliki 3 unsur dasar, yakni unsur kompetitif, unsur sportifitas, dan unsur prestasi. Hal ini sekaligus membawa angin segar bahwasannya esports yang memberi kesan sentimental bagi sebagian orang bisa sedikit berkurang adanya.

Sesekali bermain game adalah menjadi hiburan, terlalu banyak bermain game membuat muncul kemalasan. Seperti ini sih pemahaman yang tidak sepenuhnya benar ya saat ini. Karena nyatanya kegemaran dalam bermain game ini bisa kemudian diarahkan menjadi profesional. Menjadikan hobi menjadi profesi sebagai penghasil cuan. Tetap ya, jika teman-teman adalah penggemar game tentu harus memahami betul manajemen waktu agar kegiatan lain dalam hari yang sama tidak terganggu. Jika ingin menjadi gamer profesional, bulatkan tekad itu agar menjadi atlet esports yang menjadi harapan. Semangat!

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar