RGu3u8BLriTwtLKTeinGPrfojNsvmeTyU6ah0e1k

Tips Menjadi Fotografer Pemula

Berawal dari hobi tidak dipungkiri dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah. Hal ini tentu adalah bagian dari pengalaman beberapa belakang ini. Ketika saya baru saja menyadang status fresh graduate di tengah kondisi pandemi. Ketika saya berupaya untuk menambah pemasukan selama di rumah dengan menjadi seorang freelance fotografer. Tidak mudah memang, dari awalnya memiliki alat tempur seadanya untuk keperluan pribadi namun kita multifungsi sebagai alat pengais rezeki. Begitu juga dengan menjalaninya saya harus lebih berhati-hati dan banyak belajar tentang fotografi lebih dalam lagi. Tidak lain karena semua ini menyangkut kepuasaan klien atas foto yang sedang kita kerjakan. Ya, tanggungjawab dan adanya rasa untuk terus meningkatkan kualitas diri.


foto : pixabay.com

Bagaimana dengan Anda? Untuk Anda yang lebih banyak beraktifitas di rumah saja selama pandemi, apakah ada terobosan baru ataupun usaha baru yang sedang dijalankan? Masa pandemi covid-19 juga merupakan pemicu banyak orang untuk kreatif, kreatif mengeksplore diri sendiri untuk menambah penghasilan. Seperti yang sudah sama-sama diketahui bahwa masa pandemi menyebabkan ketidakstabilan perekonomian dialami oleh banyak orang bahkan bisa dibilang tanpa terkecuali.

Meskipun hobi seperti sekedar hal menyenangkan dan refreshing untuk dilakukan, sebenarnya hobi juga bisa dimanfaatkan untuk mencari pundi-pundi rupiah loh. Perbedaannya ketika Anda sudah yakin untuk menjadikan sumber penghasilan utama atau tambahan, Anda harus siapa dan tanggungjawab untuk produk barang dan jasa yang akan Anda tawarkan (jual). Juga, Anda harus terus belajar memperbaiki kualitas diri sebagai penyedia produk barang dan jasa atas hobi tersebut.

Sebagai contoh dari pengalaman saya, dari waktu ke waktu saya selalu berusaha untuk memantaskan diri bahwa produk/jasa yang saya jual layak dikomersialkan. Saya belajar fotografi hanya otodidak melalui komunitas di media sosial dan channel youtube yang bisa dikatakan sebagai sumber utama saya dalam belajar fotografi. Bahkan hingga saat ini saya masih harus banyak belajar untuk memperbaiki kualitas diri. Banyak aspek yang harus saya ketahui dan pelajari mengenai fotografi dan segala aspek yang berkaitan dengan pelayanan terbaik kepada klien.

Apakah Anda juga memiliki passion di bidang fotografi dan berniat untuk membuka jasa fotografi? Berikut ini saya berikan beberapa hal yang bisa menjadi catatan Anda untuk memulai menekuni dan mempersiapkan hobi menjadi menghasilkan sebagai fotografer.

1. Pahami dasar-dasar fotografi
Hal ini sudah menjadi rahasia umum ketika Anda ingin mempelajari banyak hal. Dimana Anda harus mengetahui ilmu dasar. Dalam fotografi Anda harus mengetahui istilah-istilah dan penggunaannya dalam praktik di lapangan. ISO, White Balance, Aperture, Shutter speed.

2. Mulailah dengan alat yang Anda miliki
Tidak punya kamera profesional? Cukup mengandalkan smartphone yang Anda miliki Anda bisa memulai belajar dan praktik teknik fotografi. Pada dasarnya Anda harus mengetahui dasar fotografi dan memaksimalkan gawai atau alat yang Anda miliki. Selain Anda bisa memanfaatkan alat yang Anda miliki saja, Anda bisa menyewa kamera yang saat ini sudah banyak menyediakan jasa sewa kamera. Dengan kamera yang lebih profesional ini Anda bisa belajar lebih lanjut hingga terbiasa menggunakan kamera profesional. Nantinya juga, tanpa Anda memiliki kamera profesional, Anda bisa menawarkan jasa pemotretan dengan kamera yang Anda sewa juga. Sebuah solusi bukan?

3. Banyak belajar dari fotografer lain
Guru yang terbaik adalah pengalaman. Tentu saja, selain Anda bisa mempelajari banyak hal terkait fotografi melalui channel youtube, Anda harus belajar dari pengalaman fotografer lain. Fotografer yang notabene kaya akan pengalaman dan jam terbang.

4. Senang belajar hal baru tentang fotografi
Anda harus senang bertanya hal-hal yang ingin Anda pelajari kepada mereka, juga bisa memperbanyak teman se-profesi dan se-hobi akan menjadikan kita lebih semangat untuk belajar banyak tentang fotografi.

5. Buat karya menjadi portfolio
Saat ini membangun portfolio tidak hanya berbentuk fisik namun juga digital. Digital bahkan lebih modern dan kekinian. Alasan lain dengan portfolio yang Anda pajang secara digital, maka hasil karya Anda bisa dinikmati dan dijangkau oleh banyak orang pengguna internet. Anda bisa memajang portfolio pada media sosial yang Anda miliki maupun website khusus yang Anda buat.

Semoga tips ini bermanfaat untuk Anda yang saat ini memiliki passion dalam bidang fotografi. Ya, sekali lagi hobi tidak hanya menyenangkan untuk dilakukan namun juga berpeluang untuk menghasilkan cuan. Jika keduanya bisa Anda dapatkan, kenapa tidak untuk dilakukan?
Related Posts

Related Posts

Post a Comment